Mira Nur Mutia: Sang Manager yang Berani dan Bertanggung Jawab

Walaupun datang dari background keluarga yang memiliki pandangan hidup “having a good life is enough,” Mira Nur Mutia melanjutkan pendidikannya sampai S2 di Marketing Management, hingga berhasil mencapai posisi yang sekarang, yaitu sebagai Product Marketing Manager di PPM Manajemen.

Dalam menjalani kariernya, tentu Mira menemui banyak challenges. Tantangan terbesar menurutnya adalah doubting yourself. Mencapai suatu posisi di otomotiv, sebuah sektor yang didominasi oleh laki-laki, sebagai perempuan bukanlah hal yang mudah. Tapi dia berhasil menaklukan ketakutan itu dan “ternyata itu tidak sesusah itu, kok.”

Challenge yang kedua Mira hadapi sebagai seorang manager adalah generation gap. Menurutnya, memiliki subordinate atau bawahan yang lebih tua adalah sebuah tantangan tersendiri. “Belajar bersabar dan teknik komunikasi yang baik adalah sebuah keharusan,” kata Mira.

Tantangan yang ketiga adalah bagaimana menyeimbangkan optimisme dan realisme. Mira menyamakan hal ini dengan bermain layangan: ada seni tarik dan ulur tersendiri untuk memecahkan hal ini. “Kita harus tahu yang mana. Orang marketing biasanya sangat optimistic. Tapi kita harus tetap mengecek apakah suatu hal mungkin atau tidak di lapangan,” tegas Mira.

Sang manajer yang juga menempuh kariernya sebagai seorang ibu ini juga menawarkan nasihat untuk anak muda yang baru memulai perjalanan kariernya.

  1. Confidence: Jangan suka mendiskon diri. Know yourself. Perkuat dengan kualitas diri.
  2. Growth mindset: Tetap belajar, kreatif, dan inovatif. Tetap keluarkan ide-ide terbaru.
  3. Be respectful: Tingkatkan empati untuk bisa tahu mengapa seseolrang melakukan apa yang dilakukannya. Jangan menganggap rendah orang lain apa pun statusnya.

Mira memegang teguh petuah ibunya yang berkata, “Jika kamu tidak bisa menunjukkan diri di sini, kamu bisa menunjukkan di tempat lain.” Begitu pun kata-kata Oprah Winfrey yang berbunyi, “You are responsible for your life,” juga Mira jadikan pegangan dalam hidupnya. Ditanya mengapa Mira sangat berani, dia menjawab dengan kata-kata suaminya. “Semua orang itu makan nasi. Jangan takut. Sama-sama manusia.”

Mira pun menutup sesi #StoriesWorthTelling - Bulls Eyes ini dengan meninggalkan pesan-pesan berikut:

“Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Percaya saja semua orang terlahir untuk orang lain. Jika Anda dipercayai sebuah posisi, maka pertanggungjawabkanlah. Give your heart and energy for your work. Semua akan berjalan sesuai alurnya. Kerja pakai hati karena ini akan memberi bumbu ke pekerjaan Anda sendiri. Jangan takut dan jangan pernah salah.”

Penasaran dengan cerita lengkap Mira Nur Mutia? Tonton videonya di sini.

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia