Cara Melakukan Email Marketing untuk Menghasilkan Outcome yang Maksimal

Jika Anda melihat sekilas tentang email marketing mungkin prosesnya terlihat mudah, namun kenyataannya email marketing merupakan strategi marketing yang cukup kompleks. Apalagi, untuk bisa menghasilkan email marketing outcome yang maksimal. Berikut adalah cara melakukan email marketing untuk menghasilkan outcome yang maksimal.

Berikut adalah enam kunci yang dapat membantu Anda untuk menghasilkan outcome yang maksimal untuk email marketing perusahaan Anda.

1. Buat Konten yang Kuat

Anda perlu fokus untuk membuat dan mengirim email yang memiliki kualitas tinggi yang sudah dipersonalisasi. Membuat email yang dipersonalisasi untuk segmentasi yang sudah ditentukan secara ketat membutuhkan waktu dan biaya, namun hal itu akan menghasilkan outcome yang maksimal

2. Tentukan Frekuensi Email yang Optimal

Anda perlu menentukan frekuensi email yang optimal, seperti berapa kali dalam seminggu, jenis email marketing yang dikirimkan, target penerima email, dan juga diatur berdasarkan segmentasi. Hal itu perlu dilakukan agar email marketing yang Anda kirim bisa menghasilkan output yang maksimal. Karena, jika email marketing dikirim terlalu sering.

3. Prioritaskan Email

Selanjutnya, Anda perlu untuk memprioritaskan email mana yang paling penting hingga yang kurang penting. Karena jika Anda tidak melakukan hal ini, maka email marketing yang Anda kirimkan tidak terstruktur dan tidak memberikan output yang maksimal.

Karena penerima email Anda akan berpikir bahwa email Anda tidak penting dan kurang menarik. Sehingga Anda perlu menentukan email yang paling penting terlebih dahulu, dan bikinlah email dengan design yang menarik dari segi isi, baris subjek, dll.

4. Standarisasi Data untuk Segmentasi

Hal yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah, Anda perlu melakukan standarisasi data untuk keperluan segmentasi. Caranya adalah membuat daftar penerima dan juga hal personal lainnya untuk melakukan segmentasi. Sehingga email marketing yang Anda kirimkan tepat sasaran, karena Anda mengirimkannya berdasarkan data penerima yang Anda

5. Verifikasi bahwa Data Kunci Tersedia Untuk Segmentasi

Kemudian Anda perlu melakukan verifikasi bahwa data yang Anda standarisasi sebelumnya sudah benar dan sesuai. Karena jika Anda tidak melakukan verifikasi, data yang Anda masukkan bisa saja salah atau tidak sesuai. Untuk itu, ada baiknya Anda melakukan verifikasi untuk menghasilkan output yang maksimal.

6. Ukur Hasil dan Optimalkan

Sebagai seorang marketer, Anda tentunya sangat bergantung pada metrik untuk dapat mengukur tingkat keberhasilan dari kegiatan email marketing Anda. Dengan melakukan pengecekan pada metrik, Anda dapat mengetahui efektivitas campaign Anda. Metrik yang perlu Anda ukur antara lain: open rate, click-through rate, bounce rate, spam rate, conversion rate, dll.

Jika Anda memiliki sumber daya dan waktu untuk melakukan keenam hal di atas untuk meningkatkan outcome yang maksimal, maka email marketing Anda akan menghasilkan hasil yang jauh lebih baik sehingga goals dari company Anda akan segera tercapai. Namun, jika company Anda tidak memiliki sumber daya dan kemampuan untuk memaksimalkan email marketing, gunakan pihak ketiga.

Anda dapat menggunakan layanan email marketing dari pihak ketiga. Terdapat banyak company yang menyediakan layanan email marketing, salah satunya adalah MTARGET. MTARGET adalah Email Delivery Platform yang menyediakan berbagai layanan email marketing, serta tools yang dapat membantu Anda untuk meningkatkan outcome sehingga menghasilkan email marketing yang maksimal.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar email marketing lainnya di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(A.D)