Strategi WOMM Lebih Besar Peluang Berhasilnya

Fakta bahwa 90% lebih konsumen akan percaya rekomendasi dari teman, keluarga, atau istilahnya strategi WOMM (Word of Mouth Marketing). Jika dibanding semua jenis iklan lainnya bahkan dengan teknik rumit sekalipun, cara tersebut terbukti kuat pengaruhnya menunjang sebuah bisnis.

Sebuah kebenaran paling kuat dalam pemasaran bahwa bagaimanapun marketing harus menjaga aset terbesarnya yakni basis pelanggan yang sudah ada. Tidak perlu membangun metode masa depan sebelum ini diterapkan.

Saat ini, banyak bisnis menghabiskan dana perusahaannya untuk beriklan ke audiens baru. Sementara, pelanggan atau basis yang sudah dimiliki mereka mengabaikan potensi pemasaran dari sana, pasar potensial mereka. Tetapi basis pelanggan dan aset pasar ini, ada banyak cara berbeda untuk memanfaatkannya. Dan metode paling kuat di antara pemasaran dengan basis pengguna yang ada, maka iklan mulut ke mulut adalah strategi paling berhasil.

Apa itu Strategi WOMM?

Pemasaran WOM (Word of Mouth) atau iklan dari mulut ke mulut, merupakan metode di mana efeknya membuat tindakan untuk secara aktif mempengaruhi dan mendorong diskusi natural dari satu orang ke orang lain tentang sebuah merek, organisasi, sumber daya, atau acara. Singkatnya, pemasar dan pengiklan dari mulut ke mulut berusaha menciptakan sesuatu yang layak untuk dibicarakan. Dan kemudian secara aktif mendorong orang lain dalam hal ini basis pelanggan yang sudah menggunakan untuk membicarakannya. Karena orang menyukai referensi dan mereka cenderung mempercayai pendapat teman sendiri saat membuat keputusan pembelian. Maka iklan WOM menghasilkan penjualan atau tujuannya lebih mungkin berhasil.

Iklan dari mulut ke mulut pada dasarnya berusaha untuk memulai rantai rujukan eksponensial yang mendorong traffic, prospek, dan penjualan berkelanjutan untuk merek tersebut. Hal ini bahkan diperkuat bukti statistik penjualannya.

Di era modern sekarang, strategi ini bisa lebih berhasil ketika digabungkan dengan konten bermutu. Konten bagus kemudian dibagikan secara sukarela oleh konsumen sehari-hari, tentang suatu produk, perusahaan, atau merek, dari satu konsumen ke konsumen lainnya.

Mengapa Strategi WOMM Bisa Berhasil?

Pada dasarnya, metode ini bergantung terhadap faktor kepercayaan. Muncul rasa percaya ketika mereka mendengar dari orang lain. Sehingga memicu rasa lebih cenderung memilih rekomendasi dari informasi yang menurut mereka terpercaya.

Alasan lainnya karena dua faktor lain yakni faktor sosial dan orang terpancing. Kondisi sosial yang memicu kesan eksklusivitas, di mana audiens merasa istimewa. Karena target sudah merasa spesial, mereka kemudian terpancing menyebarkan informasi tersebut ke teman lain. Oleh karena itu, cara mudah untuk mendorong diskusi dari mulut ke mulut adalah melalui strategi pemasaran yang memanfaatkan faktor potensial di masyarakat dengan menawarkan rahasia orang dalam atau informasi secara eksklusif.

Faktor kedua yakni terpancing. Sebuah mekanisme sosial secara alami di mana memicu ingatan orang tersebut tentang produk/ layanan bahkan ketika tidak melihat iklan. Misalnya, info dari teman tentang promo happy hour khusus hari Selasa di sebuah bar terdekat. Pada hari Selasa, ketika teman lain menyebutkan mengambil minuman setelah bekerja, orang tersebut akan mengingat tempat bar dekat rumahnya tadi. Hari Selasa ini menjadi pemicu yang memperkuat efek WOMM, strategi ini memang meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Mengingat sangat sedikit strategi pemasaran yang dapat menandingi WOM dalam hal potensi viral atau efisiensi biaya, pebisnis penting memaksimalkan metode ini. Strategi yang tepat dapat meledakkan nama serta penjualan perusahaan. Karena, pemasaran dari mulut ke mulut membutuhkan keterlibatan pelanggan yang tulus dan bermakna dengan audiens target, maka hubungan erat dengan menjaga partisipasi dua arah menjadi perlu.

Metode ini bukan sekedar teknik melainkan ketulusan untuk memotivasi pelanggan bersedia secara alami menjadi duta merek. Seorang pemasar bisa menggunakan strategi WOMM secara sukses jika hubungan yang bermakna terhadap hasil pelanggan diperhatikan.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia