Ebook: Panduan A/B Testing untuk Memaksimalkan Kegiatan Marketing

Ketika Anda ingin mengirimkan email marketing untuk pelanggan Anda, namun masih bingung memilih konten, waktu, dan subjek yang pas untuk pelanggan, maka Anda bisa melakukan A/B Testing agar mendapatkan jawaban.

A/B Test Email merupakan eksperimen terhadap dua variabel atau lebih yang dilakukan secara bersamaan untuk melihat variabel mana yang memberikan performa terbaik. Performa di sini diukur dengan conversion rate, konten mana yang menghasilkan conversion rate lebih tinggi.

Lalu, langkah-langkah seperti apa yang bisa dilakukan?

Berikut ini kami merangkum materi yang ada di Ebook terbaru kamiPanduan A/B Testing untuk Memaksimalkan Kegiatan Marketing”.

  1. Introduction A/B Testing
    Split testing atau yang biasa disebut A/B Testing Email merupakan metode pengujian dua variabel marketing (seperti subject email, content email, dan send time email). Variabel tersebut dibandingkan untuk diidentifikasi mana yang menghasilkan tingkat konversi yang lebih baik. Dalam konteks ini, elemen yang diuji disebut “control” dan elemen yang diperdebatkan untuk memberikan hasil yang lebih baik disebut “treatment.”

  2. Variabel/Tipe A/B Testing
    Saat Anda ingin memulai A/B Testing Email, mungkin Anda memiliki sejumlah pertanyaan apa saja yang harus dilakukan pada A/B Test ini. Variabel apa saja yang harus diuji? Berapa lama tes akan berlangsung? Siapa saja sasaran dari tes ini? Dan sebagainya yang membuat Anda bingung. Sebelum melakukan A/B Test, ada beberapa panduan yang perlu Anda ingat. Pada ebook ini, kami akan membahas beberapa praktik terbaik yang akan memudahkan Anda untuk mengukur hasil dan mengetahui variasi mana yang berkinerja lebih baik.

  3. A/B Test Email: Content
    Melakukan perbandingan konten dari email yang berbeda. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan konten seperti apa yang sekiranya lebih diminati oleh para audiens Anda.

  4. A/B Test Email: Subject
    Melakukan perbandingan pada subjek email yang berbeda. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan subjek email seperti apa yang sekiranya lebih menarik perhatian audiens.

  5. A/B Test Email: Send Time
    Melakukan perbandingan pada waktu pengiriman email. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan waktu pengiriman email yang tepat, sehingga kemungkinan email Anda dibuka dan dibaca menjadi semakin lebih besar.

  6. A/B Test Email: How to Start and Evaluation
    Setelah sebelumnya Anda melihat dan memilih variabel apa yang akan Anda uji, saat ini kami akan membahas mengapa harus menjalankan A/B Test, variabel apa yang harus dioptimalkan, dan praktik terbaik untuk menjalankan test tersebut.

Baca Juga

Bagaimana Anda membuat beberapa versi dari elemen yang sama yang Anda uji? Bagaimana Anda membagi traffic secara acak? Bagaimana Anda tahu jika hasil Anda signifikan secara statistik? Di bagian ini kita akan melihat di balik layar beberapa alat yang akan memungkinkan Anda melakukan pengujian A/B Test dan mengotomatiskan proses sehingga Anda tidak perlu mengelola selusin spreadsheet excel. Yang lebih penting, kami akan mengarahkan Anda ke tindakan yang dapat Anda ambil setelah menjalankan tes yang sukses.

Ingin tahu lebih lengkap tentang sekilas rangkuman di atas? Unduh ebook terbaru kami di sini dan dapatkan informasi lengkapnya. Jangan lupa tinggal komentar untuk Ebook terbaru kami ya, selamat mencoba!

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi kami di blog.mtarget.co. atau ingin mencoba semua fitur digital markeing MTARGET, segera daftarkan diri Anda melalui mtarget.co Anda juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia