Landing Page: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Strategi Memanfaatkannya

Saat Anda menjelajahi internet, Anda pasti mengunjungi antara sebuah website homepage atau landing page. Landing page dapat menjadi laman yang Anda tuju saat mengeklik iklan. Itu juga bisa menjadi halaman yang mengikuti call-to-action (CTA) button atau berfungsi sebagai homepage di suatu website.

Terlepas dari bagaimana Anda "mendarat" di suatu landing page, ini memiliki tujuan untuk mendorong Anda berkonversi menjadi leads dan pada akhirnya pelanggan. Untuk alasan itu, landing page dapat menjadi komponen yang unik untuk memperkuat strategi digital marketing bisnis Anda.

Apa Itu Landing Page?

Apa Itu Landing Page?

Landing page adalah website page yang dibuat dengan tujuan tertentu. Tujuan landing page ini untuk mengubah visitor menjadi leads. Meskipun ada banyak jenis landing page. Tujuannya sama: Untuk mendapatkan lebih banyak leads.

Landing page biasanya berisi lead forms yang meminta informasi kontak pengunjung dengan imbalan sesuatu yang berharga, atau dikenal sebagai offer atau penawaran.

Sekarang, pikirkan tentang seberapa protektif Anda terhadap informasi pribadi Anda. Apa yang membuat seseorang ingin menyerahkan informasi kontak mereka melalui internet?

Nah, di situlah praktik terbaik landing page masuk. Landing page yang ditargetkan dan dibuat dengan baik dengan format yang solid akan membuat semua orang memberikan informasi mereka.

Mengapa Bisnis Anda Memerlukan Landing Page?

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya sebelumnya, untuk apa menggunakan landing page? Mengapa tidak menggunakan website utama saja?

Setelah membaca artikel ini, Anda akan dapat menjawab pertanyaan Anda sendiri. Tetapi jawaban singkatnya adalah: Landing page menghilangkan gangguan dengan menghapus navigation, competing links, dan opsi alternatif sehingga Anda dapat menarik perhatian visitor dengan lebih fokus.

Dan perhatian penuh berarti Anda dapat memandu visitor Anda ke mana Anda ingin mereka pergi, seperti ke lead form Anda. Singkatnya, landing page dirancang khusus untuk membuat konversi.

Landing Page Best Practices

Landing Page Best Practices
  • Tawarkan Benefit pada Headline

Untuk setiap 10 orang yang mengunjungi landing page Anda, setidaknya tujuh dari mereka akan terpental dari page itu. Untuk menjaga angka itu tetap rendah, pengunjung Anda perlu mengetahui (dan memahami) apa keuntungan yang akan mereka dapat dalam beberapa detik setelah membaca.

Judul Anda adalah hal pertama yang akan mereka baca dan Anda harus dengan jelas dan ringkas mengkomunikasikan landing page value dan penawaran Anda.

  • Pilih Visual yang Menggambarkan Penawaran

Visual adalah hal yang wajib, dan itu harus mewakili target audiens Anda. Tujuan dari gambar Anda adalah untuk menyampaikan perasaan—itu harus menggambarkan bagaimana perasaan pengunjung Anda setelah mereka menerima tawaran Anda.

Gambar tertentu mungkin berfungsi lebih baik daripada yang lain, jadi Anda harus selalu melakukan testing untuk visual ini.

  • Tulis Copywriting yang Menarik

Jangan menghabiskan semua waktu Anda untuk menyusun judul yang sempurna dan menemukan gambar ideal, tapi gagal dalam memilih kata-kata yang benar-benar akan menjual call-to-action Anda.

Copywriting Anda harus jelas, ringkas, dan harus memandu pengunjung ke action yang Anda ingin mereka selesaikan. Copywriting yang menarik juga berbicara langsung kepada pengunjung dengan menggunakan "Anda" dan "milik Anda" untuk membuat mereka merasa terlibat.

  • Tambahkan Call-to-Action yang Jelas

Call-to-action (CTA) bisa dibilang merupakan elemen terpenting di landing page Anda. Ini adalah salah satu dari banyak elemen yang mendorong konversi. Tombol CTA harus menonjol, artinya Anda harus menggunakan warna yang kontras dengan elemen lain pada page Anda.

Perjelas tentang apa yang Anda ingin pengunjung Anda lakukan, yaitu gunakan kata kerja tindakan seperti “kirim,” “unduh,” atau “ambil sekarang.”

  • Berikan Penawaran yang Relevan

Pikirkan landing page tersebut sebagai bagian dari leads journey Anda ke penawaran utama Anda, baik itu produk ataupun layanan Anda. Penawaran Anda adalah hal yang Anda berikan sebagai imbalan atas informasi pribadi leads Anda. Tidak hanya harus cukup menarik bagi pengunjung Anda untuk memberikan info kontak mereka, tetapi juga harus relevan dengan bisnis Anda.

  • Hanya Meminta Apa yang Dibutuhkan

Anda ingin mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang leads Anda, tetapi seberapa banyak yang Anda minta, bergantung pada beberapa faktor: seberapa baik mereka mengenal Anda, di mana mereka berada dalam buyer’s journey mereka, dan seberapa besar mereka memercayai Anda.

Mintalah informasi sesedikit yang Anda butuhkan dalam lead form Anda supaya leads tidak ragu untuk memasukkan data mereka. Nama dan email lebih dari cukup untuk memelihara leads baru.

  • Kurangi Penggunaan Navigasi

Landing page Anda harus hanya memiliki satu tujuan saja: untuk mengubah visitor menjadi leads. Link apa pun yang ada di landing page - termasuk internal link ke page lain di website Anda - akan mengalihkan perhatian dari tujuan itu. Hapus tautan lain di page Anda untuk menarik semua perhatian pengunjung ke CTA Anda.

  • Buat Landing Page yang Responsif

Sama seperti setiap page lain di website Anda, landing page harus responsif untuk mengakomodasi setiap pengalaman pengunjung. Anda dapat menggunakan tools untuk membantu melakukan hal ini, dengan salah satu feature kami, yaitu Landing Page Builder.

Dengan landing page builder kami, Anda dapat membuat landing page hanya dengan drag & drop tanpa coding, disertai dengan template yang beragam, dan dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

  • Optimalkan untuk Pencarian

Tentu, Anda akan mengarahkan pengunjung ke landing page Anda melalui email marketing, posting di social media, dan metode marketing lainnya. Tetapi Anda juga harus mengoptimalkan page Anda dengan target keyword untuk paid campaign dan organic search Anda.

  • Gunakan Thank-You Page

Thank-you page adalah tempat Anda mengarahkan leads setelah mereka mengisi form Anda. Anda dapat menampilkan pesan terima kasih di page yang sama, atau Anda juga dapat mengabaikan ini dan tidak memberikan ucapan terima kasih sama sekali. Tetapi ada banyak alasan mengapa itu bukan pilihan terbaik.

Landing Page Copywriting Tips

Setelah Anda membaca semua best practice di atas, kini saatnya Anda membuat copy yang bagus untuk menunjang landing page yang akan Anda buat.

Cover Main Points

Tidak peduli bagaimana Anda memosisikannya, ada beberapa poin utama yang perlu Anda tekankan dengan copy Anda. Poin-poin utama tersebut adalah pain point pembeli Anda, solusi untuk pain point itu, bagaimana solusi Anda bekerja (fitur), bagaimana solusi Anda akan memperbaiki situasi mereka (manfaat), dan verifikasi bahwa itu berhasil (bukti sosial).

Sebagian besar dari apa yang Anda tulis perlu membahas bagaimana Anda dapat membantu leads Anda, bukan seberapa hebat Anda. Mari kita bahas lebih dalam tentang poin-poin ini.

  • Pain Point

Anda harus memfokuskan bagaimana tawaran Anda dapat menyelesaikan pain point pembeli Anda. Penting untuk menyentuh masalah yang dihadapi pembeli Anda, sehingga mereka tahu Anda memahami apa yang sedang mereka alami. Empati adalah cara yang efektif untuk membangun kepercayaan. Dan jika mereka tahu Anda mengerti masalah mereka, maka mereka akan cenderung memercayai solusi Anda.

  • Solusi Anda

Solusi untuk masalah yang mereka hadapi adalah apa yang Anda tawarkan sebagai imbalan atas informasi yang mereka berikan. Gambarkan clear path antara masalah mereka dan bagaimana solusi Anda adalah “obat” yang mereka butuhkan.

  • Fitur

Hanya mengetahui bagaimana solusi Anda dapat membantu mereka mungkin tidak cukup untuk mengonversi leads tersebut, jadi Anda perlu menyebutkan apa yang termasuk dalam solusi itu. Jika itu sebuah e-book, apa tujuan Anda menulisnya? Jika Anda mempromosikan webinar, bagaimana cara mendaftarnya dan apa yang akan Anda ajarkan? Jika ini adalah layanan Anda, apa yang bisa mereka harapkan? Berikan potential leads Anda semua informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan.

  • Manfaat

Copy Anda harus penuh dengan manfaat bagi pengguna, karena itulah yang benar-benar mereka pedulikan—apa untungnya bagi mereka. Jika fitur mencantumkan apa yang Anda tawarkan, maka manfaat memberi tahu pengunjung Anda bagaimana situasi mereka akan membaik setelah menjadi pelanggan Anda. Hal ini memberikan gambaran yang jelas tentang betapa jauh lebih baik kehidupan mereka dengan menggunakan solusi Anda.

Menanggapi Ketidaksetujuan Terlebih Dahulu

Setelah Anda meletakkan fondasi Anda dengan membahas semua main point di atas, tempatkan diri Anda dengan point of view dari leads Anda dan pikirkan di mana mereka mungkin akan memprotes atau tidak setuju dengan Anda saat mereka membaca landing page Anda.

Misalnya, jika Anda mengatakan "Kami telah membantu perusahaan di daftar Fortune 500 mendatangkan pelanggan," pembaca Anda mungkin akan meragukan Anda kecuali Anda melengkapi pernyataan itu dengan bukti sosial.

Lakukan ini untuk setiap bagian page Anda, atau dapat meminta bantuan teman yang tidak memihak, sampai Anda menyelesaikan setiap kemungkinan ketidaksetujuan pelanggan yang dapat Anda pikirkan. Saat Anda mendapatkan pertanyaan dari orang-orang yang mengunjungi landing page Anda, gunakan itu sebagai feedback untuk mempertajam copy Anda lebih jauh.

Lebih baik lagi, carilah kritik yang membangun dari beberapa leads pertama Anda yang terkonversi untuk memastikan landing page Anda memenuhi setiap kebutuhan.

  • Bangun Kepercayaan Prospek ke Brand Anda

Katakanlah Anda sedang membaca sebuah sales page dan di situ tertulis, "Produk kami telah membantu 100 orang, dan Anda dapat menjadi salah satu dari mereka!" Anda pasti akan tertarik dan memilih perusahaan yang memberi solusi yang tepat untuk Anda. Pastikan tujuan Anda adalah membangun kepercayaan dengan pengunjung Anda, dan cara melakukannya adalah tampil sebagai authority.

  • Gunakan Click Trigger

Click trigger dirancang untuk menghilangkan keraguan terakhir sebelum pengunjung Anda akhirnya terkonversi. Mereka pada dasarnya adalah copy atau tulisan yang diposisikan di dekat CTA Anda yang mendorong leads Anda mengeklik CTA dengan meyakinkan  mereka akan produk atau layanan Anda.

Metrik Landing Page

Metrik Landing Page

Metrik akan memberitahu Anda semua yang perlu Anda ketahui tentang seberapa baik kinerja landing page Anda serta memberi Anda beberapa insight tentang cara meningkatkannya. Tanpa metrik, sulit untuk mengetahui dengan tepat apa yang harus Anda capai saat Anda meluncurkan sebuah page. Ukur dan lacak dengan cermat dari awal hingga Anda mencapai rasio konversi yang relatif baik.

  • Page Visit

Berapa banyak visits yang Anda dapatkan di landing page Anda? Semakin banyak visits, semakin Anda meningkatkan kemungkinan konversi. Coba sesuaikan paid strategy Anda atau definisikan ulang keyword untuk mengarahkan lebih banyak traffic ke page Anda. Anda juga dapat memberitahu followers Anda saat ini tentang penawaran Anda melalui email, media sosial, dan website Anda.

  • Traffic Source

Mengetahui dari mana traffic Anda berasal akan memberi tahu Anda di mana Anda harus melipatgandakan atau membuang upaya Anda.

  • Kontak

Kontak mengacu pada jumlah prospek yang Anda hasilkan dari form Anda. Kontak ini adalah orang yang mengisi form untuk mendapatkan penawaran Anda.

  • Heat Mapping

Heat mapping ini lebih kepada tentang bagaimana orang berinteraksi dengan landing page Anda dibandingkan dengan metrik. Heat mapping dapat menunjukkan kepada Anda di mana orang-orang scroll, apa yang mereka baca, dan bagaimana mereka terlibat dengan page Anda. Semua data ini akan berguna ketika memikirkan layout dan struktur page Anda.

  • Bounce Rate

Jika pengunjung datang ke page Anda dan segera pergi, maka Anda perlu memeriksa apakah kontennya sesuai dengan penawaran. Apakah copy Anda menarik perhatian pengunjung dan apakah pengunjung secara otomatis tahu apa yang harus mereka lakukan ketika tiba di page Anda? Apakah page Anda memiliki copy yang membuat orang tetap berada di dalamnya?

Strategi Memaksimalkan Landing Page

Strategi Memaksimalkan Landing Page

Selalu ada penyesuaian yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kinerja landing page. Di bawah ini adalah beberapa strategi atau tips untuk membawa landing page Anda naik ke level selanjutnya.

  • Optimalkan Landing Page Anda

Optimasi di sini mencakup tentang copy, keyword, UI, dan lainnya. Anda perlu melakukan optimasi agar membuat landing page Anda lebih banyak menjangkau audiens Anda.

  • Berikan Penawaran yang Bagus

Anda mungkin berpikir apa pun yang gratis memenuhi syarat sebagai sesuatu yang baik, tetapi itu tidak sepenuhnya benar. Penawaran Anda tidak hanya harus gratis, tetapi juga harus cukup baik untuk menjamin calon pelanggan Anda memberi Anda informasi pribadi mereka.

Berikut adalah beberapa pertanyaan untuk menentukan apakah Anda memiliki penawaran yang menarik atau tidak:

  1. Apakah penawaran saya menyelesaikan masalah bagi target audiens saya?
  2. Apakah ada manfaat jelas yang dapat diperoleh leads dari penawaran ini?
  3. Bisakah penawaran saya menyaingi kompetisi?
  • Percepat Page Load Time

Penundaan satu detik dalam page load time berarti 7% lebih sedikit konversi dan 11% lebih sedikit page views. Page loading time yang lambat juga dapat mengakibatkan ketidakpuasan dan frustrasi pelanggan. Landing page loading time  adalah metrik yang harus Anda anggap serius.

  • Ingatlah Buyer’s Journey

Karena Anda mengarahkan traffic ke landing page Anda, Anda harus memiliki ide yang jelas tentang di mana pengunjung Anda berada dalam journey mereka. Anda harus mengetahui apakah mereka mencoba mendiagnosis masalah (awareness), mencari solusi untuk masalah mereka (consideration), atau siap untuk melakukan tindakan (decision).

Copy dan penawaran Anda harus mencerminkan hal ini jika Anda ingin mengonversi mereka. Tidak ada bedanya dengan strategi marketing lainnya—temui pengunjung Anda di manapun mereka berada.

  • Ciptakan Experience yang Mulus

Landing page yang Anda buat harus persis seperti yang Anda iklankan, artinya konsisten dengan copy Anda. Gunakan kata-kata yang sama di landing page dengan kata-kata yang Anda gunakan untuk membuat orang tiba di sana, baik itu paid ads, social media post, blog CTA, atau email.

  • Buat Jalur yang Jelas Menuju konversi

Setelah seseorang tiba di page Anda, harus jelas apa yang Anda ingin mereka lakukan, yaitu memasukkan info mereka ke lead form Anda. Tujuan Anda adalah memandu pengunjung ke form Anda menggunakan petunjuk arah yang kreatif.

  • Gunakan Video

Video marketing menjadi semakin populer karena alasan yang bagus. Pelanggan tidak hanya lebih suka melihat video dari perusahaan, tetapi 88% video marketer mengatakan bahwa video memberi mereka ROI yang positif. Kuncinya adalah membuat video yang efektif dan tidak mengalihkan pengunjung dari tujuan akhir Anda: ajakan untuk melakukan action.

Apakah Anda bersemangat untuk mengetahui semua cara untuk meningkatkan landing page Anda? Anda dapat memulai membuat landing page dengan mudah tanpa perlu coding skill dengan tools kami.

Kelebihan Landing Page Builder Kami

Seperti yang sudah kami bahas sebelumnya, selain memiliki tools utama, yaitu email marketing, kami juga memiliki fitur landing page builder. Di dalam fitur ini, Anda dapat menemukan:

  • Content Generator - Membantu product content Anda otomatis ter-generate di landing page semudah copy paste URL.
  • Custom Domain - Membantu domain Anda membuat personal address dengan domain sendiri.
  • Analytics Integration - Dapatkan insight dengan Meta Pixel dan Google Analytics untuk meningkatkan campaign Anda.
  • Page Analytics - Dengan analytics ini, Anda dapat melihat berapa banyak visitor yang datang ke landing page Anda.
  • Form Integration - Selain integrasi analytics ke Google Analytics, landing page ini juga dapat langsung Anda integrasikan dengan form yang terdapat di fitur kami. Jadi, selain Anda dapat melihat page visit, Anda juga dapat mengetahui berapa orang yang terkonversi melalui form analytics.
  • Template - Beragam landing page template dapat Anda gunakan dan adjust sesuai dengan kebutuhan Anda.
Baca Juga

Nah, itu dia beberapa hal mulai dari apa itu landing page, tips untuk copywriting, metrik, best practice, dan strategi memaksimalkan landing page yang perlu Anda ketahui. Jika Anda ingin mengetahui terkait landing page lebih lanjut, kunjungi blog kami di sini. Anda ingin segera mencoba fitur landing page kami? Anda dapat mencobanya di sini.

(J.R)