Seberapa Penting Inbound Email Marketing?

Pernahkah Anda mendengar istilah inbound dan outbound marketing? Outbound marketing merujuk pada setiap kegiatan marketing dimana perusahaan mengirim pesan kepada audiens. Contohnya adalah iklan tv, radio, majalah, koran, brosur, dll.
Sedangkan banyak yang mengatakan bahwa inbound marketing dan digital marketing adalah dua hal yang sama. Padahal sebenarnya tidak (baca pengertian digital marketing).

Email marketing sendiri biasanya dikategorikan dalam outbound marketing. Tapi faktanya, email marketing mendapatkan peran penting dalam inbound marketing.
Inbound email marketing berperan dalam memelihara hubungan dengan pelanggan baru, lama, atau yang sudah tidak aktif. Sebuah cara baru dimana Anda menarik pelanggan sehingga meraka yang datang kepada Anda, dan bukan malah sebaliknya. Tujuannya adalah menyatukan calon pelanggan yang memiliki ketertarikan yang sama dan menyuguhkan konten bernilai tinggi untuk mereka.

Tapi permasalahannya, yang termasuk dalam inbound marketing adalah postingan blog, media sosial, SEO, dll.

Lantas, dimana peran email marketing? Tenang. Artikel ini akan menjawab hal itu.

  1. Berikan subscriber apa yang mereka cari
    Ketika pertama kali masuk dalam dunia email marketing, yang harus dicari oleh para pebisnis pastilah email list. Sayangnya, masih banyak yang lebih memilih membeli list email untuk meningkatkan subscriber secara instan, padahal itu adalah ide yang benar-benar buruk (baca di sini).

    Anda harus menumbuhkan list secara organik. Bisa dengan cara menyediakan konten yang bernilai dan menarik atau dengan menawarkan sesuatu sebagai balasannya jika seseorang melakukan sign up dan menjadi subscriber Anda seperti ebook, whitepapers, atau hal lainya. Tips lengkap untuk memperbanyak list email 2 kali lebih cepat dapat Anda baca di sini.

    Konten yang menarik adalah langkah awal untuk menarik lebih banyak orang mengunjungi website Anda. Pembaca tidak akan keberatan memberikan alamat email jika mereka mendapatkan timbal balik dan keuntungan dari hal tersebut. Tentu saja cara ini membantu Anda dalam menumbuhkan email list.

  2. Akuisisi pelanggan
    Saat ini, memang banyak sekali jenis sosial media, dan banyak pula yang menggunakannya. Termasuk pelanggan Anda dan calon pelanggan Anda. Jika sekilas melihat, memang seolah media sosial lebih cepat dan email marketing terkesan kuno. Tapi, masing-masing channel memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, keduanya tetap dapat bekerja bersama-sama (baca selengkapnya di sini).

    Memang tampaknya mudah untuk memasarkan produk Anda melalui media sosial, tapi jika berbicara tentang merubah audiens menjadi pelanggan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan, Anda pasti membutuhkan peran email marketing.

  3. Memelihara leads
    Tidak diragukan lagi bahwa email marketing adalah jalan paling personal untuk terus berinteraksi dengan leads dan membangun hubungan dengan mereka. Sangat penting untuk terus memelihara leads sehingga mereka akan tetap mengingat brand Anda.

  4. Efektif dan tidak mahal
    Oke, Anda pasti sudah banyak membaca mengenai kelebihan email marketing, termasuk tentang efektivitasnya. Hal itu memang benar. Email marketing sangat efektif plus terjangkau sehingga tidak banyak memakan budget. Ini tentu menjadi pertimbangan khusus bagi UKM dan bagi orang-orang yang baru memulai bisnis.

    So, terbukti bukan bahwa email marketing dapat juga dimanfaatkan dalam inbound marketing dan bukan hanya outbound marketing. Bukan lagi saatnya mempertimbangkan untuk menggunakan email marketing, tapi ini saatnya Anda mengambil tindakan. Mulai gunakan email marketing dari sekarang.

Baca artikel lainnya di blog MailTarget, jangan sampai lupa subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan lebih banyak tips mengenai email marketing. Atau Anda dapat bergabung dengan channel telegram MailTarget di sini.


MailTarget.co adalah sebuah perusahaan SaaS (software as a service) yang membuat email system dengan teknologi artificial intelligence.

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia