Cara Mudah Memulai Bisnis Startup

Memulai untuk membuat perusahaan startup sangat menarik. Namun juga mudah untuk terjebak bila Anda terburu-buru dalam berbagai hal. Jika ingin sukses, Anda harus mengambil langkah mundur untuk merencanakan semuanya dari nol. Ada beberapa cara yang sebaiknya dilakukan untuk memulai bisnis startup, apa saja?

  1. Pastikan Perusahaan Anda Sudah Memiliki Tujuan yang Jelas
    Hal pertama yang harus dilakukan adalah pahami dulu bisnis yang akan dijalankan. Jika sudah paham, dokumentasikan, dengan begitu tujuan perusahaan Anda akan terlihat expert. Menulis rencana formal perusahaan dapat meningkatkan kesempatan untuk sukses sebanyak 16%. Memiliki rencana bisnis juga dapat memberikan Anda kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan modal perusahaan startup. Tidak akan ada bank atau investor yang mau mencairkan dananya jika Anda tidak memiliki rencana bisnis yang jelas. Ditambah, perusahaan dengan rencana bisnis memiliki kenaikan growth rate yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang tidak menggunakan rencana. Identifikasikan semua yang berkaitan dengan perusahaan startup Anda, di mana bisnis akan berjalan? Apakah akan ada toko fisik atau hanya di toko online saja? Atau keduanya? Apakah perusahaan Anda lokal, regional, nasional, atau internasional?

  2. Identifikasi Target Pasar Anda
    Bisnis Anda bukan untuk semua orang. Meskipun mungkin Anda berpikir semua orang akan menyukai ide Anda, itu bukan strategi bisnis yang baik. Salah satu langkah pertama untuk meluncurkan bisnis yang sukses adalah dengan jelas mengidentifikasi target pasar startup, tetapi untuk mengetahui siapa yang akan ditargetkan, Anda perlu melakukan riset pasar. Target pasar meliputi: produk, harga, tempat, promosi. Untuk mengetahui target pasar, mulailah dengan asumsi luas dan perlahan-lahan mempersempitnya. Segmentasikan audiens menggunakan empat kategori ini: geografis, demografis, psikografis, perilaku. Rencana bisnis harus berbicara tentang riset yang dilakukan untuk mengidentifikasi pasar. Membuat data dari survei dan wawancara yang sudah dilakukan.

Baca Juga
  1. Analisis Kompetitor
    Strategi yang berbeda dapat melibatkan harga dan kualitas produk/layanan. Jika harga produk/layanan Anda jauh lebih rendah, itu bisa menjadi niche pasar Anda dalam industri. Jika Anda memiliki kualitas unggul, ada pasar untuk itu juga. Analisis kompetitif sebaiknya dilakukan bersamaan dengan mengidentifikasi target audiens. Keduanya termasuk dalam kategori riset pasar dari rencana bisnis Anda. Setelah Anda mengetahui siapa pesaing Anda, akan lebih mudah untuk menentukan bagaimana perusahaan Anda akan berbeda dari mereka.

  2. Sesuaikan Budget
    Anda harus memiliki angka yang tepat saat menulis rencana bisnis, terutama jika berencana mendapatkan pendanaan investasi. Cari tahu dengan tepat berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk memulai bisnis, jika tidak, Anda akan kehabisan uang. Kehabisan uang tunai adalah salah satu alasan paling umum mengapa perusahaan pemula gagal. Meluangkan waktu untuk menyortir anggaran sebelum diluncurkan akan meminimalkan risiko itu. Perhatikan semua hal, mulai dari hal-hal dasar seperti: biaya perlatan, properti, biaya hukum, asuransi, daftar gaji, hingga inventaris.

  3. Diskusikan Rencana Marketing
    Bagaimana Anda mendapatkan pelanggan berdasarkan riset pasar dari target audiens dan analisis kompetitif? Anda perlu strategi marketing. Strategi ini perlu diselaraskan dengan anggaran dan proyeksi keuangan Anda juga. Lakukan hal-hal seperti: memiliki situs web, aktif di sosial media, mulai membuat daftar pelanggan email, dan fokus pada pembelian pelanggan.

Itulah kelima cara dasar yang bisa dilakukan sebelum memulai bisnis startup Anda. Mulai tertarik untuk mencoba?

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(H.A)


MTARGET

MTARGET

We build email system with AI