Tips Memperbaiki Sender Reputation

Deliverability menjadi fokus setiap email marketer, dan itulah alasan mengapa tetap menjaga deliverability rates, tidak membeli database dari pihak ketiga adalah hal yang cukup krusial bagi seorang marketer. Namun, deliverability tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut saja, faktor terpenting lainnya adalah sender reputation Anda. Bagi Anda yang belum terlalu familiar dengan sender reputation, berikut ini penjelasannya.

Baca Juga

Apa itu Sender Reputation?

Seperti namanya, sender reputation adalah skor yang mengidentifikasi Anda sebagai pengirim terpercaya, atau tidak terpercaya. Penyedia mailbox provider yang berbeda menggunakan skor yang berbeda untuk menilai apakah akan mengklasifikasikan email Anda sebagai spam.

Sender reputation juga dikenal sebagai domain atau IP reputation karena Anda dapat menebaknya, ini terkait dengan alamat IP dan nama domain Anda.

Sender reputation Anda didasarkan pada perilaku pengiriman Anda. Jika Anda menggunakan daftar kontak yang dibeli, tidak membersihkan email list secara rutin, atau menggunakan alamat email web sebagai alamat pengiriman, sender reputation Anda dapat menurun, dan email Anda mungkin tidak sampai ke kotak masuk penerima.

Bagaimana Cara Memperbaiki Sender Reputation?

Selalu ikuti praktik terbaik dalam mengirim email: pastikan bahwa semua kontak Anda terlibat dengan Anda, bersihkan daftar email Anda setelah Anda mengirim campaign, dan terapkan protokol yang tepat. Tindakan sederhana ini dapat secara signifikan membantu Anda meningkatkan sender reputation dan deliverability rating Anda.

Di bawah ini adalah penjelasan singkat tentang cara meningkatkan sender reputation Anda:

  • Pertama, pastikan untuk diidentifikasi sebagai sender yang sah dengan mengatur protokol SPF dan DKIM telah ditetapkan dengan tepat.
  • Selanjutnya, bersihkan daftar email Anda secara menyeluruh. Hapus semua kontak yang tidak aktif (mereka yang belum pernah berinteraksi dengan email Anda dalam tiga hingga enam bulan terakhir). Kemudian, kirim email reengagement ke kontak Anda yang tersisa untuk memberi mereka insentif agar terus menerima email Anda atau berhenti berlangganan. Dengan cara ini, Anda pasti hanya menyimpan kontak yang bersedia membuka, membaca, dan mengklik pesan Anda, dan Anda akan menghindari email yang tidak diinginkan.
  • Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda juga harus menghubungi ISP, email web, dan asosiasi yang telah memasukkan DNS atau IP Anda ke daftar hitam untuk menghapusnya. Mereka mungkin memerlukan bukti legitimasi Anda dan bahwa Anda bukan spammer. Statistik pengiriman yang baik dan peningkatan hasil mungkin membantu.
  • Akhirnya, saatnya untuk memulai strategi campaign email baru. Untuk membantu, pertimbangkan untuk melakukan audit email marketing. Ini mungkin memakan waktu, jadi bersabarlah. Namun seiring waktu, rekomendasi audit Anda akan memberikan hasil. Dan setelah audit pertama Anda, audit berikutnya cenderung lebih efisien.
Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia