3 Strategi Email Marketing untuk Meningkatkan Penjualan E-Commerce

Cara terbaik untuk memasarkan produk e-commerce ialah melalui email. Namun tahukah Kamu bagaimana cara memaksimalkan strategi email marketing tersebut? Pemasaran email memiliki efektivitas tinggi dalam membangun hubungan dengan konsumen. Membuat pemasarannya lebih tertarget. Bahkan, mampu meningkatkan penjualan.

Tetapi praktiknya, pebisnis wajib mengetahui tentang penerapannya yang sesuai. Jangan sampai keekektifan email malah membuat pelanggan merasa terganggu. Untuk itulah, kamu perlu memahami bagaimana cara menerapkannya dengan benar. Di sini, kami akan menunjukkan cara memaksimalkan strategi email marketing. Strateginya terbagi menjadi 3 langkah. Berikut ini ulasannya!

Segmentasikan Pelanggan
Keberhasilan dari strategi pemasaran ini bergantung pada ketepatan pengiriman email ke kontak pelanggan yang tepat. Pesan yang terkirim tidak boleh sama setiap saat. Karena, ini akan membuat perjalanan pelanggan berhenti di tengah jalan.

Kampanye pemasarannya harusnya bertahap. Misalnya dimulai dengan email berisi terima kasih telah mendaftar, email mengedukasi tentang produk, hingga email berisi penawaran.Pebisnis perlu mendefinisikan setiap pelanggannya. Maksudnya apakah pelanggan masih berada di tahap awal atau lanjutan. Dengan begitu, pesan yang terkirim akan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Pengelompokan konsumen tidak hanya itu saja. Nyatanya, masih ada faktor yang bisa dikategorikan. Di antaranya mengelompokkannya berdasar umur, gender, kebiasaan membeli, lokasi pembeli, hingga sejarah keterlibatannya dengan bisnismu.

Contohnya pelanggan sudah lama tidak melakukan pembelian. Kamu dapat mengirimkan pesan yang bertujuan untuk mengingatkannya. Pesannya juga dapat membangkitkannya untuk berkunjung lagi ke toko. Untuk mendukung pengelolaan pesan ini, kamu memerlukan sebuah software. Setidaknya, software dapat menganalisis jenis konsumen, serta mudah di kostumisasi untuk keperluan pengelompokan pelanggan. Nantinya, kamu akan lebih mudah untuk follow up pelanggan dengan strategi email marketing yang sesuai.

Gunakan Visual Storytelling
Dalam kegiatan pemasaran, menampilkan konten yang menarik perhatian wajib hukumnya. Betapa tidak, konten pemasaran yang menarik dapat membangkitkan semangat pelanggan untuk melakukan pembelian. Hal ini disebabkan oleh adanya kepercayaan terhadap produk. Kepercayaan ini terbangun dengan adanya rujukan dari metode visual storytelling yang kamu gunakan.

Contohnya, kamu dapat menampilkan gambar yang memperlihat seseorang memakai produkmu dengan gambar yang berkualitas tinggi. Gambar yang menarik ini akan membuat pelanggan mendapatkan kejelasan, bahkan merasakan bahwa nantinya penampilannya kurang lebih seperti itu.

Selain gambar, video singkat menampilkan ulasan atau testimoni produk juga sangat menjanjikan. Metode ini memiliki tingkat keterbacaan lebih tinggi dibandingkan metode lainnya. Karena, kebanyakan orang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mencermati video ketimbang membaca ulasan.
Jika menggunakan email, usahakan untuk memberikan sentuhan berbeda di dalamnya. Memvisualisasikan pesan promosi menjadi jawabannya. Tentunya, strategi email marketing ini akan bekerja lebih efektif ketimbang hanya mengirimkan dengan pesan teks saja.

Promosi Retensi Ketimbang Menemukan yang Baru
Mencari pelanggan baru memang baik, tetapi mempertahankan pelanggan yang sudah ada jauh lebih penting. Alasannya sangat sederhana, pelanggan tersebut sudah terbukti dapat dikonversi. Menjaga hubungan dengan pelanggan lama juga lebih menguntungkan. Dikarenakan pengalaman belanjanya sudah dirasakan, pelanggan ini lebih mudah untuk kembali melakukan pembelian di lain waktu.
Fokuskan pemasaran pada pelanggan lama.

Caranya dengan mengirimkan rekomendasi produk tertarget. Maksudnya, penawaran produk disesuaikan dengan histori pembelian produk di masa lalu. Contohnya pelanggan membeli sepatu merek A, nantinya pesan ini berisi tentang rekomendasi sepatu merek B atau turunannya dengan pesan urgensi.

Supaya terlihat lebih natural, hubungi pelanggan seminggu setelahnya. Tujuannya agar tidak terkesan memaksa dan mengganggunya. Selain menawarkan rekomendasi produk, Kamu juga dapat membangun komunitas untuk terus menjaganya. Di antaranya dengan membuat program membership atau membuat forum khusus.

Akhirnya, 3 strategi email marketing ini akan memberikan hasil lebih baik. Tidak hanya mampu menjaga konsumen, tetapi juga meningkatkan penjualan dari masa ke masa.

Baca Juga

Ingin mendapatkan tips dan trik menarik seputar digital marketing? Kunjungi blog kami di blog.mtarget.co. atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET, segera daftarkan diri kamu melalui mtarget.co kamu juga bisa subscribe newsletter kami di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk informasi lainnya seputar MTARGET dan berita-berita terbaru.
(M.M) Edt (P.J)


MTARGET

MTARGET

Marketing automation tools #1 di Indonesia