5 Hal yang Harus Dilakukan dalam Email Marketing Financial Services

Untuk melakukan pengiriman email marketing, Anda perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda. Berbagai layanan kerap menggunakan email marketing untuk menunjang proses konversi, namun tiap layanan perlu untuk melakukan penyesuaian terhadap hal-hal yang harus dilakukan dalam email marketing. Salah satunya financial services. Apa sajakah itu? Simak artikel berikut ini.

Mengapa Financial Services Membutuhkan Email Marketing?

Fungsi email yang semula menjadi media komunikasi pribadi kini meluas dengan adanya pengiriman email dalam jumlah banyak, tak terkecuali bagi financial services yang perlu memberikan informasi terkait bisnis atau promosi dari update product mereka. Dengan email marketing, financial services dapat dengan mudah untuk mengirimkan informasi tersebut.

Financial services dapat memanfaatkan email marketing untuk berbagai kebutuhan, baik itu untuk meningkatkan konversi, engagement, dan menjangkau pelanggan baru. Karena, email marketing memiliki fitur yang luas dan tak terbatas seperti strategi digital marketing lainnya. Anda dapat melakukan desain yang semenarik mungkin untuk email marketing Anda.

Karena financial services juga sangat erat hubungannya dengan personal penggunanya, email dapat membantu Anda untuk mengirimkan informasi yang sudah dipersonalisasi. Artinya, email yang Anda kirim akan tepat sasaran. Hal ini akan membuat penerimanya merasakan berbagai manfaat secara personal dari email yang Anda kirimkan.

Hal yang Harus Dilakukan dalam Email Marketing Financial Services

Untuk dapat mengirimkan email marketing yang pas untuk financial services, tentu Anda perlu melakukan beberapa tahapan dan memperhatikan hal-hal penting lainnya. Karena jika tidak, maka bisa saja brand image Anda menjadi buruk. Untuk itu, hal ini berguna agar bisa menghasilkan hasil yang maksimal, dan juga Anda tidak kehilangan pelanggan.

  1. Buat Data List

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat data list dari pelanggan Anda. Maksud dari data list adalah, Anda dapat menyiapkan berbagai data yang bisa Anda dapatkan melalui company database Anda. Data yang bisa Anda masukkan ke dalam list berupa nama, gender, location, pembelian, dan hal personal lainnya.

Data ini dapat Anda manfaatkan untuk kebutuhan marketing Anda. Dari data list tersebut, Anda bisa mengetahui aktivitas dan karakteristik dari pelanggan Anda, sehingga memudahkan Anda untuk melakukan segmentasi pelanggan. Namun, Anda perlu memastikan kembali, apakah data yang Anda masukkan sudah valid atau belum.

  1. Segmentasi

Hal yang perlu Anda lakukan setelah membuat data list adalah melakukan segmentasi. Data-data yang sudah Anda dapatkan sebelumnya perlu Anda kelompokkan sesuai dengan data. Karena, jika Anda mengirimkan email yang tidak Anda segmentasikan terlebih dahulu, akan membuat penerimanya tidak relate dengan email yang Anda kirimkan.

Segmentasi sangat dibutuhkan jika Anda mengirimkan email marketing sebagai financial services. Pelanggan Anda tentunya memiliki latar belakang yang berbeda-beda sehingga membutuhkan layanan yang berbeda dari financial services yang Anda tawarkan.

  1. Lakukan Personalisasi pada Subjek dan Body Email

Selanjutnya, Anda perlu melakukan personalisasi pada email marketing yang Anda buat. Setelah Anda membuat data list dan sudah Anda kategorikan berdasarkan segmentasi, Anda perlu untuk memaksimalkan personalisasi pada subject line maupun body email Anda. Hal ini diperlukan untuk melakukan “trigger” terhadap penerimanya untuk membuat email dari Anda.

Email marketing yang dibuat lebih personal akan lebih membuat pembacanya merasa lebih dikenal. Kesan akrab akan melekat di tiap-tiap email marketing dipersonalisasi akan lebih mempengaruhi perasaan pembacanya. Maka, buatlah email yang lebih personal, namun tetap hargai privacy.

  1. Kirim Email yang Relevan dengan Financial

Hal ke 4 yang perlu Anda lakukan adalah melakukan pengiriman email yang relevan dengan financial. Berhubung Anda merupakan penyedia financial services, maka email yang relevan dengan layanan Anda adalah hal terpenting untuk Anda lakukan. Untuk itu, gunakanlah email marketing untuk mengirimkan berbagai informasi terkait financial.

Anda dapat mengirimkan email marketing seputar tips and trick mengelola keuangan, menawarkan produk yang company Anda miliki, mengajak audiens untuk mengikuti social campaign terkait keuangan, dan hal lain yang relevan dengan financial services. Email yang relevan dengan company Anda, dapat memudahkan penerimanya mengenali Anda.

  1. Menggunakan CTA

Hal terakhir yang perlu Anda gunakan jika Anda menggunakan email marketing untuk financial services adalah menggunakan CTA. CTA adalah akronim dari Call-to-Action, CTA kerap digunakan di dalam email marketing. Tujuan dari menyisipkan CTA adalah untuk mengarahkan audiens untuk melakukan suatu tindakan yang menghasilkan konversi.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar email marketing lainnya di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(A.D)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia