Klasifikasi Email Marketing Dibagi Berdasarkan Apa?

Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan bisnis Anda dengan menggunakan strategi email marketing sebagai strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas bisnis Anda. Namun, Anda perlu mengetahui bahwa email marketing tidak hanya terdiri dari satu jenis email saja.

Ada beberapa klasifikasi email marketing yang umum digunakan apabila Anda melakukan strategi email marketing. Artikel ini kemudian akan membedahnya satu per satu.

Klasifikasi Email Marketing

Ketika Anda ingin memulai pengalaman email marketing, maka Anda perlu mengetahui apa saja jenis dan klasifikasi email marketing yang penting untuk dikirimkan kepada pelanggan Anda. Jenis email yang perlu dikirimkan untuk kebutuhan email marketing Anda adalah sebagai berikut:

  1. Welcome Email

Klasifikasi email marketing yang pertama adalah welcome email. Untuk memelihara hubungan baik dengan audiens, maka welcome email cukup berperan penting sebagai jalur pembuka. Selain itu, welcome email juga menjadi penyumbang yang cukup besar bagi tingkat open rate dan click through rate (CTR) email marketing yang Anda lakukan.

Strategi pengiriman welcome email biasanya diperlukan bagi leads yang baru mengenal bisnis Anda. Tentu untuk membina hubungan yang baik dengan leads Anda, perlu dilakukan perkenalan secara singkat tentang company Anda tanpa adanya beban promosi yang diberikan pada leads Anda.

Mengapa hal itu penting? Anda perlu memahami bahwa kesan pertama yang baik sangat penting untuk diwujudkan, khususnya apabila Anda bermaksud untuk menjadikan leads sebagai prospek menuju customer existing. Melalui welcome email, itu adalah awal mula Anda membuka jalur komunikasi Anda di masa mendatang.

  1. Newsletter Email

Selain welcome email, klasifikasi email marketing lainnya adalah newsletter email. Jenis email ini memiliki beberapa fungsi yang membantu produktivitas email marketing bagi bisnis Anda, khususnya dengan tujuan untuk meningkatkan engagement dengan leads Anda.

Melalui newsletter email, Anda dapat mengirimkan beberapa email secara berkala dengan berbagai tujuan yang dapat Anda sesuaikan pada setiap pengirimannya. Misalnya, newsletter email tidak hanya dapat Anda gunakan untuk melakukan promosi layanan atau produk Anda pada leads, namun juga untuk menjaga interaksi dengan existing customer dengan informasi mengenai company Anda.

Keunggulan yang ditawarkan newsletter email yang secara berkala dikirimkan kepada leads adalah membantu mempertahankan pelanggan Anda, memperkenalkan company Anda dengan lebih efisien dan menjaga kepuasan pelanggan terhadap layanan yang Anda tawarkan.

  1. Dedicated Email

Kemudian Anda akan menemukan klasifikasi email marketing berikutnya, yaitu dedicated email. Apabila Anda ingin mengirimkan dedicated email, maka biasanya Anda perlu menyusun email list yang telah dipersonalisasi untuk pengiriman email marketing yang lebih khusus.

Hal ini dikarenakan pengiriman dedicated email biasanya disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan Anda. Misalnya, Anda ingin membagikan kode promo kepada pelanggan yang telah melakukan transaksi lebih dari sepuluh kali di situs web bisnis Anda, maka Anda perlu mengirimkan dedicated email dengan email list yang sesuai dengan karakteristik yang Anda inginkan.

  1. Nurturing Email

Salah satu klasifikasi email marketing yang mampu meningkatkan conversion rate adalah nurturing email. Melalui pengiriman nurturing email, Anda dapat memelihara hubungan Anda dengan leads serta customer existing yang telah menggunakan layanan atau produk dari company Anda.

Nurturing email dilakukan dengan tujuan pemeliharaan prospek leads agar upgrade untuk melakukan tindakan dengan cara mengirimkan serangkaian email secara berkala yang memiliki tujuan dan konten yang tepat, sesuai dengan audiens yang telah disegmentasikan.

Maka dari itu, nurturing email memiliki benefit yang mampu meningkatkan pendapatan company Anda. Khususnya apabila Anda telah memastikan untuk membuat nurturing email yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan Anda berdasarkan aspek tertentu. Maka dari itu, tugas Anda adalah memastikan bahwa konten yang Anda berikan bermanfaat bagi pelanggan.

  1. Transactional Email

Klasifikasi email marketing terakhir adalah transactional email. Biasanya, email marketing jenis ini merupakan pesan yang dikirimkan berdasarkan tindakan yang telah dilakukan oleh pelanggan Anda. Hal ini kemudian meliputi tindakan yang belum dan sudah berhasil dilakukan.

Melalui transactional email, pelanggan Anda akan secara otomatis menerima pesan konfirmasi terkait tindakan yang mereka lakukan pada situs web ataupun tautan yang Anda bagikan. Untuk itu, Anda perlu memahami bahwa transactional email biasanya dapat diatur secara otomatis.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar klasifikasi email marketing lainnya di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(K.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia