Bagaimana Cara Kerja Outbound Email Marketing?

Berbeda dengan inbound email marketing, pada outbound email marketing sasaran pengiriman email yang dituju tidak hanya merupakan pelanggan atau prospek yang telah memiliki minat dengan company Anda, namun juga email list dari prospek tanpa perlu mereka menyatakan kesediaan dalam berlangganan email atau subscribe. Bagaimana cara kerjanya?

Apa Iitu Outbound Email Marketing?

Outbound email marketing adalah segala email yang dikirim oleh company Anda kepada calon pelanggan yang potensial. Umumnya, penerima outbound email marketing adalah orang-orang yang belum pernah mendengar dan mengetahui tentang brand Anda tetapi belum mempertimbangkan untuk mendaftarkan layanan Anda.

Dengan mengirimkan outbound email marketing, biasanya Anda memiliki harapan yaitu penerima email Anda berasal dari daftar orang-orang yang ditargetkan, berdasarkan latar belakang mereka, kemungkinan besar akan mendapat manfaat dari layanan perusahaan Anda dan kemudian tertarik untuk menjadi pelanggan Anda.

Untuk menggunakan strategi outbound email marketing ini, Anda perlu menyiapkan budget lebih, karena email marketing ini bekerja secara lebih luas dan cepat. Hal ini berbeda dengan inbound email marketing yang perlu melakukan perencanaan dan penerimanya akan menerima email Anda setelah berbulan-bulan.

Bagaimana Cara Kerja Outbound Email Marketing?

Tujuan outbound email marketing adalah untuk mendapatkan prospek yang Anda inginkan untuk menjadwalkan pembelian dengan tim sales Anda. Untuk melakukan outbound email marketing ini email Anda harus menonjol di antara ratusan email dan pesan yang diterima orang setiap hari.

Itu berarti email yang Anda buat untuk campaign email ini, outbound email marketing harus dipersonalisasi dan relevan untuk setiap penerima. Namun, untuk menghemat waktu dan tenaga, email harus dapat diskalakan. Sehingga, Anda perlu memastikan bahwa email marketing Anda sudah sesuai dengan database yang dimiliki company Anda.

Berbeda dengan audiens inbound email marketing yang memiliki keterkaitan dengan brand Anda. Audiens dari outbound email marketing, tidak memiliki keterkaitan tersebut sehingga email yang Anda kirim dapat diterima oleh email list yang lebih besar. Sehingga email Anda dapat dikirim dan dijangkau oleh banyak penerima.

Yang artinya, outbound email marketing memiliki jangkauan audiens yang lebih luas karena jumlah email list yang menerima campaign Anda jauh lebih tinggi. Jika jangkauan audiens Anda luas, maka ada kemungkinan jika brand Anda akan mendapatkan calon pelanggan baru yang lebih banyak. Hal ini akan membantu company Anda untuk meningkatkan konversi.

Berbeda dengan inbound email marketing yang tidak memerlukan biaya yang banyak, untuk menggunakan outbound email marketing akan menjangkau lebih banyak audiens dalam waktu relatif singkat, maka biasanya layanan email menetapkan biaya yang juga lebih besar. Sehingga Anda perlu menyiapkan budget lebih.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar email marketing lainnya di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(A.D)