Kenali Customer Churn Rate, Hal yang Harus Anda Hindari

Ada suatu istilah dalam dunia marketing yang Anda harus ketahui, yaitu customer churn rate. Mungkin terdengar asing apabila Anda baru memulai pengalaman sebagai seorang marketer. Namun, apa yang dimaksud dengan customer churn rate dan mengapa Anda harus menghindarinya?

Pentingnya memahami apa yang dimaksud dengan customer churn rate diperlukan khususnya apabila Anda ingin memulai bisnis berbasis digital. Anda perlu mengetahui hal tersebut dengan terus membaca artikel ini.

Apa Itu Customer Churn Rate?

Pada dasarnya, ini merupakan tingkat di mana pelanggan berhenti melakukan bisnis dengan suatu perusahaan. Biasanya, ini terjadi ketika pelanggan menghentikan subscribe terhadap bisnis Anda dalam periode waktu tertentu.

Biasanya, customer churn rate terjadi karena banyaknya pelanggan yang berhenti subscribe pada newsletter yang Anda bagikan melalui email. Maka dari itu, untuk memastikan bahwa bisnis Anda berjalan dengan baik Anda harus mengupayakan pertumbuhan customer lebih besar dibandingkan dengan churn rate-nya.

Mengapa Harus Menghindari Customer Churn Rate?

Ini sangat penting untuk diketahui karena tingginya suatu customer churn rate dapat mempengaruhi bagaimana produktivitas bisnis Anda. Bayangkan apabila Anda mendapatkan customer churn rate yang tinggi pada kuartal pertama, maka hal itu akan menimbulkan adanya penghambatan bagi pertumbuhan bisnis Anda.

Sangat penting untuk memperhatikan customer churn rate mengingat tingginya persaingan bisnis khususnya di bidang digital yang kini semakin menjamur di berbagai industri. Ini juga merupakan salah satu penentu bahwa Anda dapat menjaga loyalitas pelanggan sehingga tidak pergi kepada pesaing Anda.

Meski demikian, ini tidak hanya terjadi ketika mereka menemukan pengganti dari layanan yang Anda berikan, namun juga menghentikan setiap layanan yang mereka gunakan.

Biasanya, hal ini terjadi karena adanya penurunan minat dari pelanggan terhadap layanan yang Anda berikan ataupun konten yang Anda bagikan. Maka dari itu, mempertahankan loyalitas pelanggan adalah hal yang harus Anda lakukan untuk menghindari customer churn rate.

Bagaimana Cara Menghindari Customer Churn Rate?

Untuk menghindari adanya peningkatan customer churn rate, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan. Berikut adalah cara mencegahnya:

1. Memberikan Konten yang Relevan

Hal yang paling sering menaikkan customer churn rate adalah unsubscribe rate yang tinggi dari pelanggan. Biasanya, mereka berhenti berlangganan terhadap konten yang Anda berikan ketika tidak lagi merasa tertarik atau membutuhkannya.

Maka untuk mencegah hal itu, Anda perlu memberikan konten yang relevan kepada pelanggan dan memastikan bahwa konten yang Anda bagikan berkualitas dan mampu menggugah ketertarikan pelanggan Anda agar tetap setia mengikutinya.

2. Meningkatkan Pelayanan

Ini merupakan hal yang terpenting untuk dilakukan. Ketika pelayanan yang Anda berikan meningkat, maka customer churn rate tentu akan berkurang karena adanya kepuasan pelanggan yang bisa Anda dapatkan.

Melalui peningkatan pelayanan, Anda juga dapat memastikan bahwa loyalitas pelanggan Anda akan selalu datang pada bisnis Anda tanpa perlu khawatir pelanggan akan beralih pada pesaing Anda.

3. Memastikan Partisipasi Pelanggan

Yang terakhir, buatlah pelanggan Anda berpartisipasi pada setiap langkah bisnis Anda. Melalui hal ini, Anda juga dapat meningkatkan fungsi digital platform sebagai media di mana pelanggan dapat memberikan timbal balik pada layanan yang Anda berikan.

Buatlah mereka tetap setia pada Anda dengan berinteraksi lebih baik dengan pelanggan Anda untuk mengetahui kebutuhan mereka.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik lainnya di blog kami. Ingin memulai menggunakan produk kami? Daftarkan diri Anda di sini. Jangan lupa subscribe ke email newsletter kami di sini untuk mengetahui artikel, produk, event, dan promosi baru kami.
(K.A)