Tips Memaksimalkan Plain Text Email untuk Marketing

Tampilan plain text email yang sederhana terkadang membuat pebisnis meremehkan hasilnya. Padahal jika dilihat dari tingkat open rate, strategi ini lebih unggul dari metode modern email. Keunggulannya berasal dari sampainya pesan ke penerima tanpa kendala. Kemudian, penerimanya lebih banyak yang tertarik untuk membacanya. Bahkan, menanggapi langsung dengan menghubungi pengirim.

Masalahnya, Anda juga harus memikirkan tentang gaya penulisannya. Meskipun tampak sebagai penulisan layaknya mengirim pesan ke teman, nyatanya Anda perlu memikirkan bagaimana cara menampilkan pesan yang mengundang ketertarikan penerima. Lantas, bagaimana cara menarik perhatian pemilik email? Mari luangkan waktu untuk menemukan jawabannya di bawah ini!

Informasinya Singkat dan Jelas

Ingatlah bahwa penerima kemungkinan mendapatkan banyak inbox dari orang lain. Tentu saja, ini akan menghabiskan waktunya untuk membaca secara keseluruhan. Pesan yang sederhana namun syarat dengan informasi jauh lebih baik. Setidaknya, kesannya tidak seperti dokumen resmi. Informasi seperti ini memungkinkan penerima dapat membacanya hingga akhir. Tentu saja, ini membuka kesempatan bagi pengirimnya untuk mengarahkan penerima ke website bisnis atau semacamnya.

Sorot Judul Utamanya

Plain text email ini membatasi seseorang untuk memilih fonts hingga warna. Dan ini bisa menjadi masalah. Karena, poin inti yang mewakili isi kemungkinan tidak di cermati dengan seksama oleh seseorang. Solusinya, buatlah judul yang memang menarik. Kemudian, tonjolkan judul tersebut agar mudah terbaca.

Caranya, gunakan huruf kapital untuk menyoroti judul. Atau Anda juga bisa menambahkan simbol khusus untuk menandainya. Karakter yang berbeda ini akan membuat seseorang terfokus padanya. Ketika judulnya memang menarik minat, seseorang akan memeriksa pesan dengan cermat.

Manfaatkan Spasi di Tiap Baris Penulisan

Teknisnya, teks yang simpel dan pendek akan lebih terbaca sempurna. Bahkan, ini membuat seseorang tidak malas untuk mencari tahu apa yang dibagikan. Caranya juga sangat mudah, pisahkan poin-poin dalam penulisan dengan memberi jarak yang cukup. Contohnya, sesi judul dan CTA dipisah dalam 2 alinea, tujuannya supaya penerimanya lebih memperhatikannya. Jika tidak menggunakannya, Anda juga bisa mengakalinya dengan memanfaatkan garis pembatas dari tiap sesi. Ini juga sangat bagus untuk membuat penerima lebih fokus pada teks.

Buatlah CTA Terlihat

Faktanya, plain text email ini tidak menggunakan tombol CTA ke dalam pesan. Ini berarti, Anda mengarahkan penerima dengan cara manual. Caranya pun sangat sederhana, Anda hanya perlu menyisipkan link yang ditujukan sebagai pintu masuk bagi orang yang ingin memeriksa informasi lebih detail. Praktiknya sendiri, awali dengan membuat kalimat singkat yang memicu. Contohnya “baca selengkapnya di sini”. Pada bagian ini, sisipkan link di belakang kalimat ajakan tersebut. Dengan begitu, penerimanya akan lebih mudah untuk mengaksesnya.

Hindari Menyisipkan Link Terlalu Banyak

Sebuah kesalahan mendasar yang sering orang lakukan ialah memasukkan banyak link. Ini tidak seharusnya Anda lakukan dalam plain text email. Alasannya, ini bisa menimbulkan kebingungan bagi penerima, yang terparah kondisi ini bisa menimbulkan pemilik akun mengabaikannya. Akhirnya, Anda akan kehilangan prospek. Tentu saja, ini sangat merugikan bagi bisnis. Oleh karenanya, bijaksanalah dalam menggunakan metode ini.

Uji Kelayakan Strategi

Lakukan pengujian dari setiap pemasaran yang dilakukan. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan kinerjanya, yakni apakah berjalan sesuai rencana atau mengalami kendala. Pengujian ini sekaligus membuka kesempatan untuk memperbaiki diri. Khususnya dalam penyajian konten ke audiens. Karena kenyataannya, setiap orang memiliki keinginan berbeda. Ketika konten A tidak berhasil, Kamu bisa menggunakan konten B. Begitu seterusnya sampai target ini berhasil Anda dapatkan.

Akhirnya, Anda bisa membangun aset dengan plain text email. Syaratnya, terapkan langkahnya dengan benar. Setidaknya, penerimanya merasa nyaman dan butuh informasi yang Anda bagikan secara gratis.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia