Tips untuk Tingkatkan CTR Email Marketing Anda

Apakah Anda merasa khawatir jika strategi email marketing Anda tidak berjalan dengan baik? Jika Click Through Rate (CTR) email dirasa kurang memuaskan, tentu merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan. Karena semakin sedikit yang mengklik link Anda, maka akan semakin sedikit pula lead dan penjualan, yang tentu akan memengaruhi penghasilan Anda.

Itulah mengapa sangat penting untuk membuat lebih banyak pelanggan agar ingin mengklik. Namun yang perlu Anda ingat, jika orang tidak membuka email Anda, tentu mereka tidak akan mengklik. Itu sebabnya meningkatkan open rate dapat lebih dulu diperhatikan agar dapat meningkatkan CTR. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan CTR email marketing untuk mendapatkan lebih banyak lead dan pelanggan.

  1. Lakukan Opt-In
    Langkah pertama adalah memastikan orang benar-benar subscribe untuk mendapatkan email Anda. Baik dengan menggunakan single opt-in atau double opt-in, intinya adalah pelanggan harus secara sukarela memberikan alamat email mereka. Jika membeli email list dan mengirim email ke orang-orang yang tidak subscribe, maka ketika email masuk di inbox mereka, mereka mungkin tidak membuka dan dapat menandainya sebagai spam.

    Terlalu banyak laporan spam yang merusak reputasi sender Anda dan memengaruhi pengiriman email di masa mendatang. Sebaliknya, orang yang melakukan opt-in cenderung membuka email, dan jika sudah menggunakan double opt-in, mereka sudah memiliki kesempatan untuk mengonfirmasi minat dan ketertarikan mereka pada email.

  2. Perhatikan Subjek Email
    Menurut Litmus, 34% penerima email mengatakan bahwa subjek menjadi faktor terpenting dalam membuka email. Faktanya, 69% orang akan menandai email sebagai spam sebelum mereka membukanya, hanya karena subjek email. Subjek email juga turut memengaruhi CTR, konversi, dan, yang penting, jumlah unsubscribe. Lalu, tips apa saja yang bisa dilakukan untuk membuat subjek email yang menarik?

  • Gunakan urgensi yang memicu rasa takut jika ketinggalan (FOMO)
  • Menanyakan sebuah pertanyaan agar memicu untuk dibuka
  • Masukkan emoji dan simbol, yang membuat email Anda menonjol di kotak masuk dan terlihat lebih menarik
  • Pastikan tetap simpel dan singkat, karena begitu banyak email yang dibuka melalui perangkat seluler.
  1. Jadi Sender yang Memiliki Reputasi Baik
    Statistik dari Litmus itu menunjukkan bahwa 42% orang memeriksa nama pengirim email terlebih dahulu sebelum memutuskan membuka email. Karena mendapatkan begitu banyak email, mereka tidak yakin dari siapa email itu berasal, jadi mungkin saja tidak dibuka.

    Ada beberapa pendekatan yang dapat diambil untuk memastikan dikenali. Jika brand Anda terkenal, gunakan brand sebagai nama pengirim Anda. Atau bisa dengan mengambil pendekatan yang sedikit lebih personal dengan menggabungkan nama pengirim dengan nama perusahaan.

  2. Gunakan Preheader Secara Efektif
    Orang cenderung melihat preheader sebelum memutuskan untuk membuka email. Preheader memberikan preview dari email yang dibuat. Dalam beberapa email marketing software, Anda dapat mengedit preview ini dan tentu bisa menjadi ide bagus. Ini sering terjadi, dan ini adalah pemborosan ruang yang dapat digunakan untuk menarik pelanggan untuk membuka sehingga Anda dapat meningkatkan CTR.

Baca Juga
  1. Improve Konten Email
    Setelah subscriber membuka email, konten adalah apa yang membuat mereka tetap membaca dan mengarahkan untuk mengklik link Anda. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat konten jadi lebih efektif:
  • Jadikan email lebih interaktif seperti dengan memasukkan GIF animasi, gambar, dan video yang dapat menarik perhatian pembaca. Karena manusia merespons rangsangan visual, email dengan gambar umumnya memiliki CTR yang tinggi.
  • Mintalah feedback. Jika menjalankan survei singkat, orang akan hampir selalu mengambil bagian, terutama jika ada tawaran yang ingin mereka ambil.
  • Gunakan angka. Jika menggunakan data dalam email Anda, orang akan sering mengklik untuk mempelajari lebih lanjut.
  • Sertakan tombol berbagi di sosial media. Berbagi sosial media dihitung sebagai CTR juga, sehingga memiliki tombol akan meningkatkan CTR Anda.
  1. Kirim di Waktu yang Tepat
    Waktu adalah faktor penting lainnya untuk membuat email Anda diklik. Jika email masuk ke inbox ketika orang tidak punya waktu untuk mengambil tindakan, mereka mungkin tidak pernah membuka emailnya. Percaya atau tidak, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung membuka dan mengklik email di antara jam 8 malam dan tengah malam. Frekuensi pengiriman email juga penting untuk CTR, jika mengirim terlalu sedikit email, orang-orang akan melupakan siapa Anda. namun, jika mengirim terlalu banyak, email mungkin akan berakhir di kotak spam.

  2. Lakukan Tes
    Satu-satunya cara untuk mengetahui apa yang berhasil dan untuk memperbaiki apa yang tidak adalah dengan melakukan tes. Jadi jangan lupa untuk tes subjek email, teks pratinjau, personalisasi, konten, tata letak, CTA, dan waktu.

  3. Bangun Kepercayaan
    Salah satu faktor yang memengaruhi orang mengklik email adalah apakah penyedia layanan internet mempercayai Anda. Jika tidak ingin ditandai sebagai spam, Anda harus menjaga skor sender yang memengaruhi email filtering. Reputasi sender juga bergantung pada interaksi pengguna. Dengan kata lain, semakin banyak orang membuka dan mengklik email, semakin baik reputasi sender Anda. Dan semakin baik reputasi sender, maka akan semakin besar pula kemungkinan email akan terkirim.
    Setelah email ada di inbox, ada faktor kepercayaan lain yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Menggunakan alamat email asli yang merupakan nama seseorang dan bukan nama generik
  • Masukkan header dan footer dari perusahaan Anda
  • Masukkan link sosial media di bagian bawah email

Itulah delapan tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan CTR email marketing Anda. Gunakan fitur Email Marketing MTARGET untuk membantu memaksimalkan CTR email marketing karena memiliki komponen yang dapat menunjang email marketing Anda.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(H.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia