SMTP vs API

Di dalam dunia email, banyak istilah-istilah yang sulit untuk dimengerti. Terutama sesuatu yang berdiri berdasarkan akronim. Setelah dijelaskan maksud atau kepanjangan dari akronim tersebut, mungkin kebingungan akan terus berlanjut walaupun sudah mengetahui kepanjangannya. Seperti SMTP dan API, ini merupakan akronim yang sulit dipahami walaupun sudah mengetahui kepanjangannya.

SMTP dan API ini merupakan istilah yang akan sering muncul ketika membahas tentang email dan dunia digital. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang hal tersebut. Untuk itu, pahami apa itu SMTP dan API yang akan membantu Anda dalam memahami apa fungsinya dan bagaimana caranya bekerja.

Definisi SMTP

SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol, dan ini adalah protokol pengiriman email melalui Internet. SMTP Server memungkinkan Anda menggunakan SMTP untuk mentransfer email melalui server, melintasi jaringan, hingga sampai ke tujuannya. Tidak seperti kebanyakan server komputer yang menangani banyak proses pada waktu tertentu, SMTP Server hanya digunakan untuk mengirim, menerima, dan mentransfer email.

Seperti disebutkan di atas, SMTP memiliki satu tujuan khusus dan itu adalah pengiriman email. Ini memastikan bahwa pesan ditransfer dengan aman antara pengirim dan penerima. Saat mengirim melalui SMTP, Anda mungkin bertanya-tanya SMTP Port mana yang harus dipilih. Port 587 dianggap sebagai port SMTP default untuk transfer email, dan itulah yang harus Anda gunakan kecuali Anda diblokir oleh jaringan atau penyedia layanan yang digunakan.
Ini adalah definisi SMTP, lalu apa itu API?

Definisi API

Ketika digunakan untuk email, API mirip dengan SMTP. Karena, apa yang dilakukan SMTP dapat dikatakan general. API secara garis besar, mirip dengan SMTP dalam email jika tidak menghubungkan fungsi spesifiknya.

API merupakan akronim dari Application Programming Interface, ini tidak hanya digunakan untuk email, namun ini dapat berjalan di luar kegiatan email. API merupakan program yang dapat menghubungkan banyak apps atau system untuk berkomunikasi.

Contoh penggunaannya adalah ketika login pada suatu website. API akan melakukan request untuk login kepada apps system dan akan meminta izin untuk login pada sebuah account. Setelah itu, dengan segera informasi tersebut akan dikembalikan ke browser sehingga account tersebut dapat login.

Inilah definisi, pengertian serta kegunaan dari kedua hal tersebut. Lalu, lebih baik menggunakan yang mana diantara keduanya?

Lebih Baik Menggunakan SMTP atau API?

Keduanya memiliki fungsinya masing-masing. Tentukan terlebih dahulu kebutuhan apa yang ingin di provide serta apa tujuannya. Jika ingin menggunakan strategi email marketing maka gunakanlah SMTP yang akan membantu semua proses pengiriman email.

Jika ingin melakukan strategi marketing secara menyeluruh seperti di website, email atau sosial media, API merupakan salah satu program yang mampu berintegrasi dengan banyak apps dan system.

Dalam hal ini Anda harus cermat memilih yang mana berdasarkan penggunaannya, tujuannya dan goals yang ingin dicapai. Setelah semuanya diketahui, mulailah untuk memutuskannya.

Inilah penjelasan tentang SMTP dan API yang akan membantu Anda dalam memilih lebih baik menggunakan yang mana. Karena jika salah memilih hanya akan membuang budget company atau bisnis secara sia-sia.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri melalui mtarget.co. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(N.A)