Cara Melakukan Bounce Management dalam Email Marketing

Saat mengirim transactional email, promotial email dan email lainnya dalam jumlah besar, tidak dapat dihindari bahwa beberapa akan terkena bounce. Untuk itulah harus dilakukan bounce management. Mungkin ada kesalahan pengetikan pada alamat email, server penerima mungkin sedang down, mailbox mungkin telah dihapus, atau mungkin saja ada kesalahan dalam proses pengirimannya.

Dalam penggunaan email marketing, ini merupakan hal yang harus segera ditangani. Jika tidak melakukan bounce management, promotional email atau transactional email tidak akan pernah sampai ke inbox penerima. Hal ini yang menyebabkan strategi email marketing sebuah bisnis atau brand kurang perform.

Lantas, bagaimana cara melakukan bounce management yang baik dalam email marketing? Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?

Hal yang Bisa Dilakukan dalam Bounce Management

Bounce merupakan tantangan yang besar dalam email marketing. Dengan adanya bounce pada email-email yang dikirimkan, komunikasi antara pengirim dan penerima akan tersendat. Yang mana sangat berdampak buruk ketika melakukan email marketing. Hal yang paling utama dari email marketing adalah komunikasi yang terjalin harus cukup baik antara pengirim dan penerima.

Berikut ini adalah hal yang bisa dilakukan ketika email yang dikirimkan mengalami bounce dan bagaimana melakukan bounce management.

Lindungi Delivery Reputation

Melindungi delivery reputation ini adalah cara pertama untuk melakukan bounce management. Jika email yang dikirimkan seringkali mengalami bounce back atau bahkan hard bounce, harus dilakukan analisa lebih lanjut tentang kenapa bisa terjadi bounce.

Hentikan pengiriman email kepada alamat email penerima tersebut jika terjadi bounce yang terus menerus. Karena hal ini akan merusak reputasi pengirim. Jika dilakukan terus menerus ini akan berdampak pada pengiriman ke email lain juga. Sehingga reputasi akan terus menurun.

Buatlah Automation Bounce Handling

Solusi paling sederhana untuk bounce management adalah membuat sistem yang secara otomatis memberikan notifikasi setiap kali ada masalah pengiriman. Serta dapat menggali dan menentukan tindakan terbaik.

Namun setelah mengotomatiskan ini, masih ada bounce yang terlewat dan tidak bisa ditangani secara otomatis. Jika ini terjadi, buatlah sistem yang langsung terhubung dengan support team sebuah brand atau bisnis, yang akan mengurus kesalahan ini secara manual.

Tampilkan Notification yang Mencolok

Bounce management yang cukup baik adalah memastikan bahwa ketika user mendaftarkan email dan datanya, apakah email dan data dirinya sudah benar atau belum. Notifikasi ini dapat ditampilkan pada website atau email.

Jika user sudah selesai mendaftarkan emailnya pada website, gunakanlah konfirmasi melalui email. Memunculkan notifikasi pada page website untuk mengisi kode verifikasi, sehingga jika email yang dituliskan mengalami kesalahan, user langsung mengganti email tersebut dengan melakukan pendaftaran ulang.

Ini adalah bounce management yang mana mengantisipasi kesalahan email sebelum dimasukkan kedalam email list brand atau perusahaan. Cara ini dapat meminimalisir hard bounce yang biasa dihadapi dalam email marketing.

Gunakan Layanan Email yang Memberikan Bounce Management

Jika tidak ingin menangani banyaknya bounce ketika melakukan email marketing, hal yang paling mudah adalah menggunakan layanan email yang juga menyediakan bounce management (hal ini bisa didapatkan dalam layanan MTARGET).

Tidak perlu lagi melakukan pengecekan secara manual terhadap bounce, karena sistem yang ada pada layanan email yang terpercaya akan membantu sebuah brand atau bisnis. Semua ini juga termasuk memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk mengetahui dan menganalisa apa yang salah sehingga terjadi bounce pada email yang dikirimkan.

Itulah beberapa cara melakukan bounce management dalam email marketing. Dengan melakukan hal ini, tentu saja akan membantu jalannya email marketing menjadi lebih baik. Melakukan evaluasi sehingga email marketing dapat bergerak lebih baik lagi kedepannya untuk membantu berkembangnya sebuah bisnis atau brand.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri melalui mtarget.co. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(N.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia