Pengaruh Open Rate Email Terhadap Efektivitas Marketing

Open rate email adalah persentase jumlah subscriber yang membuka dan merespon kembali. Tentu saja semakin tinggi persentase subscriber yang memberikan feedback menjadi pertanda baik dalam sebuah bisnis.

Banyak pengusaha yang sering menjadikan rating tersebut sebagai salah satu tanda kesuksesan dalam email marketingnya. Memang hal tersebut tidak salah namun rating bukan segalanya dalam marketing. Berbagai hal mampu mempengaruhi persentase respon terhadap email. Mulai dari ketepatan target, hingga waktu pengiriman menjadi dua faktor penting. Jadi, penilaian terhadap rating tersebut juga relatif.

Lalu bagaimana pengaruhnya terhadap kesuksesan strategi email marketing? Rating respon email adalah sebuah cerminan terhadap keberhasilan, apabila memiliki persentase tinggi artinya strategi tersebut efektif. Apabila kamu ingin mempunyai rating respon tinggi ada beberapa strategi unik untuk mencapainya. Seperti telah sedikit disinggung tentang ketepatan target dan waktu, dua faktor tersebut sangat krusial.

Kamu bisa mendapatkan hasil bagus apabila ketepatan dan momen pengiriman email dilakukan secara sempurna. Oleh karena itu berikut ini ada beberapa tips agar mendapatkan rating lebih tinggi.

Pemilihan Momen Agar Open Rate Email Lebih Tinggi

Pemilihan momen tentu saja harus menyesuaikan dengan target pasar dari sebuah produk. Misalnya saja kamu ingin agar barang yang dipasarkan menjadi idola di kalangan pekerja kantoran. Maka, untuk melakukan promosi perlu mencari waktu paling tepat yaitu sepuluh hari pertama dalam setiap bulan. Ini adalah momen dimana para pekerja tersebut mendapatkan banyak uang.

Jeda waktu itu juga sering dijadikan para pekerja kantoran untuk berbelanja mencari produk unggulan. Apabila kamu bisa masuk dalam momen tepat seperti itu dijamin open rate email akan meningkat tajam.

Apabila mengirimkan email dalam jeda waktu acak maka potensi penerima membukanya akan berkurang. Pengiriman yang dilakukan secara konstan juga akan membuat email tersebut dianggap spam secara otomatis. Jadi, memang perlu berhati-hati dalam penerapannya dalam strategi email marketing. Menurut data waktu spesifik dengan rating lebih tinggi adalah pukul 12 siang hingga 6 sore. Waktu tersebut adalah jam istirahat mayoritas kaum pekerja.

Pemilihan hari juga berpengaruh kuat terhadap persentase respon dari penerima. Di asia pasifik hari paling tepat untuk melakukan pengiriman email adalah senin sampai rabu dengan persentase keberhasilan sekitar 21%. Mengetahui momen tepat memang sangat penting dalam melakukan promosi sebuah produk. Terutama jika target utama adalah individu yang sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.

Satu hal lagi, jangan terlalu sering mengirim email promosi pada satu calon konsumen. Satu minggu sekali adalah frekuensi paling tepat apabila kamu tidak menginginkan email berada di folder spam para penerimanya.

Open Rate Email Ingin Tinggi, Persempit Target Konsumen

Mempersempit target konsumen menjadi lebih spesifik adalah modal kuat agar rating email meningkat. Mengirim secara acak pada semua orang adalah langkah terburuk yang bisa dilakukan seorang telemarketer. Apabila langkah tersebut dilakukan sudah pasti rating yang didapatkan ada di angka 3 persen maksimal. Oleh karena itu pemasaran menggunakan email marketing harus mempersempit target pasarnya.

Misalnya, kamu menginginkan konsumen mayoritas dari kalangan pekerja kantoran. Hal tersebut masih terlalu umum, harus lebih dipersempit dari tingkat penghasilan agar potensi terjadinya respon meningkat. Kemudian perhatikan juga daerah domisili pekerjaan tersebut usahakan memilih pekerja di kota besar agar potensi respon lebih tinggi. Memang penentuan target pasar tidak boleh lepas dari barang yang dipromosikan.

Oleh karena itu, antara target konsumen dan barang harus tetap relate. Misalnya saja produk yang dipasarkan adalah gadget, pemilihan target konsumen spesifik seperti pekerja kantoran di kota besar adalah langkah tepat.

Kamu bisa memulai email campaign dengan probabilitas kesuksesan tinggi. Apabila melakukan email campaign di sektor ekonomi rendah dan daerah dengan potensi konsumtif kecil maka hasilnya akan kurang memuaskan.

Memang tidak mudah melakukan riset target dan waktu yang tepat untuk mendapatkan rating tinggi. Namun, kamu tidak boleh putus asa, dua cara tersebut dijamin mampu menjadi modal awal meningkatkan open rate email.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia