4 Strategi Retensi Marketing untuk Menarik Loyalitas Pelanggan

Loyalitas pelanggan memiliki pengaruh besar terhadap suatu bisnis. Setiap pebisnis perlu berusaha untuk mendapatkannya. Salah satu upaya terbaik untuk dilakukan ialah menerapkan strategi retensi marketing.

Perlu kamu ketahui bahwa pelanggan setia dapat menemani perjalanan usaha. Pelanggan ini tidak sungkan untuk membantu pebisnis dalam memajukan usahanya. Ini bisa dilihat dari perilakunya yang sering merekomendasikan bisnis seseorang pada rekan atau keluarganya.

Praktis, citra perusahaan akan meningkat. Ini mendorong munculnya pelanggan baru. Pada akhirnya, memberi keuntungan lebih besar bagi pebisnis.
Lalu, bagaimana cara memenangkan hati pelanggan supaya loyal terhadap bisnismu? Berikut ini strategi yang powerful untuk kamu terapkan.

Sediakan Dukungan Layanan Pelanggan
Customer service merupakan garda terdepan untuk menangani kebutuhan pelanggan. Customer service bekerja dalam membantu berbagai permasalahan yang sering dihadapi pelanggan. Fungsinya untuk memastikan pelanggan tetap nyaman berada di toko. Penyediaan CS ini menjadi bagian dari strategi retensi marketing yang ampuh. Betapa tidak, pelanggan tidak akan merasa khawatir lantaran CS bersedia untuk membantunya dalam menyelesaikan suatu masalah.

Segala macam permasalahan bisa ditanyakan langsung pada CS. CS handal akan mampu memberikan solusi untuk menenangkannya. Bahkan, meyakinkannya untuk terus berada di lokasi bisnis.

Selain menyediakan layanan ini secara langsung di website, pebisnis juga bisa memaksimalkan media sosial. Halaman media sosial dapat dimanfaatkan untuk mengundang konsumen untuk menanyakan sesuatu terkait bisnis. Tentu saja, kamu perlu menanggapi pertanyaan tersebut sebagai upaya untuk mengajaknya tetap tinggal.

Tingkatkan Engagement Konsumen
Meningkatkan engagement menjadi pilar utama dalam menumbuhkan loyalitas pelanggan. Cara yang ditempuh oleh pebisnis sangat beragam. Salah satunya dengan menyediakan kontes berhadiah. Kontes ini diatur dengan menyelesaikan beberapa tahap untuk mendapatkan pemenang utama.

Kontes ini sebagai pemicu yang sangat bagus. Kebanyakan, pelanggan menyukai tantangan tersebut. Tentunya dengan melihat hadiah yang cukup menarik. Dengan kata lain, keterlibatan dari konsumen cukup tinggi. Selain kontes, kamu juga bisa menerapkan strategi potongan harga. Ini merupakan strategi yang cukup menyita perhatian konsumen.

Salah satunya akan mendorong pelanggan baru untuk segera memanfaatkannya. Pada akhirnya, pelanggan tersebut lebih condong untuk kembali berbelanja di masa yang akan datang. Artinya, Kamu berhasil menerapkan retensi marketing.

Sederhanakan Pengalaman Konsumen
Pada praktiknya, pelanggan tidak menyukai alur transaksi yang rumit. Bahkan, membutuhkan waktu lama untuk sekedar membeli sebuah produk. Jika Kamu mengoperasikan bisnis seperti ini, risikonya ialah ditinggal lari oleh pelanggan. Lebih parahnya, pelanggan ini akan memberi ulasan negatif sehingga citra brand ini menjadi buruk di mata orang lain.

Akan lebih baik jika kamu menyederhanakan setiap langkah. Tentunya menyesuaikan dengan operasi bisnis. Misalnya diawali dengan promosi yang langsung mengarahkan ke produk utama, memberi jalan untuk mengamankan produk, kemudian menampilkan layanan pembayaran langsung setelah mengambilnya.

Jika sudah, kirimkan produk secepatnya. Strategi ini tidak hanya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi mampu mempertahankannya sebagai pelanggan setia. Jadi, sangat tepat jika strategi ini diterapkan untuk retensi marketing.

Personalkan Komunikasi dengan Pelanggan
Menjaga komunikasi dengan pelanggan sangatlah penting. Selain dapat meningkatkan keakraban, komunikasi dapat menjadi jalan untuk mengingatkannya tentang merek.

Dalam berkomunikasi, usahakan untuk membuatnya lebih personal. Setidaknya, pesan yang terkirim ini memang memberikan kesan mendalam di hati pelanggan. Artinya, pesan ini menyentuh hatinya sehingga menimbulkan keinginan untuk mengikuti arahan dalam pesan tersebut.

Untuk menyesuaikan pesan ini, kamu perlu memiliki data akurat terkait perilaku pelanggan. Jika sudah, ciptakan konten promosi yang sesuai dengan kebutuhannya. Tentunya, bahasanya ditulis lebih personal meskipun nantinya dikirim melalui tools otomatisasi.

Kesimpulannya, retensi marketing akan efektif ketika kamu dapat menyentuh hati pelanggan. Setidaknya, pengalaman konsumen di toko dinilai lebih baik sehingga pelanggan memutuskan untuk datang belanja ke toko setiap kali membutuhkan produk/layanan.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia