Apa itu Email Transactional?

Secara umum, email transactional adalah email yang dikirim ke penerima individu setelah melakukan sebuah transaksi komersial atau tindakan tertentu. Bentuknya bisa berupa bukti pembelian atau permintaan pengaturan ulang kata sandi.

Email semacam ini biasanya digunakan oleh para pemilik toko online ketika akan mengkonfirmasi suatu pembelian pada platform miliknya. Untuk mengetahui apa saja fungsinya, simak ulasan lengkap di bawah berikut ini.

Fungsi Utama Email Transactional untuk Pelanggan

Email untuk keperluan notifikasi transactional memungkinkan kamu memberikan informasi secara unik dan relevan bagi penerimanya. Email ini juga memberikan informasi yang diminta atau memberi tahu tentang perubahan tentang status pesanan.

  • Tanda Terima dan Konfirmasi

Jenis email transactional paling umum adalah tanda terima dan konfirmasi. Saat pelanggan menerima email berisi informasi tentang pembelian yang mereka lakukan secara online, biasanya pesan tersebut berupa tanda terima transaksi. Meski demikian, email konfirmasi tidak harus terkait dengan transaksi seperti pembelian produk. Pendaftaran akun baru juga akan memicu terkirimnya email konfirmasi yang memverifikasi pengguna, bahwa registrasi mereka telah berhasil dilakukan.

  • Permintaan Eksplisit

Jenis email transactional ini seringkali berisi informasi yang secara eksplisit diminta oleh pengguna aplikasi atau layanan tertentu. Permintaan biasanya sangat mendesak, di mana pengguna mengharapkan email tersebut segera cepat dikirimkan. Salah satu contoh paling umum dari permintaan eksplisit adalah pengaturan ulang kata sandi. Karena pengguna tidak dapat mengakses akun mereka tanpa kata sandi, permintaan untuk mengubah password tersebut sangat ditunggu-tunggu.

  • Peringatan Terkait Aktivitas Akun

Jenis email transactional ini memberikan informasi kepada pelanggan tentang masalah penagihan, sekaligus membantu mengurangi churn atau konsumen yang berhenti berlangganan. Salah satunya adalah peringatan tentang faktur yang lewat jatuh tempo. Contoh lainnya adalah informasi berupa peringatan terkait aktivitas akun. Termasuk perubahan kata sandi atau alamat email, notifikasi upaya masuk, pemberitahuan batas kedaluwarsa uji coba, atau masalah akun secara umum lainnya.

  • Mengenali Perilaku Pelanggan

Email berbasis perilaku lebih berfokus pada pemasaran dari berbagai jenis pesan yang sifatnya transaksional. Hal ini dapat digunakan oleh perusahaan dan pelaku bisnis untuk meningkatkan loyalitas pelanggan berdasarkan tinggi rendahnya interaksi mereka. Salah satu contoh dari email berbasis pelacakan perilaku atau aktivitas adalah email orientasi. Di mana setelah proses membuat akun baru, pengguna menerima email selamat datang untuk membantu mereka mengenal aplikasi.

  • Permintaan Support dan Feedback

Email transactional berbasis dukungan sangat diperlukan karena dapat membantu kedua belah pihak (antar pengguna dengan penyedia jasa layanan email), memperlancar proses komunikasi dan memberi tahu aktivitas penting terkait adanya pembaruan. Seperti halnya permintaan dukungan, feedback juga dapat membantu menjaga pengalaman pelanggan agar tetap positif sehingga loyal terhadap layanan yang diberikan. Hal tersebut juga dapat diatur dengan meminta ulasan dari pelanggan.

  • Tantangan Saat Menggunakan Email Transactional

Tantang mendasar dari penggunaan email transactional ini adalah kemauan pelanggan untuk melihat pesan yang dikirimkan ke dalam kotak masuk pada email miliknya, Beberapa bahkan cenderung mengabaikan karena dianggap tidak penting. Adanya kultur yang menganggap bahwa email adalah notifikasi 'kelas dua' dibandingkan perpesanan lainnya juga menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, penyedia email seperti Gmail terkadang menganggap email transaksional sebagai spam berbahaya.

Meski masih terdapat beberapa kekurangan, keberadaan email tersebut masih dibutuhkan karena menjadi jembatan informasi kepada pelanggan, sekaligus pelacakan untuk kepentingan pemasaran. Hingga kini, email transactional belum tergantikan oleh platform lainnya.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia