Ketahui Spesifikasi Simple Mail Transfer Protocol

Marketer tentu tidak asing lagi dengan istilah SMTP. SMTP merupakan akronim dari Simple Mail Transfer Protocol. Protokol sederhana ini adalah protokol yang dapat membantu Anda dalam melakukan pengiriman campaign email. Namun, tahukah Anda jika SMTP memiliki spesifikasi? Ada berapa spesifikasinya? Silakan simak artikel berikut ini.

Apa itu SMTP?

Sebelum membahas lebih lanjut terkait spesifikasi SMTP. Silakan simak pengertian SMTP berikut ini. SMTP merupakan akronim dari Simple Mail Transfer Protocol. Protokol standar ini merupakan tempat transit bagi seluruh email yang Anda kirimkan. SMTP bertugas sebagai tempat transit, pengecekan email, dan juga pengantar email dari server satu ke server lainnya.

Cara kerja SMTP sebenarnya bisa dibilang sederhana, dan Anda juga tidak perlu merasa bingung untuk memahami dan menemukan jawaban dari bagaimana cara kerja SMTP. Karena, cara kerja protokol standar ini adalah sebagai tempat transit untuk email sebelum terkirim ke folder inbox penerima.

Jadi, cara kerja SMTP adalah pada saat Anda sebagai pengirim email ingin mengirim email kepada penerima yang telah Anda tentukan, maka email tersebut akan masuk ke dalam email server terlebih dahulu. Kemudian, SMTP akan memulai proses penyesuaian dengan alamat email penerima, apakah sudah sesuai atau belum.

Pada saat alamat email sudah sesuai, maka email tersebut sudah siap untuk dikirimkan ke alamat email penerima, dan langsung masuk ke dalam folder inbox penerima. Anda sebagai pengirim pun akan menerima notifikasi bahwa email yang Anda kirimkan sudah terkirim ke alamat email penerima atau pelanggan Anda.

Apa itu Spesifikasi SMTP?

Ketika Anda sudah atau belum menggunakan SMTP, Anda perlu memahami spesifikasi SMTP. Spesifikasi menurut KBBI adalah proses, cara, perbuatan melakukan pemilihan; perincian; pernyataan tentang hal-hal yang khusus. Artinya spesifikasi SMTP merupakan rincian cara yang digunakan untuk memproses SMTP. Terdapat 5 spesifikasi SMTP yaitu:

1. SMTP Commands

Setiap perintah digunakan dalam urutan komunikasi normal antara dua server melalui protokol SMTP, untuk mengirimkan email.

2. SMTP Replies

Digunakan untuk memastikan sinkronisasi permintaan dan tindakan dalam proses transfer surat dan untuk menjamin bahwa klien SMTP selalu mengetahui keadaan server SMTP.

3. Sequencing of Commands and Replies

Komunikasi antara pengguna dan server dimaksudkan sebagai dialog bergantian. Dengan demikian, pengguna mengeluarkan perintah FTP dan server merespons dengan balasan utama yang cepat. Pengguna harus menunggu respons awal keberhasilan atau kegagalan utama ini sebelum mengirim perintah lebih lanjut.

Perintah tertentu memerlukan balasan kedua yang juga harus ditunggu oleh pengguna. Balasan ini dapat, misalnya, melaporkan kemajuan atau penyelesaian transfer file atau penutupan koneksi data. Mereka adalah balasan sekunder untuk perintah transfer file.

4. Trace Information

Ketika server SMTP menerima pesan untuk pengiriman atau lebih lanjut pemrosesan, itu HARUS memasukkan jejak ("time stamp" atau "accepted") informasi di awal konten pesan.

5. Additional Implementation Issues

Untuk membuat SMTP bisa diterapkan, implementasi minimum berikut HARUS disediakan oleh semua receiver. Perintah berikut HARUS didukung agar sesuai dengan spesifikasi ini:

  • EHLO
  • HELO
  • MAIL
  • RCPT
  • DATA
  • RSET
  • NOOP
  • QUIT
  • VRFY
Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar SMTP di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(A.D)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia