Email Marketing Tips untuk Meningkatkan Penjualan

Saat ini, akan selalu ada bisnis yang tidak percaya pada kekuatan email marketing. Hal ini terjadi biasanya karena mereka gagal melihat hasil positif dari email marketing. Email merupakan salah satu channel marketing paling efektif untuk meningkatkan penjualan suatu bisnis.

Dikutip dari Lyfe Marketing email marketing dapat membantu menghasilkan lebih banyak penjualan daripada channel digital marekting lain. Itulah sebabnya Anda perlu meningkatkan campaign pada email marketing Anda agar dapat meningkatkan penjualan Anda.

Terlepas dari apa yang sebagian orang pikirkan tentang email, saat ini mari kita fokus untuk memanfaatkan dan memaksimalkan channel email marketing untuk meningkatkan penjualan Anda dan meningkatkan leads berkualitas.

Namun, untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda, yang harus Anda lakukan bukan sekadar mengirimkan email ke mereka, melainkan banyak hal lain yang perlu Anda perhatikan agar email marketing Anda dapat meningkatkan penjualan. Diantaranya:

Ketahui dan Pahami Target Audiens Anda
Dalam mengirimkan sebuah email marketing, penting untuk mengetahui dan memahami siapa target audiens Anda, agar dikemudian hari Anda dapat mengirimkan konten yang relevan dengan minat mereka.

Setiap pelanggan yang terdapat dalam daftar email Anda memiliki ketertarikan yang berbeda, itulah bebabnya salah besar jika Anda mengirimkan email yang sama. Jadi, penting untuk Anda melakukan pendekatan terhadap audiens Anda agar mudah untuk mengkategorisasikan mereka berdasarkan apa yang mereka sukai.

Segmentasi database customer

Berdasarkan gambar di atas, Anda dapat melakukan segmentasi database customer Anda berdasarkan berbagai hal, mulai dari geografik, demografik, location, produk yang pernah dibeli, aktivitas email, atau Anda juga bisa menambahkan segmentasi lain sepergi umur, berapa kali pernah melakukan pembelian terhadap produk Anda, dan sebagainya. Pengkategorisasian ini akan membantu Anda untuk membuat konten email yang sesuai dengan mereka dan pada akhirnya untuk meningkatkan jumlah penjualan Anda.

Kirim Email Reguler dan Kirim Secara Konsisten
Langkah kedua yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan melalui email marketing adalah dengan mengirimkan email reguler kepada pelanggan dan dikirim secara konsisten. Ketika seseorang melakukan subscribe pada channel marketing Anda, itu artinya mereka memiliki ketertarikan akan bisnis Anda. Oleh karena itu, manfaatkan hal ini untuk melakukan pendekatan kepada mereka dengan mengirimkan campaign reguler tentang bisnis Anda secara konsisten. Biarkan mereka mengenal bisnis Anda secara perlahan, dan pantau setiap aktivitas database kontak di email Anda, agar memudahkan Anda dikemudian hari ketika ingin mengirimkan campaign tertentu.

Personalisasi Email Anda
Email marketing bekerja sangat baik ketika menciptakan unique experience untuk calon pelanggan atau pelanggan Anda. Kenapa? Karena pada email marketing, Anda bisa melakukan persinalisasi dan membuat mereka merasa eksklusif atau istimewa yang tentunya hal ini dapat meningkatkan peluang untuk meningkatkan hubungan antara Anda dengan mereka.

Menurut Campaign Monitor, email yang memiliki subject yang dipersonalisasi memiliki peluang 26% lebih besar untuk dibuka dibandingkan dengan email yang tidak dipersonalisasi. Pada Fitur Email Marketing MTARGET, Anda bisa melakukan personalisasi dengan menambahkan nama depan setelah sapaan, misalnya Hi {firstname} atau Anda juga bisa membuat sapaan dengan membuat custom field sendiri, misalnya {lastname}. {fullname}, {company}, dan sebagainya. Semua personalisasi ini bisa Anda tambahkan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga

Maksimalkan Subjek Email Anda
Dalam email marketing, hal pertama yang membuat pelanggan tertarik untuk membuka email Anda adalah dengan melihat subjek pada email tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memaksimalkan subjek pada email marketing Anda. Karena ketika open rates Anda tinggi, maka otomatis mereka akan membaca email Anda, jika email tersebut menarik untuk mereka akan membuka peluang mereka untuk melakukan action lebih pada email tersebut dengan menekan tombol CTA dan akhirnya melakukan transaksi pada bisnis Anda.

Salah satu alasan paling umum mengapa email Anda tidak dibaca dan langsung dihapus adalah karena email tersebut tidak dipersonalisasi dan subjek email tidak menarik perhatian mereka. Jadi, pastikan Anda memaksimalkan subjek email Anda sebelum mengirimkannya pada pelanggan Anda.

Lakukan A/B Test
Salah satu tips untuk meningkatkan penjualan melalui email marketing adalah dengan melakukan A/B Testing sebelum mengirimkan campaign Anda. A/B Testing ini akan membantu Anda untuk menemukan subjek, waktu, dan konten apa yang sesuai dan diinginkan oleh pelanggan Anda. Seperti pada Fitur A/B Test Email MTARGET, Anda bisa melakukan test mulai dari test content, subject, sampai send time. A/B Testing merupakan salah satu metode untuk membagi audiens email Anda menjadi beberapa segment atau group untuk mencari tahu versi email mana yang memberikan hasil terbaik dalam hal konversi. Dengan melakukan A/B Testing pada akhirnya akan menyempurnakan campaign Anda untuk mendapatkan hasil terbaik.

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi kami di blog.mtarget.co. atau ingin mencoba semua fitur digital markeing MTARGET, segera daftarkan diri Anda melalui mtarget.co Anda juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia