Marketing 101 : Kamus Email Marketing

Email marketing adalah bagian utama dari strategi pemasaran, tetapi ini bisa menjadi taktik yang menakutkan untuk ditangani jika kamu seorang pemula. Bahkan marketer berpengalaman harus terus mempelajari istilah baru dan harus mengikuti perkembangan hukum yang terus berubah yang mempengaruhi cara Anda melakukan pekerjaan Anda. Jadi, kami mengumpulkan glosarium istilah email marketing yang dapat Anda rujuk kembali kapanpun Anda bertanya-tanya tentang istilah dalam email marketing.

A
Acceptable Spam Report Rate - Tingkat di mana Anda dapat dilaporkan sebagai SPAM tanpa merusak reputasi pengiriman Anda. Lebih dari 0,1% (1 laporan per 1000 email) akan mendapatkan peringatan.

Acceptance Rate - Persentase pesan email yang diterima oleh server email. Hanya karena email diterima oleh server email tidak berarti email tersebut akan masuk ke dalam inbox tujuan Anda.

B
Blacklist - Daftar yang menunjukkan alamat IP sebagai IP spammer, yang menghambat pengiriman email.

Bounce Rate - Tingkat pengiriman email Anda yang tidak sampai. Ada dua jenis bounce, hard bounce dan soft bounce. Rasio bounce yang dapat diterima adalah kurang dari 5%.

Bulk Mail - Email marketing dalam skala besar yang mengirimkan konten yang sama ke sekelompok besar orang.

C
CAN-SPAM - Undang-undang yang menguraikan aturan untuk email komersial, menetapkan persyaratan untuk pesan komersial, memberikan hak kepada penerima email untuk membuat Anda berhenti mengirim email kepada mereka, dan menjabarkan konsekuensi atas pelanggaran UU.

Clicks per Delivered - Ukuran persentase jumlah klik dibagi dengan jumlah email yang dikirim ke kotak masuk yang dimaksud.

Clicks Per Open - Ukuran persentase jumlah klik dibagi dengan jumlah pembukaan.

CTR (Click-Through Rate) - Persentase (jumlah klik unik dibagi dengan jumlah yang dibuka) penerima yang mengklik URL tertentu di email Anda.

Conversion Rate - Persentase penerima yang menanggapi CTA Anda dalam campaign atau promosi email. Ini adalah salah satu ukuran keberhasilan campaign email Anda.

D
Dedicated IP - Dedicated IP adalah IP yang Anda gunakan sendiri secara pribadi, sehingga Anda lebih memiliki akses lebih luas terhadap IP Anda sendiri.

Double Opt-In - Metode yang disarankan untuk membuat daftar email, mengharuskan pelanggan untuk mengonfirmasi keikutsertaan mereka dengan mengklik CTA di email konfirmasi atau menanggapi email konfirmasi.

E
Email Campaign - Email atau serangkaian email nurturing prospek yang dirancang untuk mencapai tujuan marketing secara keseluruhan.

Email Filter – Teknik yang digunakan untuk memblokir email berdasarkan pengirim, baris subjek, atau konten email.

Email Sponsorships - Membeli ruang iklan di newsletter atau mensponsori artikel atau rangkaian artikel tertentu. Pengiklan membayar agar iklan mereka dimasukkan ke dalam badan email.

F
False Positive - Positif palsu terjadi ketika email berbasis izin yang sah salah di filter atau diblokir sebagai spam.

H
Hard Bounce - Hard bounce adalah pengiriman email yang gagal karena alasan permanen seperti alamat email yang tidak ada, tidak valid, atau diblokir.

Honey Pot - Alamat email yang ditanam oleh organisasi yang mencoba memerangi spam yang ketika spammer memanen dan mengirim email, mengidentifikasi pengirim itu sebagai spammer.

House List (atau Retention List) - Salah satu aset marketing Anda yang paling berharga, ini adalah daftar berbasis izin yang Anda buat sendiri dengan pelanggan opt-in.

HTML Email - Mengirim email HTML memungkinkan untuk berkreasi dengan desain email Anda.

I
IP Warmup - Mengirim email yang jumlahnya perlahan sedikit demi sedikit hingga semakin meningkat dari alamat IP untuk membangun reputasi IP.

L
Landing Page - Halaman pengambilan prospek di situs web Anda yang ditautkan dari email untuk memberikan informasi tambahan yang terkait langsung dengan produk atau layanan yang dipromosikan dalam ajakan bertindak untuk memberikan informasi tentang user.

Levels of Authentication - Cara menetapkan identitas pengirim, dan memastikan pengirim diizinkan untuk mengirim dari domain tertentu.

List Segmentation - Memilih audiens target atau kelompok individu yang relevan dengan pesan email Anda. Daftar tersegmentasi berarti email marketing yang lebih bertarget dan relevan, sehingga tingkat respons yang lebih tinggi dan lebih sedikit berhenti berlangganan dan laporan spam.

O
Open Rate - Persentase email yang dibuka dalam campaign email marketing, atau persentase open dari total jumlah email yang dikirim.

Opt-In (atau Subscribe) - Opt-in adalah metode yang dapat digunakan untuk menambah contact list dalam marketing.

Opt-Out (atau Unsubscribe) - Ketika pelanggan memilih untuk tidak menerima komunikasi email dari pengirim lagi, dan meminta penghapusan dari daftar email Anda.

P
Personalization – Personalisasi pada email marketing adalah mengubah cara orang dalam menerima dan merespons suatu email. Email ini tidak hanya sekadar menyapa nama pelanggan pada saat mengirimkan email, namun juga dengan mengingat identitas basic penerima email, seperti mengingat tanggal dalam momen penting, seperti tanggal ulang tahun.

Physical Address - Alamat fisik jalan perusahaan pengirim email, biasanya ditemukan di footer email. Pencantumannya adalah persyaratan hukum untuk semua email marketing.

Plain Text Email - Plain text email merupakan sebuah pesan yang berisi teks biasa. Pesannya mencakup fonts dasar dan url yang diketik secara mandiri. Proses pembuatannya sendiri tidak membutuhkan gaya tertentu. Apalagi berisi dengan gambar yang mencerminkan bisnis. Sederhananya, bentuknya mirip dengan pesan yang Anda kirimkan pada teman atau kerabat. Walaupun begitu, pesan seperti nyatanya cukup menjanjikan.

Privacy Policy - Deskripsi yang jelas tentang kebijakan situs web atau perusahaan tentang penggunaan informasi yang dikumpulkan dari dan tentang pengunjung situs web dan apa yang mereka lakukan, dan tidak lakukan, dengan data tersebut.

R
Read atau Open Length - Ukuran lama waktu seseorang membuka email sampai mereka menutupnya.

Rental List (atau Acquisition List) - Bukan teknik email marketing yang direkomendasikan, ini adalah daftar prospek atau kelompok penerima yang ditargetkan yang telah memilih untuk menerima informasi tentang subjek tertentu, biasanya ditargetkan oleh sesuatu seperti minat, profesi, atau informasi demografis .

S
Sender Score - Sender score adalah skor angka untuk alamat IP Anda. Ini merupakan reputasi alamat IP berdasarkan aktivitas pengiriman pesannya. Numerical score dimulai dari kisaran 0-100. Semakin rendah skornya, semakin buruk reputasi alamat IP dan sebaliknya.

Shared IP - Shared IP merupakan penggunaan IP yang digunakan secara bersama-sama oleh banyak user dengan satu IP. Inilah alasan mengapa jika ada satu user yang menyalahgunakan IP dan IP terkena dampaknya, maka Anda juga dapat merasakan kerugian tersebut.

Signature File - Sebuah tagline atau blok teks pendek di akhir pesan email yang mengidentifikasi pengirim dan memberikan informasi tambahan seperti nama perusahaan, alamat fisik, dan informasi kontak.

Single Opt-In - Single opt-in adalah mereka yang melakukan subscribe akan langsung terdaftar di daftar kontak email Anda. Hal itu tentu akan memberikan pertumbuhan yang cepat bagi daftar kontak email dan dapat terhubung kepada pelanggan dengan lebih cepat tanpa perlu adanya email konfirmasi.

Soft Bounce - Soft bounce terjadi ketika email gagal terkirim disebabkan oleh masalah sementara, seperti inbox penerima penuh, server sedang down, email dianggap sebagai spam atau ukuran email yang terlalu besar. Jadi alamat email yang masuk dalam soft bounce bisa jadi merupakan alamat email yang masih aktif.

Spam atau UCE (Unsolicited Commercial Email) - Email yang dikirim ke seseorang yang tidak ikut serta atau memberikan izin untuk mengirim email ke pengirim. Lebih dari 90% email yang dikirim diklasifikasikan sebagai spam.

Spamcop - Layanan spam berbayar yang menanam email mereka sendiri dan memantau siapa yang mengambil alamat dan mengirimkannya ke spam.

Spam Trap - Alamat email yang dulu valid, tapi sekarang tidak lagi. Jika Anda mengirim email ke alamat ini, Anda akan menerima pemberitahuan hard bounce. Namun, ketika server email melihat traffic yang konsisten menuju email mati, mereka dapat mengubah email menjadi jebakan spam.

SPF - Sender Policy Framework (SPF) merupakan mekanisme otentikasi agar server penerima bisa mengenali pengirim email melalui DNS servernya. Jadi, jika ada orang yang mengirim email dengan memalsukan data Anda, email tersebut akan ditolak oleh server penerima karena tidak dikenali.

W
Whitelist Email - Whitelist email adalah tanda bahwa sender email Anda telah disetujui oleh penerima email. Sehingga ketika Anda mengirimkan email, lalu subscriber memasukkan domain Anda ke dalam whitelist email, maka email sender Anda akan disetujui dan akan selalu masuk ke kotak pesan utama si penerima.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia