Tips Memaksimalkan Clubhouse untuk Marketing

Clubhouse untuk marketing mulai populer semenjak keefektifannya dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Peluangnya masih terbuka sehingga sebagian pebisnis mulai memaksimalkannya. Tidak ingin tertinggal dari pesaing, manfaat peluang ini semaksimal mungkin. Nah, bagaimana cara melakukannya? Syaratnya, miliki akun di aplikasi tersebut. Setelah itu, ikuti panduan berikut ini agar pemasaran dapat menuai keberhasilan.

Lengkapi Bio Clubhouse

Bio ini menjadi tanda pengenal. Bentuknya seperti kartu yang berisi informasi detail terkait identitas pengguna. Kamu seharusnya menuliskan informasi yang benar-benar valid, yang utama adalah nama pengguna. Fungsinya untuk menjelaskan siapa kamu sebenarnya.

Selain itu, sisipkan informasi mengenai brand hingga produk. Setidaknya, informasi ini dapat terbaca oleh pengguna. Bahkan, ini bisa menarik perhatian sehingga produk dapat dikenali dengan cepat, yang perlu digaris bawahi, aplikasi ini tidak memperkenankan penyematan link. Meskipun begitu, kamu dapat mengakalinya agar brand terlihat. Caranya dengan menyebut profil akun media sosial.

Khususnya halaman yang bisa pengguna lain manfaatkan untuk berkunjung. Jadi, pengguna yang tertarik untuk menggali informasi akan mampir ke halaman. Tentunya untuk memeriksa produk yang kamu tawarkan.

Buat Judul Menarik dalam Room

Secara teknis, kamu butuh sebuah room untuk mempresentasikan apa yang kamu kuasai. Maka dari itu, buatlah sebuah room di mana kamu dapat menjadi pemateri utama, untuk membuatnya, pastikan untuk menciptakan room yang menarik. Judul akan menjadi penarik perhatian yang sempurna. Ketika pengguna tertarik, presentasi akan diikuti. Dalam pembuatan judul, usahakan untuk menyematkan sebuah brand atau produk. Atau, kamu juga dapat membahas topik yang relevan. Artinya, topik ini bisa Kamu kaitkan dengan brand yang menjadi sebuah solusi.

Mulai Berikan Value Information

Meskipun tujuan utamanya adalah menggunakan Clubhouse untuk marketing, bukan berarti kamu harus menawarkan produk setiap waktu. Misalnya, membahas tentang kelebihan produk di tiap kali presentasi. Ingat, audiens tidak membutuhkan informasi tersebut setiap waktu. Audiens bergabung dalam room Clubhouse lantaran ingin mendapatkan wawasan lebih luas.

Ulasan tentang sesuatu yang baru jauh lebih bijaksana, kamu bisa mempresentasikan berbagai tips, menjelaskan permasalahan beserta solusinya dan lain sebagainya. Presentasi seperti ini seolah-olah menempatkan kamu sebagai pemateri yang ahli. Pendengarnya pun akan menyimak dengan baik. Ketika sesi tanya jawab, ada kemungkinan salah satu pendengarnya meminta sebuah saran. Jika memang relevan, kamu dapat merekomendasikan produk di sana. Setidaknya, cara ini lebih diterima oleh para pendengar.

Terlibat dalam Room Lain

Salah satu strategi Clubhouse untuk marketing ialah memaksimalkan room lain. Syaratnya, ruangan diskusi tersebut mengulas topik yang relevan dengan brand. Kemudian, partisipasi ini tidak mengganggu pendengar lain. Contohnya promosi secara langsung tanpa henti. Tidak masalah bila pemateri membahas sesuatu dan mereferensikan brand lain. Karena kenyataannya, kamu tetap memiliki kesempatan untuk promosi.

Di sini, beranikan diri untuk terlibat dalam diskusi. Bicaralah ketika mendapatkan kesempatan. Ketika memiliki kesempatan, jangan lupa untuk menyinggung tentang brand. Yakni menyebutkan brand sebagai solusi untuk permasalahan yang dibahas.

Hormati Pandangan Orang Lain

Setiap pendengar memiliki hak yang sama untuk mengutarakan pendapatnya. Di sini, posisikan diri sebagai pendengar yang baik. Sebaliknya, hindari untuk memotong pendapatnya. Alasannya, ini bisa melukai image yang kamu bangun. Secara tidak langsung, kamu telah gagal dalam menjalankan teknik Clubhouse untuk marketing.

Selain itu, kamu juga akan kehilangan informasi berharga. Pasalnya, sebagian besar pendengar memiliki masalah yang ingin diutarakan. Ketika kamu tidak mempedulikannya, informasi ini tidak akan pernah kamu dapatkan. Padahal, ini bisa menjadi bahan evaluasi. Bahkan, menjadi bahan untuk presentasi di room sendiri.

Kesimpulannya, pemasaran terbaik itu mengundang kekaguman dan rasa penasaran. Ketika kamu memanfaatkan Clubhouse untuk marketing, posisikan diri sebagai seorang ahli. Kemudian, dengarkan pendapat orang untuk menjaga Image sehingga orang terkesan untuk mengikuti arahan ke depannya.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia