Dalam Pengiriman Email, Lebih Baik SMTP atau API?

Banyak perdebatan yang terjadi diluar sana tentang cara apa yang paling baik dalam pengiriman email. SMTP dan API masih menjadi perdebatan bagi banyak developers diluar sana. Lantas, lebih baik mana dari dua hal tersebut? Sebelum lebih dalam tentang keduanya, ketahui terlebih dahulu perbedaan SMTP dan API.

Perbedaan SMTP dan API

SMTP adalah akronim dari Simple Mail Transfer Protocol. Ini adalah prosedur, protokol atau aturan dan prinsip yang ditetapkan yang akan digunakan dalam mengirim email atau pesan ke email server. Hingga akhirnya diteruskan kepada penerimanya.

API adalah akronim dari Application Programming Interface dan API adalah sarana di mana aplikasi, platform, software berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain dan juga melakukan sharing resources.

Cukup sederhana bukan, SMTP pada dasarnya adalah protokol yang memungkinkan komputer atau aplikasi email dapat membuat dan mengirim email ke server. Sementara API hanyalah jendela atau komunikasi ke kode atau utilitas lain.
Inilah perbedaan dari kedua hal dalam pengiriman email. Sekarang, mana yang lebih baik, SMTP atau API?

Mana yang Lebih Baik, SMTP atau API?

Banyak user dan juga provider memiliki jawabannya masing-masing. Penggunaan API adalah opsi yang menarik, karena menawarkan jalan yang mudah. Dalam penggunaannya terdapat penyesuaian dan juga bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. Dalam email marketing, menggunakan API cukup menarik. API dapat menjalankan automation, pelacakan dan juga mengakses metrik yang mana dapat membantu untuk mengoptimalkan email yang akan dikirimkan.

Namun, jika kebutuhannya adalah pengiriman email secara massal dan tidak memerlukan akses ke metrik detail dari kinerja email, SMTP cukup bagus dan praktis, menawarkan kesederhanaan yang dapat membantu dalam berjalannya email marketing.

Kelebihan dan Kekurangannya

SMTP memerlukan komunikasi bolak-balik sebelum pesan dapat dikirim ke penerima yang mana membuat securitynya terjaga karena terdapat pengecekan berkali-kali. Sedangkan API, membuat pengiriman lebih cepat. Keduanya hal ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga deliverability rate email tetap tinggi. Perbedaannya terletak pada pendekatan mereka dalam melakukan pengirimannya.

SMTP adalah standar pengiriman email yang digunakan secara universal. Protok ini juga dapat terhubung dengan aplikasi yang ada seperti Customer Relationship Management (CRM) dan juga dapat terintegrasi dengan mudah. Sedangkan API, memudahkan untuk mengirim email melalui aplikasi yang digunakan.

Itulah kelebihan antara kedua hal tersebut. Pada dasarnya keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki satu sama lain. Karena hal tersebut, baik atau buruknya penggunaan SMTP dan API merupakan sesuatu yang tidak bisa diukur.

Yang bisa dilakukan dalam melihat mana yang lebih baik dan buruk adalah berdasarkan kebutuhan sebuah brand atau perusahaan. Jika sedang menyusun strategi email marketing untuk melakukan pengiriman massal, maka gunakanlah SMTP. Jika ingin kemudahan dan kecepatan dalam pengiriman email, gunakanlah API.

Bagaimana? Sudah memiliki gambaran bahwa brand dan perusahaan yang sedang dibangun ingin menggunakan yang mana? Cocokkan kebutuhan Anda dengan kelebihan dan kekurangan antara SMTP dan API. Selain itu, pilihlah penyedia layanan yang tepat untuk membantu brand atau perusahaan Anda semakin berkembang.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri melalui mtarget.co. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(N.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia