Tips untuk Launching Produk Pertama Anda

Anda mungkin telah mempersiapkan segalanya dalam merancang produk sebaik mungkin pada produk pertama. Tapi jangan sampai dengan salah persiapan untuk promosi produk pertama. Penjualan jadi tidak seperti yang diharapkan. Hal ini tentu akan mengganggu sekali dan juga akan mempengaruhi bagaimana persepsi orang-orang terhadap produk Anda. Siapapun tidak ingin kesan pertamanya dianggap tidak memuaskan hanya karena kurangnya persiapan untuk peluncuran produk pertama.

Jadi, pastikan Anda telah mempersiapkan semuanya, tidak hanya produk saja yang menarik, tapi persiapan peluncuran produk juga harus dibuat semenarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk membeli. Dari peluncuran produk pertama ini juga, dapat menjadi momen yang tepat untuk berhubungan dengan pelanggan pertama Anda.

Ada 3 tahap dalam melakukan peluncuran produk, yaitu:

  1. Pra-Peluncuran
    Tahap ini merupakan tahap persiapan, semua yang Anda lakukan menjelang hari peluncuran. Apakah produk Anda sudah siap atau tidak? Inilah saatnya untuk mencari tahu.
  • Gunakan Channel untuk Berkomunikasi dengan Audiens
    Jika Anda belum pernah mengenalkan produk yang akan ditawarkan di sosial media atau bahkan email, maka sekarang saatnya untuk mempersiapkan semuanya. Hal ini berguna untuk memberikan informasi seputar produk atau bisnis Anda. Dapat tentang pengenalan apa yang Anda tawarkan atau edukasi seputar produk.

    Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan audiens, yaitu melalui sosial media dan email. Kedua channel ini dapat Anda gunakan secara bersamaan untuk saling melengkapi agar mendapatkan audiens yang lebih banyak.

Landing Page
Jika Anda ingin menggunakan email, maka langkah yang perlu dilakukan adalah membuat landing page. Melalui landing page, Anda dapat lebih berfokus untuk menjual produk dan berikan kolom untuk subscribe newsletter agar audiens dapat selalu terhubung dengan Anda. Momen seperti ini dapat dimanfaatkan juga untuk memberikan penawaran menarik bagi seseorang yang subscribe email terlebih dahulu.

Melalui landing page tersebut, Anda dapat memberikan informasi seputar bisnis apa yang dijalankan atau memberikan sneak peek produk. Tapi akan jauh lebih baik apabila Anda membuat landing page melalui MTARGET, karena Landing Page MTARGET memiliki banyak komponen yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan konten yang lebih bervariatif, seperti menambahkan gambar, teks, video dan masihb banyak lagi. Ditambah, Landing Page MTARGET dapat Anda integrasikan dengan WhatsApp Chat atau Crisp Chat agar landing page yang dibuat semakin responsif dan orang-orang dapat langsung bertanya kepada Anda. Tapi jangan lupa, cantumkan juga sosial media bisnis yang digunakan.

Social Media
Anda dapat membuat konten yang menarik agar orang semakin penasaran dengan produk pertama yang dijual. Dimulai dengan postingan perkenalan tentang siapa Anda, atau apa yang dijual. Anda juga dapat mencatumkan atau memposting tautan yang menuju landing page yang sudah dibuat.

Memposting konten sosial media akan lebih mudah apabila menggunakan Social Media Management MTARGET, karena Anda dapat memposting konten tanpa perlu berpindah-pindah sosial media. Social Media Management MTARGET mencakup 3 sosial media (Facebook,Twitter, Instagram) sehingga Anda dapat mempostingnya secara bersamaan.

Inilah yang dimaksud dapat menggunakan kedua channel tersebut, Anda dapat terhubung di dua channel sekaligus, yaitu email untuk mengirimkan pesan yang lebih personal dan sosial media untuk terus terhubung dengan pelanggan.

  • Jangan Lupakan Review
    Ini adalah salah satu trik yang dapat dilakukan untuk menarik minat pelanggan untuk membeli. Anda dapat memberikan produk tester terlebih dahulu kepada salah satu audiens, pakar, atau bahkan influencer agar orang-orang lebih percaya dan tidak lagi bimbang menilai produk yang dijual. Anda dapat mencamtukan kutipan dari review tersebut, memberikan artikel review, atau video review produk.

  • Email Automation Adalah Kunci
    Ini masih berhubungan dengan landing page yang sebelumnya telah disebut. Saat ada seseorang yang mengisi form dan memutuskan untuk mengetahui lebih dalam produk, maka Anda perlu memberikannya informasi tentang produk yang dijual. Akan jauh lebih baik apabila menggunakan Email Automation MTARGET agar email dapat terkirim otomatis sesuai dengan skenario yang diinginkan.

    Setidaknya akan memerlukan 5 email untuk dikirimkan kepada subscriber, untuk memastikan subscriber mendapatkan informasi yang cukup seputar produk yang dijual.

Email 1: Umumnya email pertama ini adalah email yang akan audiens dapatkan saat berlangganan newsletter Anda. Jangan terlalu berikan banyak informasi mendalam mengenai bisnis Anda. Berikan ucapan terimakasih telah berlangganan newsletter dan berikan informasi sekilas mengenai produk yang dijual, kapan produk rilis,dan apa kelebihannya apabila audiens membelinya.

Email 2: Saat ini baru Anda dapat memberikan informasi lebih spesifik mengenai produk yang dijual. Ceritakan mengapa produk yang dijual penting dan bagaimana produk dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Anda juga dapat meminta pelanggan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui apa saja keraguan atau kebingungan pelanggan mengenai produk yang dijual.

Email 3: Anda dapat mengirimkan email FAQ berdasarkan perkiraan pertanyaan apa saja yang mungkin pelanggan tanyakan atau dari email sebelumnya. Gunakan kesempatan ini untuk menjawab kekhawatiran dan keraguan subscriber yang mungkin miliki.

Email 4: Berikan penawaran menarik agar subscriber tertarik untuk membeli produk di hari pertama rilis, seperti potongan harga atau free gift.

Email 5: Hari ini adalah hari peluncuran produk pertama Anda. Ingatkan seluruh subscriber bahwa hari ini adalah hari peluncuran produk. Minta subscriber untuk memberikan feedback mengenai produk yang Anda jual.

Baca Juga
  1. Tahap Peluncuran
    Pada momen ini, Anda hanya perlu membiarkan para audiens untuk mencoba produk. Selalu berikan respon yang informatif agar audiens terbantu dan tertarik untuk membeli produk pertama Anda. Minta audiens untuk memberikan feedback mengenai produk Anda, baik secara langsung ataupun melalui pesan sosial media atau email.

  2. Tahap Pasca Peluncuran
    Pada tahap ini Anda memerlukan melakukan evaluasi dari feedback yang didapat dari seluruh pelanggan yang telah membeli dan mencoba produk. Atau Anda dapat mengirimkan email survei kepada para pelanggan mengenai produk yang telah dibelinya. Hal ini untuk mengetahui apa kekurangan dan kelebihan lebih spesifik produk yang dijual melalui pandangan pelanggan.

    Setelahnya, Anda dapat terus mengirimkan email newsletter kepada para subscriber untuk menjaga relasi dengan subscriber dengan mengirimkan email marketing secara berkala.

Itulah beberapa tahap yang perlu Anda persiapkan untuk mempersiapkan launching produk pertama. Produk pertama akan selalu terasa berat karena akan memiliki banyak kekurangan. Meskipun begitu, jangan remehkan produk pertama yang dijual karena ini dapat mempengaruhi pandangan audiens mengenai bisnis Anda. Berikan produk yang berkualitas dan selalu belajar dari kekurangan dan masukan dari para pelanggan.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(Y.P)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia