Dampak Negatif dari Digital Marketing

Digital marketing adalah hal yang paling penting untuk dilakukan oleh para pebisnis dan marketers di era saat ini. Karena digital marketing adalah cara yang lebih modern untuk memasarkan produk Anda kepada khalayak luas dengan lebih efisien. Seringkali digital marketing menghasilkan kesuksesan, namun di balik itu adakah dampak negatif dari digital marketing? Simak di bawah ini.

Kenapa Digital Marketing Sangat Diminati?

Seiring berjalannya waktu dan zaman, kegiatan marketing akan selalu berubah-ubah dan terus berkembang. Termasuk juga yang tadinya masih dilakukan secara tradisional, seperti melalui koran, majalah, dan brosur dan harus disebarkan satu per satu kepada orang yang ingin Anda berikan iklan tersebut.

Dengan adanya email marketing, cara tradisional tersebut dirasa kurang efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, dan keberhasilannya. Mengapa? Karena saat ini banyak orang yang lebih memilih untuk mencari dan mendapatkan informasi secara digital. Karena lebih fleksibel dan juga easy to use.

Digitalisasi tersebut nyatanya mempengaruhi banyak aktivitas manusia, termasuk juga untuk kegiatan marketing. Digital marketing merupakan upaya modern yang dilakukan banyak pihak untuk bisa mencapai kesuksesan yang dirasa lebih dinamis, up to date, dan cepat pergerakannya.

Dibalik Itu, Adakah Dampak Negatif Digital Marketing?

Jawabannya adalah ada. Karena tiap upaya dan strategi tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apa sajakah dampak negatifnya? Simak di bawah ini.

1. Plagiarism dan Pencurian Konten

Jika Anda cukup aktif untuk mempromosikan brand Anda melalui berbagai strategi digital marketing, seperti pembuatan artikel, copywriting, content, photo product, dll. Anda harus berhati-hati karena campaign marketing yang Anda buat dengan persiapan yang sangat matang, karena campaign Anda bisa saja diplagiasi dan lebih parahnya dicuri.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena tidak semua bisnis memiliki tenaga ahli yang bisa membuat berbagai konten yang menarik, interaktif, dan budget yang bisa mendukung kegiatan campaign marketing mereka. Maka, plagiasi dan pencurian konten masih bisa saja terjadi kepada Anda. untuk menghindarinya, Anda bisa menyisipkan berbagai watermark pada konten yang Anda miliki, untuk menandakan bahwa konten tersebut milik bisnis Anda.

2. Terlalu Kompetitif

Dampak negatif dari digital marketing lainnya adalah kompetitif. Sebenarnya, kompetitif adalah hal biasa ketika Anda berbisnis. Namun, digital marketing membuat banyak bisnis semakin kompetitif dan ambisius dengan menggunakan berbagai cara, mulai dari cara terbaik hingga cara terburuk.

Apa contoh cara terburuknya? Simak di poin selanjutnya.

3. Black Campaign

Pernahkah Anda mendengar tentang black campaign? Black campaign adalah terjemahan dari kampanye hitam yang berarti dilakukan untuk menggiring opini dan menjatuhkan lawan, lawan yang dimaksud adalah kompetitor bisnis Anda. Cara ini adalah cara yang perlu Anda hindari dalam membuat campaign marketing, dan perlu Anda antisipasi dari kompetitor Anda.

4. Buzzer

Black campaign tidak bisa berhasil jika pelakunya tidak menggunakan buzzer untuk menggiring opini masyarakat dan membuat brand image bisnis Anda hancur. Buzzer merupakan kumpulan orang-orang yang siap untuk “menyerang” brand kompetitor dengan cara memberi komentar buruk, review buruk, dan menggiring opini masyarakat terhadap suatu produk.

5. Bisa Dilaporkan Sebagai Spam

Selanjutnya, jika marketing secara tradisional tidak bisa dilaporkan sebagai spam, berbeda dengan digital marketing. Jika Anda sedang melakukan berbagai strategi digital marketing seperti digital ads, email marketing, dsb. Maka iklan tersebut bisa saja mengganggu beberapa pihak, sehingga mereka akan melakukan report as spam pada campaign marketing Anda.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik lainnya di blog kami. Ingin memulai menggunakan produk kami? Daftarkan diri Anda di sini. Jangan lupa subscribe ke email newsletter kami di sini untuk mengetahui artikel, produk, event, dan promosi baru kami.

(A.D)

MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia