Default Protokol SMTP Berjalan pada Port Apa?

Penggunaan email merupakan suatu hal yang sudah umum sebagai sarana bertukar pesan melalui internet. Tidak hanya untuk personal use, email juga menjadi tempat bertukar pesan secara profesional untuk kebutuhan bisnis Anda.

Protokol SMTP diperlukan khususnya untuk mengoptimalisasi aktivitas email marketing yang mampu memudahkan pekerjaan para marketer dalam mengirimkan berbagai campaign email marketing yang berkaitan dengan company mereka. Untuk menggunakan SMTP sebagai server pengiriman email Anda, diperlukan port yang menyalurkannya.

Sebelum mengetahui protokol SMTP berjalan pada port berapa, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan SMTP. SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol, yang merupakan sebuah protokol pengiriman email yang telah diatur secara otomatis oleh server.

Setiap pengiriman email melalui protokol SMTP diperlukan adanya peran port sebagai operator yang melakukan penyaringan dan pengiriman email menuju ke alamat email tujuannya. Setiap port memiliki fungsinya tersendiri bagi efektivitas pengiriman email.

Port Default SMTP

SMTP digunakan bagi pengiriman email karena efisiensi dan efektivitasnya. Untuk itu Anda perlu mengetahui bahwa sebagai sistem default, secara otomatis protokol SMTP berjalan pada Port 25.

Sebagai port default, protokol SMTP berjalan pada port 25 yang merupakan port standar yang asli dan paling lama sejak SMTP pertama kali diperkenalkan pada tahun 1982.

Meski demikian, port ini biasanya diblokir oleh sebagian besar ISP (Internet Access Provider) atau provider internet perumahan dan berbagai penyedia hosting cloud karena Port 25 memiliki reputasi kurang baik dalam hal keamanan.

Hal ini dikarenakan adanya aktivitas spammer yang banyak mengirimkan sejumlah pesan yang tidak diinginkan melalui port 25. Maka dari itu, meskipun Port 25 banyak digunakan untuk SMTP Relay dari server-ke-server, sebagian besar klien SMTP modern dilarang mengkonfigurasikan port default ini sebagai port layanan bagi SMTP mereka.

Bisakah Port Default Di-upgrade?

Port 25 merupakan port default yang secara otomatis digunakan oleh server SMTP. Walaupun begitu, ternyata menggunakan port ini tidak direkomendasikan apabila Anda ingin mengoptimasi penggunaan SMTP pada aktivitas email marketing Anda.

Namun, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk memastikan protokol SMTP berjalan pada port yang lebih aman.

  1. Mengatur Protokol Enkripsi (SSL/TLS)

Untuk mencegah adanya kebocoran data dan masuknya peretas pada server pengiriman email Anda, keamanan tambahan perlu dilakukan dengan menggunakan protokol enkripsi.

Pilihan yang terbaik untuk mencegah terjadinya kejahatan cyber yang akan menimpa Anda adalah dengan menggunakan protokol SSL atau TLS sebagai pilihan Anda dalam menjaga kerahasiaan data.

  1. Gunakan Port Berbeda

Selain upaya mencegah adanya data yang bocor, Port 25 sebagai port default bagi pengiriman email melalui server SMTP merupakan pilihan yang kurang direkomendasikan karena kurangnya sistem keamanan di dalamnya.

Untuk itu, Anda perlu untuk mempertimbangkan penggunaan port yang berbeda untuk pengiriman email Anda.

Protokol SMTP berjalan pada Port 465 bisa menjadi pilihan Anda dalam mengoptimalisasi aktivitas email marketing Anda dengan pengiriman email melalui protokol SMTP.

Itulah dua hal yang dapat meng-upgrade penggunaan protokol SMTP yang dapat membuat kegiatan email marketing bagi aktivitas bisnis Anda to the next level.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar protokol SMTP pada port apa di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(K.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia