Cara Mengidentifikasi Email Phising

Mendapatkan email phising tentu akan sangat mengganggu dan akan berbahaya bagi orang yang tidak mengetahui apa itu email phising. Email phising adalah email penipuan yang apabila Anda membuka tautan atau lampiran yang ada di dalam email tersebut, akan membahayakan data pribadi Anda seperti mencuri kata sandi, membaca data pribadi, hingga dapat menyebabkan perangkat terserang virus. Lebih buruknya lagi, email phising akan tetap bisa masuk ke kotak email siapapun dan dimanapun Anda. Ini adalah contoh email penipuan.

Penting untuk user mengenali apa itu email phising agar tidak jatuh ke dalam jebakan dan tentu agar melindungi data pribadi Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi apakah email tersebut adalah email phising atau tidak dan cara menghindarinya.

Mengdentifikasi Email Phising

  1. Teliti dalam Membaca Nama Tampilan
    Ini adalah taktik yang paling sering terjadi pada email phising, yaitu menggunakan nama tampilan palsu. Hal tersebut tentu akan sangat menipu. Berdasarkan data dari Return Path, lebih dari 760 ribu email penipuan yang menargetkan pada brand terkenal, ditemukan bahwa hampir keseluruhan email phising menggunakan nama tampilan yang palsu. Jadi yang perlu Anda perhatikan adalah nama tampilan, dan domain email. Jika terlihat mencurigakan, jangan buka email tersebut. Jika perlu, cari informasi apakah email tersebut valid atau tidak.

  2. Lihat Detail Kontak
    Hal terakhir ini cukup penting dan juga akan sangat muda bagi Anda untuk menentukan apakah email tersebut adalah email phising atau tidak. Jika email tersebut adalah email penipuan, maka tidak akan ada detail kontak yang dapat dihubungi. Sekalipun ada, periksa terlebih dahulu apakah nomor tersebut valid atau tidak.

  3. Waspadai Terhadap Bahasa yang Mendesak atau Mengancam
    Memunculkan rasa urgensi yang seakan mendesak atau bahkan mengancam adalah hal yang umum terjadi pada email phising. Jadi, waspadai kalimat-kalimat seperti “Akun Anda Ditangguhkan” atau “Terdapat Upaya Masuk yang Tidak Sah dari Akun Anda” atau kalimat apapun yang menyatakan urgensi yang mencurigakan.

Baca Juga

Menghindari Email Phising

  1. Jangan Klik Apapun
    Jika ingin mengujinya, Anda dapat melihat isi email tersebut tanpa perlu meng-klik tautan yang ada di dalamnya karena beresiko besar. Apabila ingin lebih meyankinkan diri, buka tab baru dan ketikkan alamat situs web yang ada di isi email secara manual. Hal tersebut lebih aman daripada Anda meng-klik tautan yang ada di email secara langsung. Namun akan lebih baik apabila tidak dibuka sama sekali.

  2. Jangan Klik Lampiran
    Lampiran tersebut dapat membahayakan data pribadi karena dapat berisi virus yang dapat ditanamkan di perangkat Anda. Taktik ini sangat umum pada email phising. Virus atau malware ini dapat merusak data pribadi, mencuri kata sandi, bahkan hingga dapat memata-matai perangkat yang digunakan.

Penipu sangat bagus dalam hal meniru agar user yang mendapatkan email dapat membukanya kemudian meng-klik tautan atau lampiran yang ada di dalam email. Hanya karena email tersebut menggunakan logo resmi hingga bahasa yang meyakinkan bukan berarti email tersebut bukan email phising. Dan terpenting, apabila email masuk ke kotak spam, Anda patut mencurigai email tersebut dan lakukan mark as spam.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(Y.P)


MTARGET

MTARGET

We build email system with AI