Strategi Memaksimalkan Open Rate dalam Email Marketing

Apakah Anda ingin meningkatkan open rate email Anda? Campaign email marketing Anda hanya bisa efektif selama mereka benar-benar dibuka sejak awal. Jika open rate Anda lebih rendah dari yang Anda inginkan, berikut adalah 5 strategi mudah untuk meningkatkannya:

Buat List Email Anda Tetap Bersih

Apakah pelanggan Anda masih ingin mendengar kabar dari Anda? Anda mungkin pernah mendengar saran, bahwa penting untuk mengirim email kepada pelanggan Anda secara konsisten, sehingga daftar Anda tidak basi.

Namun meski begitu, seiring waktu, pelanggan email masih bisa basi. Beberapa orang mungkin telah mengubah akun email, atau mungkin mereka tidak lagi tertarik dengan brand Anda. Jadi, agar list email Anda tetap bersih dan diisi dengan pelanggan yang engage, ada baiknya untuk menghapus pelanggan yang tidak aktif secara berkala.

Pelanggan yang tidak aktif dapat berupa siapa saja yang tidak menggunakan email apa pun dalam 6 bulan terakhir atau lebih. Tetapi sebelum Anda menyingkirkannya, coba kirimkan win back email campaign untuk mencoba melibatkan kembali pelanggan Anda yang tidak aktif.

Segmentasi Audiens Anda

Ketika orang memutuskan apakah akan membuka email atau tidak, salah satu faktor terpenting adalah apakah menurut mereka email itu relevan atau tidak bagi mereka. Cara terbaik untuk meningkatkan relevansi email Anda? Dengan mengelompokkan list email Anda.

Lyris menemukan bahwa 39% marketer yang mengelompokkan list email mereka mengalami open rate yang lebih tinggi, 28% mengalami unsubscribe rate yang lebih rendah, dan 24% mengalami deliverability yang lebih baik dan revenue yang lebih besar.

Hindari Filter Spam

Filter spam menjadi lebih canggih dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih belum sempurna. Email Anda bahkan email terbaik Anda - masih bisa tersangkut di folder spam yang, tidak akan pernah habis.

Jika Anda ingin memaksimalkan jangkauan campaign email marketing Anda, Anda perlu melakukan segala kemungkinan untuk menghindari ditandai sebagai spam.

Sempurnakan Waktu Anda

Waktu dapat memiliki pengaruh besar pada apakah pelanggan membuka email Anda atau tidak, jadi pikirkan baik-baik tentang jam dan hari Anda mengirim email Anda.

Anda tidak akan dapat mengetahui waktu yang tepat dengan segera, tetapi lakukan beberapa A/B testing untuk mengidentifikasi kerangka waktu mana yang tampaknya berkinerja terbaik.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia