Apakah SMTP Dapat Menggunakan 2 SMTP Port?

Setiap kali Anda ingin melakukan pengiriman email, khususnya email dalam jumlah yang besar, Anda pasti membutuhkan server yang mampu membantu Anda dalam meringankan pekerjaan. Untuk itu, SMTP berperan sebagai protokol yang dapat memudahkan pekerjaan Anda dalam mengirim email.

SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol, atau secara sederhana dapat diartikan sebagai protokol dasar pengiriman email. Cara kerja SMTP sama seperti “tukang pos” dalam komputer, yaitu bertugas mengirimkan surat hingga sampai dengan selamat ke alamat email tujuan.

SMTP sangat penting untuk Anda gunakan apabila Anda memiliki kebutuhan email marketing yang menunjang kegiatan bisnis Anda. Melalui protokol SMTP, Anda tidak perlu khawatir tentang pengiriman email dengan jumlah banyak secara manual.

Setiap penggunaan SMTP dibutuhkan pengaturan SMTP port sebagai tools yang mengirimkan email. SMTP port memiliki peran sebagai operator yang melakukan penyortiran dan pengiriman email Anda, sehingga server dapat melakukan transfer ke server terdekat dari alamat email penerima.

Namun, SMTP biasanya diatur untuk menggunakan sebuah SMTP port untuk memastikan pengiriman email yang dilakukan berhasil masuk ke inbox penerimanya. Meski demikian, terkadang port tertentu tidak dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal.

Apakah SMTP Dapat Menggunakan 2 SMTP Port?

Ada beberapa kasus di mana SMTP tidak bekerja apabila koneksi internet pada perangkat Anda berubah. Misalnya, Anda menggunakan jaringan wifi selama berada di kantor, namun menggunakan data saat di perjalanan. Perbedaan koneksi internet kemudian memblokir SMTP yang tersambung pada email Anda.

Permasalahan yang ditemui umumnya adalah pemblokiran SMTP port 25 oleh banyak ISP (Internet Service Provider) atau layanan penyedia hosting. Hal ini dikarenakan kurangnya keamanan yang diberikan oleh SMTP port 25.

SMTP port 25 seringkali memiliki permasalahan karena aktivitas spammer yang berlangsung dapat menghambat pengiriman email, sehingga domain Anda pun dapat terblokir dan email yang Anda kirimkan tidak dapat diterima oleh inbox penerima email.

Untuk itu, Anda memerlukan port cadangan sebagai operator pengganti yang mampu mengirimkan email Anda hingga dapat terkirim kepada penerima email tanpa kendala.

Melalui ilustrasi di atas, sangat mungkin apabila SMTP pada email Anda menggunakan 2 SMTP port yang berbeda. Anda hanya perlu mempersiapkan secondary SMTP port atau menggunakan kombinasi server agar email yang Anda kirimkan dapat terkirim dengan lancar.

Berikut merupakan solusi dari permasalahan Anda:

  • Penggunaan SMTP Port Sekunder

Saat Anda menggunakan secondary SMTP port, maka Anda dapat memiliki satu server yang mampu berfungsi pada dua port sekaligus. Port kedua ini dapat dikonfigurasi baik untuk SMTP Server maupun SMTP Proxy Server.

Melalui cara tersebut, Anda akan terhubung pada SMTP port utama, namun beberapa dapat terhubung ke SMTP port kedua.

  • Penggunaan Kombinasi Server

Ketika Anda melakukan aktivasi server Proksi SMTP dan SMTP yang disediakan oleh layanan Anda, kombinasi ini akan menerima perintah dari port yang berbeda dari port utama email Anda.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar SMTP port di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(K.A)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia