Apa itu SSL dan Fungsinya?

Dalam dunia digital, semua akses akan data dan informasi sangatlah mudah. Namun, dengan kemudahan itu, muncul ancaman baru, yaitu cybercrime. Banyak tipe cybercrime yang akan mengganggu proses pengiriman informasi dan data yang sensitif. Cara menanggulanginya adalah menggunakan Secure Socket Layer (SSL).

Karena itu, SSL menjadi protokol penting di setiap pemindahan data atau informasi yang sensitif. Dengan menggunakannya data atau informasi sensitif yang terkirimkan melalui internet menjadi lebih aman. Apa itu SSL? Serta apa fungsinya?

Apa itu SSL?

SSL merupakan akronim dari Secure Socket Layer. Ini adalah protokol yang ada untuk membantu segala komunikasi di internet. Dengan SSL komunikasi antara network komputer yang ada di seluruh dunia menjadi aman. Namun dengan catatan, semuanya harus menggunakan SSL. Data yang dikirimkan dan juga setiap servernya akan terenkripsi.

Fungsi lainnya adalah membantu mengamankan data yang berjalan, transit hingga sampai ke inbox penerima. Dengan adanya SSL, ketika pengiriman akan dilindungi, ketika transit juga akan terenkripsi sehingga orang lain tidak bisa masuk ke dalam data atau informasi tersebut. Lalu, ketika sudah masuk inbox penerima, itu juga akan di enkripsi, sehingga tidak ada yang bisa memforward email itu dari luar dan juga tidak bisa disusupi oleh pihak yang tidak diinginkan.

Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Cara Kerja SSL

Tujuan utama dari penggunaan SSL adalah untuk mendukung transport layer connection antara dua tujuan, server dan juga client. Ini dapat dikatakan seperti pada server web browser dan web browser yang digunakan oleh user. Jika dalam email, maka komunikasi antara mail server dan email application yang digunakan oleh user.

SSL sendiri terbagi menjadi dua kategori:

  • Handshake Protocol. Yang mana ini adalah penentuan dan kesepakatan dari sesama server dan memberikan kode untuk bisa mengirim dari satu server ke server lainnya.

  • Record Protocol. Sama-sama memberikan kode yang akan membuat kedua server bisa berkomunikasi. Namun, dengan mengintegrasikan dan mengisolasi koneksi di antara kedua server. Sehingga, hanya bisa digunakan untuk dua server atau komputer yang sedang berkomunikasi.

Di dalam website atau email, ada pula yang dinamakan dengan SSL Certificate. Apa itu?

SSL Certificate

Ini merupakan digital document yang menandakan bahwa apa yang ada di website atau email yang digunakan memiliki public key atau private key. Hal ini akan menyatakan apakah sebuah website aman dalam pengiriman data atau informasi sensitif yang akan diberikan oleh usernya.

SSL ini tidak dapat bergerak sendiri, harus ditempelkan dengan protokol yang sedang digunakan. Biasanya pada website ditempelkan pada protokol HTTP sedangkan jika menggunakannya pada email maka akan terintegrasi dengan SMTP.

Selain itu, Certificate ini juga mencantumkan segala informasi tentang website maupun pengiriman email. Anda dapat melihat dari pemilik website, pengirim email, reputasinya, domain name dan masih banyak lagi.

Ini adalah Secure Socket Layer (SSL) dan juga fungsinya. Protokol ini yang akan mengamankan website dan email yang berisikan informasi atau data yang sensitif. Ketika sudah menggunakannya, tidak perlu takut lagi adanya kebocoran data. Karena semua informasi dan data yang sensitif sudah terenkripsi dengan baik.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri melalui mtarget.co. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(N.A)