Alasan Mengapa Email Marketing Masuk Folder Promosi

Email marketing telah menjadi strategi pelaku bisnis untuk menemukan pelanggan potensial. Sayangnya, cukup banyak masalah teknis di dalamnya. Salah satunya, email masuk dalam tab promosi penerimanya atau bahkan masuk spam.

Masuknya pesan ke folder promosi sebenarnya cukup melegakan. Alasannya, pesan tetap terkirim sesuai harapan. Tetapi dibalik itu, terdapat kelemahan, kekurangannya berasal dari open rate. Maksudnya, kemungkinan pesan dibaca oleh penerima jauh lebih kecil.

Lebih jauh, berikut ini beberapa penyebab dan alasan mengapa email marketing seringkali masuk folder promosi email.

Penyebab Email Masuk Folder Promosi

Besar kemungkinan jika email masuk ke folder promosi, ini disebabkan oleh Gmail menganggap bahwa kontennya berisi campaign promosi. Indikatornya cukup banyak, di antaranya sebagai berikut:

  • Email Tidak Dipersonalisasi
    Pesan tidak personal membuat layanan dapat mengkategorikannya sebagai promosi, ini sering terjadi. Meskipun kenyataannya, konten tersebut bukanlah memasarkan sebuah produk. Apalagi jika Anda memang menerapkan email marketing namun tidak dipersonalisasi. Maka, Gmail akan menyaring sesuai perintah yang telah ditanam dalam layanan.

  • Terlalu Banyak Tautan
    Pesan dengan menyisipkan tautan terkadang dilakukan. Tujuannya untuk mengarahkan pengguna ke suatu halaman. Hal ini, terkadang seseorang sedikit memaksakan. Misalnya memasukkan link terlalu banyak. Akibatnya, ini memicu fitur penyaringan yang membuat pesan ini dikategorikan sebagai promosi.

  • Banyak Gambar
    Penyematan gambar sebenarnya ditandai engine sebagai bagian dari pemasaran. Engine memahami bahwa pengirimnya ingin menarik perhatian orang, dan kegiatan seperti ini sudah dipelajari oleh engine sehingga penyematannya akan langsung masuk dalam filter, apalagi jika gambarnya terlalu banyak.

  • Bahasa Email
    Gaya penulisan sebuah pesan mencerminkan maksud dari pesan tersebut, penggalan frase memberikan kejelasan dari apa yang diinginkan oleh pengirim. Bahkan, ini menjadi salah satu teknik dalam email marketing. Layanan email seperti Gmail sudah mempelajari tipikal bahasa yang digunakan. Setidaknya, beberapa frasa sudah ditandai dari bagian promosi. Jika kedapatan isinya berupa promosi, secara tidak langsung filter penyaringan akan aktif.

  • Konten Tidak Relevan
    Email merupakan sarana untuk berkirim surat antar pengguna. Tentunya, isi yang sederhana, personal dan sesuai akan membuatnya masuk ke folder utama. Alasannya, pesan ini dinilai penting untuk dilihat oleh pengguna. Sebaliknya, bila isinya tidak relevan layaknya mengikuti pola khusus, layanan akan segera menandainya. Tujuannya supaya tidak mempengaruhi pengalaman pengguna.

Sisanya, pemicunya ialah banyaknya pengkodean HTML, panjang teks berlebihan, serta pengirimannya di waktu yang salah. Faktor tersebut berpengaruh pada tingkat keterbukaan pesan. Artinya, engine menyadari bahwa perilaku pengguna nyatanya tidak menyukai pesan sehingga memungkinkan pesan serupa masuk dalam folder berbeda.

Jika Anda ingin memaksimalkan email marketing, sudah semestinya memahami indikator tersebut. Kemudian, mencari solusi yang tepat supaya email ini dapat diprioritaskan di halaman utama.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia