4 Email Campaign untuk E-Commerce yang Dapat Anda Terapkan

E-commerce telah menjadi suatu inovasi dalam bisnis yang telah banyak diterapkan oleh banyak orang. Jika Anda memiliki toko e-commerce, maka Anda memerlukan email marketing yang sesuai. Menurut Campaign Monitor, email marketing dapat menghasilkan konversi 174% lebih banyak dibandingkan menggunakan sosial media. Dalam mengirim email marketing, ada banyak trik dalam membuat campaign menarik yang dapat menggaet pelanggan. Di dalam artikel ini, kami telah merangkum beberapa email campaign yang kurang dikenal tapi memberikan dampak yang besar.

  1. One-Two Punch
    Campaign one-two punch dipopulerkan oleh Drew. Campaign seperti ini cocok digunakan di email marketing karena tidak membutuhkan biaya yang banyak dibandingkan memasang iklan di sosial media. Dalam melakukan campaign ini, Anda dapat menggunakan dua atau tiga produk terlaris Anda.
    Sistem kerja campaign ini adalah dengan memfokuskan banyaknya pelanggan yang telah membeli produk kedua hingga ketigakalinya. Gunakan Google Analytic di e-commerce milik Anda. Karena Google Analytic akan membantu dalam membuat segmentasi pelanggan. Lihat prosentase pelanggan yang telah membeli produk untuk kedua kalinya, dan fokuskan pada hal tersebut. Kirim email marketing tentang produk lainnya seminggu dari tanggal pelanggan membeli dengan penawaran yang lebih menarik dari produk sebelumnya.

  2. Bounce-Back
    Campaign email bounce-back juga dipopulerkan oleh Drew. Cara kerja campaign email bounce-back adalah ketika pelanggan pertama kali melakukan pembelian, mereka akan menerima email otomatis yang berisi penawaran menarik dengan produk yang relevan, dan hanya memiliki waktu yang terbatas. Metode ini dirasa cukup efektif untuk memberikan rasa urgensi kepada pelanggan, karena penawaran yang ditawarkan pun hanya dalam waktu sebentar atau terbatas.

Baca Juga
  1. Win-Back
    Campaign email win-back pada dasarnya dirancang untuk memikat pelanggan kembali ke e-commerce kita, agar mereka mau membeli produk yang kita jual lagi. Misalkan Anda memiliki pelanggan dan dilihat dari aktivitas akunnya, dia tidak membeli produk atau bahkan cenderung tidak aktif lagi. Jika Anda memiliki pelanggan yang tidak aktif kurang lebih selama 45 hari, Anda dapat mengirimkan email yang berisi sebuah ajakan untuk berbelanja di e-commerce Anda. Ajakan tersebut dapat berupa tawaran yang menarik seperti diskon yang besar, atau berikan produk paling banyak terjual.

  2. Tripwire
    Campaign tripware dipopulerkan oleh tim dari DigitalMarketer. Campaign ini dirancang bertujuan untuk mengubah pengunjung Anda menjadi pelanggan. Setiap ada yang membeli produk dari Anda, kemungkinan kecil atau besar, hubungan tersebut akan berubah. Mereka bukan hanya lagi sekedar pengunjung, namun telah menjadi pelanggan.
    Buat daftar pengunjung yang bukan pembeli, lalu tawarkan produk yang paling sering dibeli, atau promosikan produk-produk lainnya yang akan dijalankan di campaign tripwire ini. Dalam membuat daftar pengunjung, pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu dalam mencari produk yang potensial.

Jika Anda adalah pemilik e-commerce, maka tidak ada salahnya untuk mencoba keempat campaign di atas.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar email marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di blog MTARGET dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(Y.P)


MTARGET

MTARGET

We build email system with AI