Peran Penting dari Welcome Email yang Anda Kirimkan

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan welcome email? Secara sederhana, welcome email merupakan jenis email yang secara langsung ditujukan kepada pelanggan Anda dan dikirimkan secepat mungkin setelah pelanggan sign up. Welcome email dibuat untuk memberikan ucapan selamat bergabung kepada pelanggan baru sekaligus untuk menciptakan suatu hubungan yang baik. Welcome email ditujukan untuk produk dan layanan apapun dari bisnis apa pun. Lalu, apa sebenarnya peran penting dari welcome email bagi sebuah perusahaan dan bagi Anda seorang marketer?

Alasan pertama mengapa welcome email menjadi begitu penting karena kehadiran email ini dapat menciptakan suatu ekspektasi dari subscriber yang akan menjadi calon pelanggan Anda. Pada survei terakhir yang dilakukan menunjukkan bahwa 74.4.% dari pelanggan mengatakan bahwa mereka mengekspektasikan welcome email saat mereka telah melakukan sign up pada newsletter Anda. Jadi, bisa dikatakan bahwa hampir ¾ dari audiens akan menunggu welcome email dari Anda setelah mereka telah melakukan sign up pada newsletter. Jika tidak mengirimkan welcome email kepada pelanggan Anda, kemungkinan terburuknya mungkin saja dapat kehilangan pelanggan Anda.

Alasan keduanya adalah untuk mengukur tingkat open rate email. Jika Anda telah mengirimkan newsletters, mungkin tidak 100% dari pelanggan atau audiens akan membuka email dari Anda. Lalu apa sebenarnya hubungannya welcome email dengan open rate? Menurut suatu penelitian, rata-rata dari open rate untuk welcome email adalah 50% – 86% lebih efektif jika dibandingkan dengan newsletters. Tentunya persentase ini merupakan angka yang tidak dapat kita abaikan bukan? Welcome email sendiri merupakan media yang sempurna untuk mengenalkan tentang karakteristik bisnis Anda kepada pelanggan agar pelanggan dapat mengetahui keunikan dari brand Anda.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda masukkan di dalam welcome email?

Dalam mendesain welcome email, Anda harus dapat membuat desain semenarik mungkin bagi subscriber. Di awal welcome email, Anda sebaiknya menyebutkan nama subscriber, hal ini perlu dilakukan agar lebih terasa personal karena audiens akan merasa nyaman jika Anda dapat memberikan personal touch kepada mereka. Lalu apa saja yang sebaiknya Anda masukkan ke dalam welcome email? Berikut adalah beberapa yang dapat dimasukkan ke dalam welcome email:

  1. Subjek Email yang Jelas dan Menarik
    Welcome email memiliki kinerja yang baik ketika dapat diidentifikasi dengan jelas, tetapi pastikan untuk menambahkan subjek yang singkat dan jelas untuk menarik perhatian. Lalu, untuk membuat welcome email menjadi mudah diidentifikasi dalam inbox, banyak marketer menggunakan kata "Selamat Datang" tepat di depan di baris subjek.

  2. Sambutan yang Hangat
    Jika Anda menanyakan nama subscriber atau informasi lain ketika mereka sign up, itu dapat menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk menyambut subscriber baru. Tentu saja, menambahkan personalisasi juga dapat membantu, karena subjek email yang dipersonalisasi memiliki kemungkinan 26% lebih besar untuk dibuka.

  3. Beri Tahu Subscriber Apa yang Bisa Dilakukan Setelahnya
    Jangan membuat subscriber baru untuk menunggu newsletter Anda berikutnya. Alih-alih, gunakan welcome email untuk merekomendasikan konten terbaik Anda. Misalnya jika Anda memiliki bisnis SaaS (Software As A Service), Anda mungkin ingin mendapatkan pelanggan baru untuk mulai menggunakan software dengan segera. Jadi beri mereka ide yang jelas tentang cara memulai menggunakan fitur-fitur yang perusahaan Anda miliki.

Baca juga
  1. Beri Subscriber Reward
    Welcome email adalah tempat yang ideal untuk memberikan sesuatu yang istimewa kepada subscriber baru. Biasanya, bisa dengan memberikan diskon untuk pemesanan pertama mereka atau beberapa konten gratis yang sangat bagus seperti ebook atau infografis.

  2. Minta Subscriber untuk Follow Sosial Media
    Memasukkan beberapa link ke jejaring sosial media Anda dalam welcome email adalah awal yang baik, tetapi bisa lebih baik lagi jika Anda meminta subscriber baru untuk mengikuti bisnis Anda. Berikan halaman konfirmasi yang mendorong subscriber untuk mengikuti brand atau perusahaan Anda di Twitter, Instagram, Facebook, dan sebagainya.

  3. Behind The Scene Perusahaan Anda

Seperti yang kita ketahui, welcome email ini merupakan jenis email yang menghubungkan Anda untuk berkomunikasi dengan para pelanggan untuk pertama kalinya. Jadi, buatlah cerita dari bisnis Anda semenarik mungkin, kenalkan siapa diri Anda, bisnis Anda, perusahaan Anda, dan apa saja hal-hal menarik yang akan pelanggan dapatkan dari mengikuti newsletters Anda.

  1. Masukkan Link Unsubscribe
    Ini mungkin terkesan aneh, tetapi bahkan ketika Anda bisa menyambut pelanggan dengan mudah, seharusnya Anda juga membuatnya mudah bagi mereka untuk unsubscribe kapan saja. Sebagian besar penyedia layanan email, termasuk MTARGET, akan secara otomatis menyertakan link unsubscribe. Ini adalah persyaratan CAN-SPAM. Plus, dengan GDPR, menghormati preferensi pengguna juga menjadi sangat penting.

Setelah Anda selesai melakukan semuanya, jangan lupa untuk sertakan pula hal-hal selanjutnya yang harus subscriber Anda lakukan atau dapatkan dengan berlangganan email newsletters. Kesimpulannya, Anda perlu mengirimkan welcome email kepada pelanggan karena mereka menantikan hal apa yang selanjutnya akan mereka dapatkan dari berlanggan email newsletters Anda.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(H.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia