Strategi Marketing Automation untuk Meningkatkan Penjualan

Dikutip dari Business.com yang menyatakan bahwa penjualan software marketing automation di Amerika mencapai angka 3.3 miliar USD dengan tingkat pertumbuhan sekitar 30% pertahun. Pada laporan ini juga disebutkan bahwa 67% pemimpin perusahaan di sana memilih menggunakan platform marketing automation untuk pengembangan bisnis mereka.

Terlepas dari banyaknya manfaat yang bisa diambil dari penggunaan marketing automation, masih banyak perusahaan yang enggan untuk beradaptasi dengan teknologi. Three Deep Marketing dalam laporannya menemukan bahwa 58% marketer kesulitan menggunakan marketing automation.

Untuk itu, melihat fakta bahwa marketing automation memiliki banyak manfaat dan sedang menjadi tren karena tidak memerlukan biaya yang mahal, maka pelaku bisnis tidak boleh melewatkan kesempatan ini. Tentu saja yang dibutuhkan hanyalah penguasaan teknologi dan strategi yang dikembangkan untuk bisa menjadikannya sebagai sebuah pemasukan atau konversi. Berikut ini beberapa strategi yang bisa dilakukan dalam marketing automation.

Tingkatkan Engagement dengan Konten Menarik

Interaksi dengan pelanggan tidak selalu tentang penjualan. Kenapa? Karena terkadang, banyak pelanggan yang hanya menambahkan produk ke dalam keranjang dan tidak jadi melakukan pembelian karena melihat ongkos kirim yang terlalu mahal. Untuk itu, penerapan marketing automation bisa dilakukan dengan mengirimkan penawaran spesial kepada pelanggan melalui email untuk mendorong pelanggan melakukan pembelian, seperti penambahan potongan ongkos kirim misalnya.

Atur Drip Campaign

Drip campaign adalah sebuah strategi di mana pelaku usaha mengirimkan email secara berkala kepada pelanggan dan calon pelanggan yang berisikan tips yang informatif serta penawaran yang menarik. Tentu saja hal ini bisa dilakukan dengan marketing automation yang berfungsi untuk meningkatkan kesadaran pelanggan tentang keberadaan bisnis Anda. Selain hemat, cara ini juga bisa membesarkan nama brand dalam waktu yang cukup cepat.

Perhatikan Pelanggan Berkualitas

Strategi lain dalam penggunaan marketing automation yaitu pelaku usaha bisa melihat mana customer yang benar benar ingin tahu mengenai produk dan layanan dari bisnis Anda. Biasanya, data seperti ini diperoleh dari berapa banyak klik yang didapat dari setiap email yang terkirim, dan siapa saja yang melakukan klik pada email tersebut.

Buat Segmentasi Kontak Pelanggan

Strategi selanjutnya yang bisa dilakukan dengan menggunakan marketing automation yaitu pelaku usaha bisa membuat segmentasi pelanggan berdasarkan demografi yang ada. Mulai dari letak geografis dan data lain yang mempengaruhi keputusan pelanggan dalam melakukan pembelian.

Itu dia sedikit pembahasan mengenai marketing automation dan beberapa strategi yang bisa diterapkan dalam bisnis Anda. Tentu saja membutuhkan adaptasi ketika baru pertama kali melakukan penerapan marketing automation.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi kami di blog.mtarget.co. atau ingin mencoba semua fitur digital marketing MTARGET, segera daftarkan diri Anda melalui mtarget.co Anda juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia