Tips Memaksimalkan Personalisasi dan Segmentasi dalam Email Marketing

Segmentasi dan personalisasi merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan email marketing. Setiap pebisnis perlu mengaturnya dengan benar agar tujuannya tercapai.

Perlu diketahui bahwa keduanya saling berkaitan. Kamu tidak bisa menggunakan satu elemen saja. Karena, itu hanya akan menyisakan celah yang nantinya tidak dapat mendorong kemajuan bisnis. Begitu pentingnya segmentasi dan personalisasi ini, pebisnis wajib mengusahakannya. Lantas, bagaimana cara melakukannya? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

Pengertian Personalisasi dan Segmentasi

Personalisasi dalam kegiatan pemasaran dipahami sebagai aktivitas untuk memberi pengalaman yang lebih personal pada pelanggan. Singkatnya, marketer mengirim pesan pada pelanggan yang tertarget dengan konten yang lebih spesifik, sesuai dengan perilaku hingga demografis pelanggan.

Pesannya tampak lebih mengena di hati. Pelanggan akan merasakan bahwa inilah konten yang saya butuhkan selama ini. Makanya, pesan tersebut biasanya lebih banyak memperoleh tanggapan.

Sementara segmentasi dikenal sebagai pemisahan target pasar ke dalam beberapa grup. Dan ini didasarkan pada ketertarikan, kebutuhan, hingga preferensinya dalam bisnis. Bisa juga memisahkannya sesuai dengan demografis, perilaku dan semacamnya. Pengelompokan ini memungkinkan marketer dapat menentukan jenis konten yang sesuai. Bahkan, memastikan bahwa konten tersebut diterima dengan tangan terbuka.

Cara Membuat Segmentasi serta Personalisasi Pelanggan

Begitu pentingnya segmentasi dan personalisasi, sudah semestinya marketer harus melakukannya sejak awal. Lantas, bagaimana cara marketer memaksimalkan keduanya?

  • Cara Membuat Segmentasi
    Marketer bisa saja gagal mendapatkan hasil ketika keliru mengirimkan pesan. Pesan tersebut bisa terkirim, tetapi tidak pernah mendapatkan perhatian sama sekali. Letak permasalahannya ada pada kurang sesuainya pesan dengan target pasar itu sendiri. Karena kenyataannya, target pasar ini memiliki ketertarikan tersendiri.

Supaya tidak keliru dalam menentukan pesannya, baiknya lakukan segmentasi pasar. Beberapa pendekatan yang bisa dilakukan oleh marketer mencakup pengelompokan konsumen berdasarkan letak geografisnya. Tidak hanya itu saja, demografi, budaya, perilaku hingga psikologi juga dapat dipisahkan dalam list tersendiri. Pemisahan ini memungkinkan marketer dalam memahami konten apa yang sesuai dengannya.

Salah satu contoh penerapannya adalah menganalisa seluruh data pelanggan yang muncul dalam bisnis. Setelah itu, pisahkan ke dalam beberapa kelompok sesuai tujuan Kamu. Misalnya, memisahkan antara pelanggan potensial dengan pelanggan yang butuh diedukasi terlebih dahulu.

  • Cara Mempersonalkan Pesan
    Segmentasi dan personalisasi saling berkaitan. Ketika kamu sudah mengelompokkan pelanggan ke grup khusus, kamu bisa merencanakan pembuatan beberapa konten yang bervariasi. Variasi pesan ini dilakukan supaya pesannya dapat menarik perhatiannya. Tentunya, kamu dapat menyesuaikannya berdasarkan pada data yang telah Kamu buat sebelumnya.

Mengenai kunci keberhasilan dari personalisasi, ini memang sedikit rumit. Karena, kamu harus memberikan pengalaman terbaik dari setiap pelanggan.
Meskipun begitu, personalisasi email ini akan sangat berguna. Khususnya mengakrabkan diri dengan pelanggan. Nantinya, pelanggan dapat dikonversi dengan lebih mudah.

Cara mempersonalkan pesan ialah dengan membuat konten individual untuk setiap penerima. Kamu perlu menyebutkan namanya sebagai salam hangat di tiap pesan.
Setelah itu, pastikan bahwa kontennya terus diperbarui. Pembaharuan konten ini didasarkan pada tindakan yang dilakukan oleh penerima. Artinya, kamu menciptakan sebuah alur yang terbagi dalam beberapa tahap. Dan setiap tahap mewakili pada konten yang saling berkaitan. Endingnya ialah mendorong penerima untuk melakukan pembelian ke depannya.

Supaya personalisasi ini tidak memakan waktu, maksimalkan penggunaan tool automation. Setidaknya, tool ini akan bekerja dalam mempercepat penyaluran konten ke setiap pelanggan dengan pesan yang lebih personal.

Akhirnya, jika kamu dapat melakukan segmentasi dan personalisasi dengan benar, pemasaran konten akan membuahkan hasil. Kamu akan menemukan tingginya konversi yang berujung pada penjualan produk/layanan setiap waktu.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia