Membuat Email Automation Tampak Lebih Personal

Membalas satu persatu email respon dari pelanggan pastilah akan sangat memakan waktu, ditambah jika Anda memiliki kontak yang sangat banyak. Akan sangat penting apabila menggunakan email automation sebagai alat pemasaran. Email automation memungkinkan Anda untuk mengirim email secara otomatis berdasarkan alur kerja yang telah dibuat. Email ini dipicu berdasarkan behavior dari pelanggan, lalu di treatment berdasarkan behavior-nya tersebut. Penting untuk membuatnya lebih relevan agar diterima oleh pelanggan. Di beberapa kasus, terkadang banyak orang yang mengirimkan email automation hanya dari judul email nya cukup membosankan karena terlalu terpaku pada konten, dan tidak mencoba untuk mempersonalisasikan isi email-nya. Itu tentu akan berdampak buruk bagi Anda.

Lalu bagaimana caranya? Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan fitur Email Automation dari MTARGET yang memungkinkan Anda untuk mengatur skenario melalui scenario composer lalu Anda dapat mengirimkan email automation secara berseri, hingga menentukan respon setelah pengisian formulir. Berikut Tips cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat email automation tampak lebih personal dengan menggunakan fitur MTARGET:

  1. Perhatikan Subjek Email
    Subjek email ini merupakan aspek terpenting untuk melakukan personalisasi dalam email automation. Karena ketika mengirimkan email automation, yang pertama terlihat adalah subjek email. Dengan fitur MTARGET, Anda dapat mengirimkan email agar lebih personal dengan cara menggunakan {firstname} sebagai subjek email ditambah dengan menggunakan kalimat ajakan yang menarik agar pelanggan tertarik untuk membukanya.

  2. Buat Kalimat Persuasif
    Pastikan ketika membuat isi email, buat kondisi seakan pelanggan sedang bercakapan dengan Anda. Itu akan tampak lebih relevan, dibandingkan Anda menggunakan kalimat yang sulit dipahami seperti kalimat yang terlalu teknis. Berikan perhatian lebih kepada kalimat yang akan digunakan, pastikan menggunakan kalimat yang mudah dipahami pelanggan.

    Dengan fitur MTARGET, Anda dapat mengirimkan email secara berseri berdasarkan perilaku subscriber. Anda dapat memberikan treatment berbeda dari setiap perilaku beberapa pelanggan.

Baca Juga
  1. Pengirim Email dengan Nama Orang
    Anda dapat menggunakan email dengan nama seseorang. Ini sama seperti yang dilakukan oleh MTARGET, dimana para subscriber-nya akan mendapatkan email newsletter dari Nadine@mailtarget.co. Trik ini digunakan dengan nama seseorang untuk memberikan kedekatan terhadap para subscriber-nya.

    Selain itu, Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan feedback dari pelanggan dengan menggunakan alamat email terpisah khusus untuk menampung saran-saran dari subscriber. Ini akan memudahkan Anda dalam menanggapi feedback dari pelanggan.

  2. Uji Coba dan Ulangi!
    Pastikan sebelum memulai, Anda mencoba email tersebut dengan mengirimkan melalui fitur MTARGET yaitu email A/B Test Email. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengirimkan dua email secara terpisah untuk mengetahui respon yang berbeda. Dari situ Anda dapat mengetahui, bagaimana pelanggan berinteraksi melalui email yang telah dikirimkan.

Ingat, pelanggan cenderung akan ingin ikut terlibat ketika isi email tersebut memiliki kedekatan dengan keinginan pelanggan. Personalisasi adalah cara terbaik untuk membuat email automation Anda tampak lebih nyata dan juga agar dapat lebih mudah mengetahui bagaimana pelanggan berinteraksi.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(Y.P)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia