Benefit dari Penggunaan Berbagai Port SMTP

Pada artikel sebelumnya, Anda sudah mengetahui tentang pengetahuan dan berbagai jenis SMTP Port yang dapat Anda gunakan. Dari jenis-jenis SMTP Port tersebut, tentunya ada benefit yang ditawarkan di tiap-tiap port-nya. Tahukah Anda tentang benefit dari penggunaan berbagai port SMTP tersebut? Jika belum, silakan simak artikel berikut.

Sebelum membahas tentang berbagai jenis SMTP Port, mungkin Anda bisa mengingat kembali bahwa SMTP merupakan kependekan dari Simple Mail Transfer Protocol, adalah protokol standar untuk transmisi email di web. Yang digunakan server email untuk mengirim dan menerima email di Internet.

Sedangkan SMTP Port adalah cara lain untuk melakukan proses komunikasi selain menggunakan IP Address. Misalnya, saat Anda mengirim email, klien email Anda memerlukan cara untuk mengunggah email ke server surat keluar. Kemudian, server surat keluar membutuhkan cara untuk mentransfer email Anda ke server surat masuk penerima.

Terdapat empat jenis SMTP Port yang bisa digunakan untuk menunjang Anda selaku email marketer. Seperti Port 25, Port 587, Port 456, dan Port 2525. Dari keempat port tersebut, tentunya masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing bagi para penggunanya. Berikut adalah kelebihan keempatnya.

  • Port 25

Port 25 merupakan Port yang sudah ada sejak awal kemunculan SMTP. Ini adalah SMTP Port tertua. Port 25 masih berfungsi sebagai SMTP Port standar dan sebagian besar digunakan untuk SMTP Relay. Namun, jika Anda menggunakan SMTP untuk menangani email klien, Anda biasanya tidak menggunakan port 25.

Sebagian besar Internet Service Provider (ISP) dan penyedia cloud hosting memblokir port 25. Ada perbedaan antara transmisi SMTP dan Relay. Port 25 bukan lah pilihan yang bagus untuk pengiriman SMTP pada email klien. Namun, benefit dari Port 25 adalah, port ini sangat bagus untuk digunakan dalam pengiriman SMTP Relay.

  • Port 587
    Port lain yang dapat Anda gunakan adalah Port 587. Port 587 adalah port default untuk pengiriman, Anda harus memulai dengan Port 587 sebagai default dan menggunakan port yang berbeda tergantung pada situasi Anda, Misalnya, jika Port 587 diblokir oleh host Anda dengan alasan tertentu.

Benefit yang bisa Anda dapatkan dari Port 587 adalah, port ini mendukung penggunaan Transport Layer Security (TLS), yang berarti Anda dapat mengirimkan email dengan aman. Ini adalah sebuah protokol enkripsi yang digunakan untuk transmisi data di internet menjadi terjaga.

  • Port 456

Kemudian terdapat juga Port 465. Port 456 awalnya terdaftar untuk SMTPS (SMTP melalui SSL. Setelah tugas singkat dalam fungsi itu, Port 465 ditugaskan kembali untuk penggunaan yang berbeda dan tidak digunakan lagi. Benefit dari port ini adalah tidak ada, karena port ini pun sudah tidak lagi diterima sebagai standar untuk SMTP.

  • Port 2525

Port 2525 bukan port SMTP resmi (sebagaimana diakui oleh IETF atau IANA). Namun, masih populer digunakan sebagai alternatif Port 587 untuk pengiriman SMTP dan sebagian besar ISP dan penyedia cloud hosting mendukung Port 2525 untuk SMTP.

Misalkan layanan di-host di Google Compute Engine dan Anda mengalami masalah konektivitas pada Port 587. Benefit dalam dalm ini, Anda dapat mencoba port 2525. Ini adalah nomor port tinggi non-tradisional dan oleh karena itu didukung oleh ISP konsumen dan penyedia cloud hosting. Port ini juga mendukung enkripsi TLS.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar SMTP di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(A.D)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia