Tips Optimasi Campaign Push Notification Menggunakan AI

Seberapa sering Anda mendapatkan push notification. Push notification yang Anda terima berujung pada banyak sekali konversi pengguna. Marketer, Anda bisa mendapatkan efek yang baik dari push notification ini. Yang perlu Anda lakukan adalah mengirimkan konten yang semenarik mungkin untuk dikirimkan kepada pengguna.

Konten yang menarik dan membuat pengguna enjoy dalam membaca harus diperlukan. Sehingga pelanggan yang melihat push notification langsung mengklik bukan mengabaikan pesan tersebut.

Push notification dapat dikatakan berhasil ketika penerimanya tidak mengabaikan pesan. Tetapi, menikmati kedatangan push notification di layar ponsel atau laptopnya dan pesan yang diterima dinilai positif baginya.

Pembuatan push notification ini tidak semudah yang dibayangkan. Jenis pesannya beragam dan tentu saja disesuaikan dengan tujuan dikirimnya push notification tersebut. Oleh karena itu, Anda sering kali melakukan trial and error untuk menemukan mana pesan yang cocok dan pengguna tertarik kepada push notification tersebut.

Dalam percobaan mengubah-ubah push notification ini Anda dapat menggunakan Artificial intelligence. Optimasi dengan AI dapat membantu Anda memahami kebutuhan dan perilaku pelanggan Anda. Dengan mengetahui data tersebut Anda bisa mendesign push notification berdasarkan apa yang menjadi preferensi bagi pengguna.

Sebelum mengetahui tips mengoptimasi push notification campaign, cari tahu dulu yuk apa itu AI Optimization!

Apa Itu Optimasi AI?

AI Optimization merupakan sebuah software di mana Anda dapat menganalisa kinerja dari setiap variasi pesan notifikasi sekaligus menentukan jenis campaign terbaik yang bisa digunakan oleh Anda.

Dengan menggunakan AI Anda dapat mengetahui setiap action dari pengguna. Hal ini sangat efektif bagi Anda untuk mengenali pengguna Anda per individu. Optimasi AI ini sangat powerful dan membantu taktik marketing dan memberikan hasil terbaik dari setiap campaign marketing Anda.

Jika mengingat ada begitu banyak variasi pesan yang bisa Anda kirimkan. Tiap-tiap jenisnya memberikan hasil yang berbeda juga. Tetapi belum tentu berhasil jika Anda gunakan.

Melalui AI, Anda dapat menyesuaikan jenis pesan yang Anda akan kirim sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dengan kebutuhan yang terpenuhi, konsumen/pelanggan akan memberikan respon positif.

Tips Optimasi AI Pemberitahuan Push

Push notification harus dioptimasi agar memberikan hasil yang sempurna. Anda bisa meng optimasinya dengan tips-tips berikut ini agar pesan yang ingin Anda sampaikan dapat mendapatkan respon yang baik.

Penuhi Kebutuhan Penerima

Dalam pesan push notification, usahakan untuk mencermati dan ketahui apa yang menjadi permasalahan dari penerimanya. Jika Anda sudah tahu apa yang jadi masalah bagi pelanggan, tawarkan solusinya pada pelanggan.

Push notification seperti ini jauh lebih menarik perhatian. Penerimanya merasa telah menemukan solusi yang tepat. Penerima akan tertarik untuk memanfaatkan apa yang Anda tawarkan dalam pesan tersebut.

Gunakan Sesuatu yang Berhubungan dengan Pelanggan

Anda perlu mengetahui dimana lokasi pelanggan berada. Pahami apa yang sedang dialaminya saat ini. Setelah itu, komunikasikan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pelanggan.

Ketika Anda ingin menginfokan produk/menjual layanan aplikasi cuaca. Pesan terbaiknya adalah menunjukkan cuaca saat ini daripada hanya menggambarkan suhu/temperaturnya.

Ciptakan Urgensi

Urgensi membuat seseorang mengambil keputusan dengan beranggapan bahwa mereka punya alasan dan kepentingan untuk mengambil keputusan itu. Karena jika mereka tidak mengambil itu sekarang, kesempatan itu akan hilang dan entah kapan kesempatan itu ada lagi.

Sesuatu hal yang menarik dan memiliki urgensi dapat memainkan psikologi seseorang. Dan ini sangat efektif dalam mempengaruhi keputusan seseorang.
Ketika seseorang memang butuh sebuah produk dan notifikasi yang masuk memenuhi kebutuhan pelanggan, pastinya akan mendapatkan respon lebih cepat. Karena kebutuhan pelanggan akan suatu hal, push notification yang Anda kirimkan akan mendapatkan respon.

Sebutkan Pembeda dari Produk

Push notification dikatakan teroptimasi ketika pesan yang dibuat memang memberikan kejelasan. Begitu pula dengan menonjolkan sesuatu dalam produk yang dapat menggugah keinginan konsumen.

Misalnya bila Anda menawarkan smartphone, tunjukkanlah keunggulan yang membedakan dari produk sejenisnya. Contohnya seperti memasukkan spesifikasi kamera depan yang unggul atau hal lainnya.

Hindari Menyematkan Call-to-Action terlalu Banyak

Tombol CTA memang sangat penting. Fungsinya untuk mengarahkan pelanggan masuk ke halaman yang akan membawa pelanggan kepada transaksi. Seperti laman produk yang sedang dipromosikan.

Anda tidak perlu memunculkan tombol ini dengan jumlah yang banyak. Karena tentu saja dapat mengganggu pelanggan. Ketika pelanggan merasa terganggu, CTA ini malah tidak berfungsi sama sekali. Dan ini akan menggagalkan tujuan dari push notification tersebut.

Jadi, buatlah push notification yang benar-benar dapat mendorong pelanggan untuk meresponnya. Anda hanya perlu memasukkan elemen penting dan menarik yang memicu pelanggan untuk membuka push notification tersebut. Setelah itu, kirimkan dan lihat seperti apa hasilnya. Notifikasi yang mendapatkan respons tinggi ini bisa dijadikan pattern khusus dan digunakan lagi kedepannya.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(N.A)

Baca Juga

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia