Cara Membuat Personalized User Experience dengan Marketing Automation

Personalized user experience merupakan salah satu upaya pebisnis dalam menjaga hubungan dengan konsumen. Pengelolaannya membutuhkan sebuah marketing automation. Karena dengan otomatisasi, pengaturan proses untuk membangun komunikasi akan lebih mudah.

Mempersonalkan pesan dalam email marketing berlaku setelah muncul aktivitas pelanggan di toko. Entah itu mendaftar ke akun, atau sudah sukses melakukan pembelian.

Minimal, orang tersebut sudah pernah datang. Memungkinkan sistem dapat melacaknya. Kemudian menampilkan data yang bisa digunakan pebisnis untuk menghubunginya. Yakni melakukan promosi untuk menawarkan produk dan lain sebagainya secara otomatis.

Untuk meningkatkan personalized user experience, ada beberapa teknik yang bisa pebisnis gunakan. Di antaranya sebagai berikut.

Mempersonalkan Homepage
Homepage merupakan tempat pertama yang biasanya dikunjungi oleh pelanggan. Dengan kata lain, halaman ini memiliki peran penting dalam mempengaruhi keputusan pelanggan.

Ketika halamannya tidak memberi pengalaman terbaik, kecil kemungkinan untuk pelanggan tinggal. Kebanyakan, pelanggan akan menutup toko dan mencari toko lain yang mampu memenuhi ekspektasinya. Tidak ingin mengalaminya, solusinya ialah mempersonalisasikan halaman utama. Untuk mempersonalkan halaman ini, ada 3 hal yang seharusnya dikerjakan oleh pebisnis.

Pertama, membedakan tampilan bagi pelanggan baru dan lama. Kedua, mengatur halaman sesuai histori pencarian pengguna. Ketiga, mempersonalkan halaman berdasarkan riwayat pembelian pelanggan sebelumnya.

Ini berarti ketika pelanggan sedang berada di homepage, halaman ini akan menampilkan langsung produk yang dicarinya. Untuk membuatnya, Kamu membutuhkan tools khusus untuk mengaturnya. Contohnya ialah tools yang disediakan oleh Optimizely.

Mempersonalkan Iklan
Iklan seharusnya ditargetkan sesuai aktivitas pelanggan. Iklan seperti ini lebih memungkinkan untuk menarik perhatian. Bahkan, memicunya untuk berinteraksi atau mengambil langkah selanjutnya seperti harapan pebisnis.
Sebelum membuat iklan ini, kenalilah kebutuhan pelanggan. Baru ciptakan iklan yang dipersonalisasi berdasar data tersebut. Untuk mempersonalkannya, kamu butuh otomatisasi seperti berikut.

Langkah pertama, siapkan feed produk yang tersimpan dalam toko. Feed inilah yang akan berguna untuk menarik pelanggan. Karena, isinya berupa produk atau informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Langkah keduanya ialah mempersiapkan Pixel Facebook. Pembuatannya cukup mudah, awali dengan memiliki halaman facebook.

Setelah itu, masuk Facebook ads manager dan pilih pixels. Buat nama dan salin kode tersebut ke halaman website. Setiap kali konten pemasaran dibagikan, pixel ini akan menunjukkan aktivitas terbaru yang bisa diikuti oleh calon pelanggan. Langkah ketiganya ialah menciptakan iklan dinamis. Tujuannya untuk memberikan warna dari iklan sehingga konversi pelanggan akan meningkat.

Mempersonalisasikan Kampanye Email
Membuat personalized user experience meningkat dengan email juga cukup mudah. Dan ini seharusnya tidak dilewatkan oleh pebisnis. Karena, hasilnya dapat membantu dalam meningkatkan konversi.

Kuncinya, kenali pesan email yang dapat memicu ketertarikan kontak. Caranya dengan melihat perilakunya selama berbelanja di toko. Informasi ini dikelompokkan, lantas dimaksimalkan dengan mengirimkan pesan yang sesuai.
Untuk mengelola begitu banyak tipe pelanggan, kamu butuh tools khusus. Tool setidaknya dapat membantu Kamu dalam mengirimkan pesan bersamaan yang sesuai dengan segmentasi pelanggan yang kamu dapatkan.

Mempersonalkan Chat
Layanan chat yang dipersonalisasikan juga merupakan bagian dari personalized user experience. Layanan ini memungkinkan pelanggan baru atau lama dapat berinteraksi lebih cepat.

Respon dari pertanyaan yang ditanyakan melalui chat cukup cepat. Karena, kamu telah mengatur layanan respons chat dengan pemanfaatan robot. Artinya, yang menjawab kebutuhan pelanggan ialah sistem yang sudah dimodifikasi untuk menjawab layaknya manusia.

Lagi-lagi, ini membutuhkan sebuah software. Software ini bakalan menjadi solusi untuk menangani pelanggan. Dengan begitu, pengelolaan bisnismu akan lebih ringan.

Itulah beberapa cara untuk menciptakan personalized user experience. Setiap strategi dalam pemasaran dipersonalkan, kemudian dibantu pengelolaannya melalui tools untuk meringankan kerja pebisnis.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia