Cara Mengurangi Tingkat Unsubscribe Email Marketing

Tidak ada yang bisa menjamin bahwa list yang dibangun dapat menjadi aset yang terjaga setiap waktu. Karena kenyataannya, marketer juga sering menemukan sebagian dari pelanggan memutuskan untuk unsubscribe email. Meskipun tidak diinginkan, nyatanya marketer menghadapi situasi ini setiap tahunnya. Dan ini sudah menjadi tantangan tersendiri bagi seorang marketer.

Jika Kamu seorang marketer dan ingin meminimalkan unsubscribe email dari pelanggan, kamu perlu mencari solusinya. Kami membagikan tips sederhana namun powerful untuk mempertahankan email list, di antaranya adalah sebagai berikut.

Dapatkan Izin dari Pelanggan
Tidak ada yang bisa menjamin bahwa seseorang yang sudah berlangganan akan menjadi target pasar yang tepat. Meskipun awalnya terlihat bahwa seseorang mendaftarkan diri di form email yang kamu sediakan. Nyatanya, ada kalanya seseorang ini tidak memahami apa yang sebenarnya diinginkan. Seseorang hanya memutuskan untuk mengisi form lantaran tertarik akan sesuatu. Kemudian, lupa kalau dirinya pernah berlangganan.

Sebagai seorang pemasar, tentunya ini hanya akan memenuhi list. Dan kamu tidak seharusnya menyimpan lantaran prospeknya tidak begitu jelas. Ada baiknya jika Kamu memberikan opsi baru lagi bagi orang yang berlangganan. Kirimi pesan dengan tujuan untuk mendapatkan izin. Tentunya dengan menjelaskan manfaat jika terus berlangganan. Ketika orang tersebut memang tertarik dengan bisnismu, penerimanya akan mengizinkan pengiriman email lanjutan. Dan orang seperti inilah yang akan terus menemani perjalanan bisnismu.

Bijak Mengatur Pengiriman Email
Perlu diingat bahwa unsubscribe email ini bisa saja disebabkan oleh kurang nyamannya kontak ketika menerima email. Penyebab utamanya ialah marketer seakan memaksakan diri untuk terus membombardir kontak dengan pesan setiap waktu.

Lebih parahnya, email yang dikirimkan berisi tentang informasi yang sama. Kebanyakan berupa email penawaran produk. Meskipun kontak ini merupakan target pasar yang ideal, cara di atas hanya akan melukai perasaannya. Pada akhirnya, kontak akan kehilangan respek dengan bisnis. Dampaknya, kontak memutuskan untuk berhenti langganan.

Jika Kamu ingin menjaganya, pastikan untuk mengirimkan email yang berkualitas. Konten email yang dikirimkan harusnya bervariasi. Bahkan, tampak memberikan informasi yang berharga meskipun sebenarnya ini sekedar menuntun kontak ke tahap akhir. Selain itu, usahakan untuk menyepakati jadwal pengirimannya. Setidaknya, buatlah jadwal pengiriman yang diterima. Baik itu tiap hari, tiap minggu sekali atau sebulan sekali.

Terapkan Segmentasi Pelanggan
Segmentasi memiliki peranan penting dalam pemasaran via email. Segmentasi memungkinkan marketer dapat menyesuaikan konten pada setiap kontak.
Kesesuaian pesan ini tentunya tidak akan mengganggu penerimanya. Bahkan, pesan tersebut sangat dibutuhkan.

Untuk melakukannya, kelompokkan email list dalam grup khusus. Setidaknya, kamu dapat memisahkan berdasarkan lokasi pelanggan, topik yang digemarinya, hingga preferensinya dalam menerima email. Jika segmentasi ini dilakukan dengan tepat, nilai unsubscribe email akan menurun. Artinya, aset Kamu terjaga dan berpotensi bertambah lantaran website resmi masih terus dikunjungi calon prospek baru.

Gunakan Personalisasi Email
Personalisasi email sudah menjadi bagian dari strategi. Dan marketer profesional pasti melakukannya. Karena, inilah yang mendukung untuk menghasilkan leads dan konversi. Email yang dipersonalisasi paling tidak memberi jaminan respons yang cukup tinggi. Adanya tanggapan di tiap kali mengirimkan email, ini berarti email kamu memang cukup dinanti oleh kontak. Minimal, pelanggan masih berusaha untuk mencari tahu apa yang kamu bagikan. Secara tidak langsung, ini menggambarkan bahwa list tidak ingin berhenti mengikutimu.

Akhirnya, unsubscribe email ini memang lazim terjadi. Tetapi, kamu tetap harus mengantisipasinya agar penurunannya tidak mempengaruhi bisnis secara signifikan. Melainkan, penurunan ini hanya sebatas prospek yang tidak benar-benar tertarik.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia