Digital Marketing B2B vs B2C

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika digital marketing adalah hal yang sangat penting bagi banyak perusahaan. Karena saat ini, seluruh kegiatan jual beli sudah terintegrasi secara digital, karena selain lebih efisien dan cepat.

Anda juga sudah tahu bahwa bisnis dibagi menjadi 2 jenis yaitu B2B dan B2C, namun keduanya perlu untuk memiliki approach dan treatment yang berbeda untuk upaya digital marketing. Apa saja perbedaannya?

Apa Itu B2B?

Bisnis adalah hal yang dilakukan oleh banyak orang di seluruh dunia. Untuk dapat mencapai kesuksesan dalam bisnis, Anda memerlukan berbagai upaya untuk dilakukan. Salah satunya adalah mengembangkan strategi komunikasi bisnis. Semua jenis bisnis perlu untuk mengembangkan strategi bisnis, termasuk jenis bisnis secara umum ini yaitu B2B.

B2B adalah akronim dari Business-to-Business, yang artinya bisnis ini menawarkan produk dan jasa yang diperuntukan bagi bisnis lainnya. Produk atau jasa yang ditawarkan tidak untuk konsumsi pribadi, melainkan untuk dijual atau dimanfaatkan kembali untuk bisnis lainnya.

Apa Itu Digital Marketing untuk B2B?

Digital marketing untuk B2B tentunya memiliki strateginya tersendiri, karena target marketing-nya adalah bisnis lain, yang mana memerlukan approval dari beberapa pihak. Untuk itu, Anda perlu menentukan  strategi digital marketing yang ampuh untuk bisnis B2B Anda. Bagaimana caranya?

1. Maximize Your Website

Caranya adalah dengan memaksimalkan website bisnis B2B Anda, karena website bagi bisnis Anda diibaratkan sebagai kantor virtual bagi klien yang tertarik dengan produk Anda. Untuk itu, mulailah untuk memaksimalkan website Anda dengan membuat UI/UX design yang menarik dan ramah pengguna.

2. Improve SEO for Your Business

Selanjutnya adalah dengan melakukan improvisasi terhadap SEO di blog bisnis B2B Anda. Karena dengan menggunakan strategi SEO di dalam strategi digital marketing Anda, maka existing blog perusahaan Anda akan semakin meningkat pada mesin pencarian, khususnya Google.

3. Lakukan Marketing Secara Offline dan Online

Next adalah lakukan upaya marketing, selain secara online, Anda juga perlu melakukannya secara offline. Mengapa? Karena bisnis Anda merupakan jenis B2B, maka ada baiknya jika Anda yang menunjukkan “diri” Anda terlebih dahulu secara offline, sehingga calon klien bisa mengenal produk Anda secara langsung.

Apa Itu B2C?

B2C adalah akronim dari Business to Consumers. Contohnya adalah ketika Anda datang ke gerai minimarket, yang mana ketika Anda mengunjungi minimarket umumnya untuk membeli kebutuhan pribadi Anda, dan tidak untuk dijual kembali. Artinya B2C adalah bisnis yang terjadi antara penjual dan pembeli secara individu (konsumsi pribadi).

Apa Itu Digital Marketing untuk B2C?

Berbeda dengan B2B yang perlu untuk melakukan upaya marketing yang sesuai dengan kebutuhan klien bisnis lainnya, digital marketing untuk B2C biasanya akan dilakukan secara lebih personal. Karena B2C adalah suatu bisnis yang dilakukan untuk menjual produk atau layanan kepada perorangan. Berikut adalah strategi digital marketing untuk B2C.

1. Membangun Brand Personality

Untuk menghasilkan digital marketing yang ampuh untuk B2C, Anda perlu untuk membangun brand personality. Karena dengan brand personality lah orang-orang akan mengenali brand Anda.  Dan juga saat Anda menyesuaikan content marketing Anda dengan konsumen yang ditargetkan dengan cara yang dipersonalisasi, karena mereka cenderung meningkatkan brand awareness dengan memberi tahu teman dan keluarga tentang produk atau layanan Anda.

2. Personalisasi

Salah satu manfaat utama marketing B2C adalah seberapa baik hal itu memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pengalaman pelanggan untuk setiap konsumen individu. Bahkan jika Anda menggunakan software otomatisasi marketing, tambahkan sentuhan manusia pada strategi B2C Anda. Saat konsumen membuka aplikasi Anda atau melihat iklan dari perusahaan Anda, sambut mereka dengan pengalaman yang dipersonalisasi dari awal hingga akhir.

3. Jangkau Pelanggan Baru

Gunakan platform social media dan channel digital marketing lainnya untuk terus mengembangkan prospek pelanggan B2C Anda. Targetkan pelanggan potensial dengan campaign marketing yang menurut Anda akan menarik bagi mereka secara langsung dan pribadi.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik lainnya di blog kami. Ingin memulai menggunakan produk kami? Daftarkan diri Anda di sini. Jangan lupa subscribe ke email newsletter kami di sini untuk mengetahui artikel, produk, event, dan promosi baru kami.

(A.D)

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia