SMS vs WhatsApp Marketing, Lebih Bagus Mana?

SMS dan WhatsApp merupakan digital marketing channel yang masih sangat diminati. Pada dasarnya, keduanya memiliki metode yang serupa. SMS dan WhatsApp marketing menggunakan metode pengiriman pesan teks yang berisi content marketing.

Lalu, apa sih perbedaan keduanya? Mana yang lebih bagus? Baca terus artikel ini untuk tahu jawabannya!

Konsep Dasar SMS dan WhatsApp

Mari kita mulai dengan membandingkan konsep dasar SMS dan WhatsApp. Meski sama-sama layanan pengirim pesan teks, kedua marketing channel tersebut memiliki beberapa perbedaan.

Short Message Service (SMS) mengirimkan pesan melalui jaringan seluler dari satu nomor telepon ke nomor telepon lain. Transmisi data pada SMS terjadi antar infrastruktur seluler yang sama, sehingga tidak membutuhkan koneksi internet.

Sedangkan WhatsApp mengirimkan pesan dalam aplikasi dari satu akun ke akun yang lain dengan memanfaatkan jaringan internet. Pengiriman pesan dengan WhatsApp tidak memerlukan nomor telepon seluler yang aktif. Selain itu, WhatsApp juga mendukung pelampiran file yang meliputi gambar, video, dan dokumen.

Satu hal yang menjadi persamaan di antara keduanya adalah eksklusivitas pesan marketing yang dapat Anda kirim. Anda bisa menyasar satu audiens saja, sehingga isi pesan yang Anda buat pun bisa Anda personalisasikan.

Perbandingan SMS Marketing vs WhatsApp Marketing

Ada beberapa poin yang bisa kita bandingkan antara SMS dan WhatsApp marketing, seperti berikut ini.

1. Perangkat dan Aplikasi

SMS jauh lebih fleksibel dalam hal ini dibanding WhatsApp. Anda bisa mengirim SMS dari dan ke handphone jadul yang belum memiliki banyak fitur sekalipun. Sedangkan untuk menggunakan WhatsApp, Anda memerlukan smartphone dan aplikasi WhatsApp itu sendiri.

2. Transmisi Data

Transmisi data SMS terjadi melalui jaringan seluler, sehingga jangkauannya lebih luas. Sementara itu, WhatsApp mensyaratkan koneksi internet. Maka, untuk memastikan pesan marketing Anda terkirim, Anda dan calon penerima harus sama-sama terhubung ke jaringan internet.

3. Kecepatan Pengiriman

Dengan proses transmisi yang lebih sederhana, SMS menjadi unggul dalam hal kecepatan pengiriman. Pesan yang Anda kirimkan dapat langsung sampai ke kotak masuk penerima, apalagi didukung oleh perkembangan jaringan seluler yang kian baik.

Pengiriman WhatsApp marketing bisa memakan waktu lebih lama di daerah-daerah yang jangkauan internetnya masih terbatas. Terutama jika Anda melampirkan file berukuran besar bersama pesan Anda.

4. Fitur Dukungan

Sebagai aplikasi modern, WhatsApp memiliki fitur yang lebih lengkap dibanding SMS. Dengan WhatsApp, Anda dapat berbagi foto, video, dokumen, kontak, pesan suara, hingga lokasi. Secara visual, WhatsApp marketing bisa dibuat lebih menarik dengan menyertakan gambar dan emoticon. Di sisi lain, SMS hanya memungkinkan Anda untuk berkirim pesan teks dan tautan.

5. Keamanan Pesan

Berbicara soal keamanan, WhatsApp memiliki apa yang tidak dimiliki oleh SMS. WhatsApp telah memakai enkripsi dalam layanan pesan mereka. Pesan-pesan yang Anda kirimkan hanya bisa dibaca oleh masing-masing pihak yang terlibat. Orang lain tidak akan bisa membaca pesan tersebut, bahkan pihak WhatsApp sendiri.

Ditambah lagi, ada fitur baru dari WhatsApp yang memungkinkan Anda mengirimkan temporary message di WhatsApp. Fitur ini akan membuat pesan Anda terhapus secara otomatis setelah melebihi batas waktu yang Anda tentukan.

6. Integrasi

Poin ini menunjukkan keunggulan lain WhatsApp dibanding SMS. WhatsApp memiliki integrasi yang lebih kompleks dengan aplikasi lain. Sebagai contoh, saat Anda membagikan konten Instagram, pesan akan menampilkan isi konten keseluruhannya dan bukan hanya tautan.

7. Rate

Antara SMS dan WhatsApp marketing, mana yang sekiranya mendatangkan rate lebih tinggi? Pengguna SMS boleh jadi jauh lebih besar dibanding WhatsApp. Notifikasi pesan SMS pun boleh jadi lebih menonjol dibanding WhatsApp karena sudah jarang digunakan. Namun, karena sudah jarang digunakan itulah, orang mulai mengabaikan notifikasi SMS.

Kebanyakan orang akan menghapus pesan SMS bahkan tanpa perlu bersusah payah membukanya. Tapi tentunya hal ini bisa berbeda di tiap negara, bergantung pada perbandingan popularitas kedua platform tersebut. Di Indonesia sendiri, orang sudah hampir sepenuhnya meninggalkan SMS dan berpindah ke WhatsApp.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa WhatsApp marketing mendatangkan open rate dan conversion rate yang lebih tinggi dibanding SMS marketing.

8. Harga

Mengenai harga, antara SMS dan WhatsApp marketing bisa memiliki perbandingan yang agak membingungkan. Seperti yang Anda tahu, SMS mengirimkan pesannya melalui jaringan seluler dan pengguna membayar menggunakan pulsa. Biaya pulsa ini bisa sangat bervariasi, bergantung pada provider dan paket yang Anda gunakan.

Di sisi WhatsApp sendiri, biaya internetnya bisa sangat bervariasi, bergantung pada skala bisnis Anda. Anda harus menentukan perbandingan ini sendiri dengan menyesuaikan aspek-aspek lainnya.

Jadi, Lebih Bagus Mana?

Melihat perbandingan di atas, SMS dan WhatsApp marketing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, menilik dari popularitas dan kompleksitas WhatsApp, tampaknya marketing channel yang satu ini memiliki lebih banyak keunggulan. Namun, Anda bisa tetap menggunakan SMS marketing sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Baca Juga

Demikianlah perbandingan antara SMS vs WhatsApp marketing. Dapatkan informasi menarik lainnya seputar digital marketing di blog kami. Jika Anda ingin memulai email marketing campaign dengan kami, segera daftarkan diri Anda di sini.

(V.V)