Tips Memperkenalkan Diri dalam Email Sales

Memperkenalkan diri dalam balutan email sales bukanlah hal mudah. Tetapi, pebisnis dituntut untuk melakukannya. Pasalnya, hal ini berguna untuk membangun network dan komunikasi yang baik dengan target pasar. Pesan tersebut tidak hanya diterima. Melainkan dapat memicu keinginan penerima untuk mengkliknya.

Alasannya, penerima pesan sangat tertarik dengan isinya. Rasa ingin tahu yang tinggi membuatnya mau memeriksa/melakukan apa yang kamu perintahkan. Akhirnya, penerima ini bisa dikonversi sebagai pelanggan utama. Pertanyaannya, bagaimana cara membuat email sales seperti itu? Mari temukan tips menulis pesan pengenalan melalui email berikut ini.

Mulai dengan Kalimat Pemicu

Kata-kata pemicu dalam sebuah pesan harus ada, kalimat ini dibuat dalam susunan yang jelas. Kemudian, dipisahkan dalam tiap baris untuk meningkatkan keterbacaan informasi. Kalimat tersebut seharusnya mampu mempengaruhi emosional penerima. Setidaknya, kalimat tersebut mampu memunculkan rasa ingin tahu yang tinggi. Rasa penasaran ini memungkinkan penerima untuk mengambil tindakan. Ini sekaligus menandakan bahwa metode tersebut berhasil. Yakni, mampu mengonversi penerima menjadi pelanggan.

Sapa dengan Salam yang Sesuai

Personalisasikan salam yang akan kamu gunakan, tujuannya agar penerimanya mau merespon, caranya dengan memahami marketnya. Jika target pasar merupakan orang yang bekerja dalam sebuah instansi, gunakan salam yang formal. Sebaliknya jika targetnya merupakan orang biasa, kata seperti “Halo” atau “Hai” masih sesuai. Setidaknya, kesannya lebih akrab. Setelah salam, ikuti dengan menyebutkan nama penerima. Penyebutan nama yang terbaik adalah menggunakan nama depan penerima. Usahakan agar tidak menggunakan nama lengkapnya.

Mulai Kenalkan Dirimu

Pada baris kalimat selanjutnya berupa perkenalan diri. Kalimat pengenalan ini terdiri dari beberapa elemen. Tujuannya untuk memberi kejelasan tentang isi pesan. Kuncinya, kalimatnya tidak terlalu Panjang. Tetapi nyatanya, kalimat tersebut bisa memicu rasa penasaran. Contohnya, membuat penerima ingin mengajukan berbagai pertanyaan untuk mendapatkan kejelasan.

Dalam pengenalan email sales ini, ada beberapa hal yang perlu kamu jelaskan. Pertama kalinya, jelaskan siapa kamu sebenarnya. Kedua, kenalkan produk bisnis. Setidaknya, orang akan mengetahui produk yang sedang ditawarkan. Ketiga, spesifikkan target dari pengguna produk.

Tujuan utamanya untuk membuat penerima merasa bahwa produk tersebut memang sesuai dengan kebutuhannya. Keempat, gambarkan visimu. Fungsi utamanya untuk memberitahu penerima tentang manfaat dari produk yang ingin dicapai. Dengan begitu, penerimanya akan memahami fungsi utama produk ketika dibeli.

Fokuslah pada Penerima Email

Ketika menulis email sales, fokuskan penulisan pada penerimanya. Buat penerima merasa bahwa dirinya memang layak untuk mendapatkan pesan tersebut. Dengan begitu, pesan ini dapat menjadi pintu baginya untuk mengambil tindakan seperti yang kamu harapkan. Untuk melakukannya, kamu bisa menulisnya dengan beberapa cara. Yang pertama ialah dengan menyebut penerima pada baris pertama. Pesan singkatnya berisi tentang sesuatu yang berhubungan dengannya.

Misalnya, menyebut kegiatannya yang membuat kamu terinspirasi. Setidaknya, pesan seperti ini dapat membuat kamu dianggap sebagai rekan baru. Artinya, kamu tidak dipandang sebagai orang asing. Yang kedua adalah memanfaatkan keterikatan dalam suatu hal. Contohnya adalah sama-sama berada dalam grup/komunitas. Tujuannya supaya tercipta komunikasi yang lebih nyaman. Yang ketiga jelaskan alasan kamu menghubunginya.

Cara ini akan berjalan maksimal ketika penerima pesan sudah merasa penasaran. Karena, kamu dianggap sebagai orang yang sudah mengenalnya. Yang keempat, berikan nilai tambah dari pesan tersebut. Ini bisa kalimat informasi yang cukup menggelitik. Tentunya, mendorong rasa ingin tahu lebih dalam.

Jika sudah, tambahkan CTA. Tentunya dengan menyisipkan link yang mengarahkan penerima ke tempat yang Kamu sediakan. Contohnya ialah halaman website dan lain sebagainya. Sementara pada baris terakhir, jangan lupa untuk menambahkan kalimat terima kasih. Tentunya dengan menyisipkan nama atau brand.

Itulah caranya mengenalkan bisnis kepada pelanggan yang dapat menarik perhatian. Jika Kamu ingin membuat email sales yang lebih mudah, cukup temukan template dan modifikasi sesuai kebutuhan.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia