Strategi Targeted Email Marketing yang Impactful

Kesan pertama mungkin bukan segalanya, namun segalanya dapat menjadi lebih baik apabila Anda menampilkan kesan pertama yang mampu menarik perhatian audiens Anda. Maka dari itu, kini adalah waktu yang tepat untuk mulai membuat email marketing welcome series.

Menggunakan email marketing dapat menjadi solusi yang tepat apabila Anda ingin menjalin hubungan yang baik dengan leads yang telah mendaftarkan diri mereka secara sukarela untuk menjadi pelanggan pada email marketing Anda.

Melalui email list database, Anda kini dapat memanfaatkannya untuk menentukan pengiriman targeted email marketing. Namun sebelum Anda melakukan hal itu, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan targeted email marketing.

Apa Itu Targeted Email Marketing?

Pada dasarnya, targeted email marketing adalah cara yang perlu Anda lakukan untuk memastikan email marketing yang Anda lakukan dapat memberikan dampak dalam inbox penerimanya.

Targeted email marketing dapat dilakukan dengan menggunakan informasi yang sudah ada pada email list database, sehingga Anda dapat mengirimkan email marketing yang Anda siapkan sesuai dengan karakteristik audiens tertentu.

Misalnya, Anda melakukan pengelompokkan berdasarkan aspek seperti minat, usia, jenis kelamin, dan lainnya. Hal tersebut kemudian akan memastikan bahwa konten yang Anda kirim akan lebih menarik karena pertimbangan relevansi yang tinggi.

Apa Saja Strategi Targeted Email Marketing?

Jika Anda ingin memulai strategi targeted email marketing Anda sekarang, ini adalah tips yang tepat untuk Anda lakukan saat ini:

1. Tingkatkan Relevansi

Melakukan segmentasi email list dapat membuat perubahan yang besar dalam produktivitas pengiriman email marketing Anda. Hal ini kemudian dapat dilakukan dengan mengumpulkan informasi yang kemudian dapat digeneralisasi sesuai karakteristik audiens.

Hal ini kemudian berguna untuk memastikan bahwa Anda dapat mengirimkan campaign yang lebih relevan kepada audiens Anda yang telah tersegmentasi dengan baik.

Selain itu, melalui strategi ini Anda juga dapat mengenal audiens Anda secara lebih personal sehingga pengiriman pesan yang Anda lakukan dapat mencapai targeted email marketing sesuai dengan kebutuhan audiens.

2. Diversifikasi Konten

Dengan melakukan pembuatan diversifikasi konten, Anda dapat mengirimkannya pada segmentasi audiens yang telah Anda buat. Maka dari itu, targeted email marketing dapat terwujud apabila konten yang telah Anda buat telah disesuaikan dengan kebutuhan audiens Anda.

3. Optimalkan Goals

Kebutuhan audiens kian berubah setiap kali mereka melakukan tindakan. Itu adalah alasan mengapa mengoptimalkan goals sangat penting untuk dilakukan. Selain memahami apa saja karakteristik audiens Anda untuk terus update pada kebutuhan mereka, Anda juga perlu memeriksa email marketing metrics untuk mencapai goals Anda.

Maka dari itu targeted email marketing digunakan untuk mengoptimalkan goals agar tercapai dengan maksimal.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar targeted email marketing yang menarik lainnya di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(K.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia