Tantangan dalam Mengukur Keberhasilan Content Marketing B2B

Mengukur dampak dari content marketing memungkinkan B2B marketer untuk mengoptimalkan campaign untuk mendapatkan engagement yang lebih baik dan meningkatkan ROI dengan lebih efektif. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa tantangan dalam mengukur keberhasilan suatu content marketing B2B.

Tentukan ROI yang ingin dicapai

Menentukan ROI adalah tantangan utama bagi B2B marketer dalam hal mengukur kinerja content marketing. Mengukur Return-On-Investment (ROI) dalam content marketing sangat penting untuk mengoptimalkan strategi marketing Anda, tetapi hampir setengah (46%) profesional B2B marketing mempertimbangkan untuk menentukan ROI sebagai tantangan utama dalam mengukur kinerja content marketing. 44% B2B marketer juga menghadapi kekurangan anggaran dan sumber daya yang diperlukan untuk mengukur keberhasilan strategis secara efektif.

Mengapa begitu sulit untuk menentukan ROI? Perhitungannya sederhana: pendapatan yang dihasilkan oleh konten, dibagi dengan biaya (biaya produksi + biaya distribusi).

Sulit Mengukur Strategi Content Marketing

66% B2B marketer merasa sulit untuk mengukur kinerja strategi marketing mereka. Dua pertiga (66%) B2B marketer merasa sulit untuk mengukur kinerja strategi content marketing dibandingkan dengan sepertiga (34%) yang menganggapnya cukup mudah atau sangat mudah. 57% menggambarkan kesulitan ini sebagai sedang, sementara seperempat lainnya (25%) dari mereka yang disurvei melaporkan bahwa mengukur efektivitas content marketing cukup mudah.

Penggunaan Tools Content Marketing

37% B2B marketer menggunakan 3-5 tools untuk mengukur kinerja content marketing mereka. Content marketing biasanya melibatkan pemanfaatan berbagai tools di seluruh strategi marketing secara keseluruhan. Satu dari lima (21%) B2B marketer melaporkan bahwa menggunakan enam atau lebih tools untuk mengukur kinerja content marketing. 37% lainnya dari mereka yang disurvei mengatakan mereka menggunakan antara tiga dan lima tools saja, dan 29% mengukur kinerja dengan dua tools atau kurang.

Pentingnya Tools Analytic, CRM, dan Marketing Automation

Jenis tools apa yang menurut B2B marketer paling efektif untuk mengukur kinerja content marketing? Lebih dari setengah (53%) dari mereka yang disurvei menempatkan tools analytic di bagian atas daftar. Customer Relationship Management(CRM) dan tools marketing automation juga penting untuk kesuksesan keseluruhan menurut 38% dan 34% B2B marketer. Content marketing adalah data-driven. Mulailah dengan penyiapan yang solid dari Google Analytics Anda. Fokus pada empat bidang utama: traffic, navigasi, penelusuran organik, dan konversi.

Tingkat Konversi

Tingkat konversi adalah metrik pengukuran content marketing yang paling penting, menurut 50% B2B marketer. Sekitar setengah dari B2B marketer setuju bahwa tingkat konversi (50%) dan traffic web (46%) adalah salah satu metrik yang paling penting untuk dipertimbangkan ketika mengukur kinerja keseluruhan dari strategi content marketing. Engagement di channel media sosial juga menempati peringkat tinggi dalam daftar metrik penting untuk 39% dari mereka yang disurvei.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)