5 Channel Digital Marketing untuk Meningkatkan Awareness

Saat Anda mengembangkan campaign brand awareness, fokus pada channel digital marketing adalah hal yang tidak bisa Anda lewatkan. Menurut penelitian dari Pew Research, 77% saat ini online setiap harinya, dan lebih dari seperempat dari mereka mengatakan bahwa mereka hampir terus menerus online.

Namun, digital marketing sangatlah luas, Anda perlu fokus akan satu hal di digital marketing untuk dapat mendapatkan perhatian audiens Anda, terutama jika saat ini Anda sedang menjalankan campaign digital marketing dengan tujuan untuk meningkatkan brand awareness. Oleh karena itu, berikut ini 5 channel digital marketing yang bisa digunakan untuk meningkatkan brand awareness.

SEO

Google memproses lebih dari 3,5 miliar pencarian setiap hari. Itu mungkin tidak mengejutkan Anda, pencarian online telah menjadi solusi masuk kami untuk hampir setiap pertanyaan atau masalah yang kami miliki. Jika website Anda adalah salah satu hal pertama yang muncul dalam pencarian ketika seseorang mencari jawaban atas masalah yang dipecahkan produk Anda, itu dapat diterjemahkan menjadi ribuan orang baru yang belajar tentang Anda.

Search engine optimization (SEO) adalah bagaimana Anda membuat website Anda muncul di pencarian Google. Ini adalah digital marketing channel yang kompetitif dan yang membutuhkan waktu untuk mulai melihat hasilnya. Tetapi ketika Anda bisa membuat situs web Anda muncul di halaman pertama Google (dan mesin pencari lainnya, tetapi kebanyakan Google), hal tersebut akan berdampak baik akan brand awareness Anda. Lebih dari itu, ini membantu Anda mencapai brand awareness yang relevan karena targeted keyword SEO berhasil menjangkau audiens yang Anda inginkan.

Sementara hasil SEO dapat memakan waktu cukup lama untuk dicapai, memainkan permainan panjang membawa manfaatnya. Semakin Anda membangun otoritas situs web Anda, semakin banyak kata kunci yang dapat Anda klaim di Halaman 1. Dan begitu Anda sampai di Halaman 1, tinggal di sana lebih mudah.

Pay-per-click (PPC) advertising

Pay-per-click (PPC) advertising adalah versi berbayar dari SEO. Kedua digital marketing channel ini difokuskan untuk mendapatkan visibilitas di mesin pencari, tetapi di mana SEO difokuskan pada hasil organik dan jangka panjang, PPC adalah bagaimana Anda muncul di page one website dengan cara berbayar.

PPC memberikan beberapa manfaat berbeda dari SEO. Karena Anda membayar langsung untuk posisi teratas itu, daripada harus bekerja keras untuk mendapatkannya, PPC meningkatkan brand awareness jauh lebih cepat daripada SEO. Anda dapat mulai muncul di Halaman 1 Google pada hari pertama Anda mulai menjalankan iklan (jika Anda mengikuti praktik terbaik). Dan campaign PPC memberi Anda kekuatan untuk menentukan siapa yang akan dijangkau iklan Anda berdasarkan faktor-faktor seperti demografi, geografi, dan perilaku pencarian.

Anda juga dapat mencapai jangkauan yang sangat luas karena platform PPC Google menyertakan jaringan tampilan yang mendukung iklan yang Anda lihat di situs web di seluruh web, serta di properti Google lainnya seperti Gmail dan YouTube. Google mengatakan jaringan tampilannya mencapai 90 persen dari semua pengguna internet.

Social Media Marketing

Social media marketing mencakup semua yang Anda lakukan di media sosial secara gratis. Ini dimulai dengan meneliti channel terbaik untuk ditargetkan, berdasarkan di mana audiens Anda menghabiskan waktu mereka. Social media marketing harus menjadi bagian dari promosi dan bagian dari membangun relationship dengan audiens. Gunakan platform Anda untuk berbagi konten dari blog untuk audiens Anda. Buat konten dengan gaya bahasa yang lebih ringan dari konten blog, agar pembaca dapat dengan mudah mencerna konten yang Anda sajikan. Channel social media ini biasa digunakan sebagai channel awareness dan untuk mengedukasi audiens melalui konten-konten ringan.

Content Marketing

Content marketing merupakan channel digital marketing yang penting. Ketika Anda secara konsisten membuat konten berkualitas tinggi yang relevan dengan audiens Anda, ini memberi Anda kesempatan untuk menargetkan lebih banyak keyword dalam SEO dan menjaga situs web Anda tetap segar, yang disukai Google. Ini juga memberi lebih banyak alasan kepada situs web lain untuk menautkan ke web Anda, yang merupakan faktor peringkat utama untuk mesin pencari.

Video Marketing

Dengan lebih dari 1,8 miliar pengguna, YouTube adalah salah satu website paling populer di internet, yang menunjukkan seberapa banyak orang suka menonton video. Tentu, beberapa di antaranya adalah video kucing, tetapi konsumen juga ikut serta dalam video marketing sebuah brand. Lebih dari sepertiga konsumen mengatakan mereka lebih suka video daripada jenis konten brand lainnya, dan 53% mengatakan mereka lebih cenderung terlibat dengan brand setelah menonton video.

Video marketing tumpang tindih dengan content marketing. Ini bisa menjadi bentuk konten yang berguna untuk memberikan informasi dan jawaban bermanfaat atas pertanyaan umum yang dimiliki pelanggan Anda, dan dapat dipromosikan di media sosial dan iklan seperti halnya konten tertulis.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(J.R)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia