10 Tips Email Automation yang Mengagumkan

Sampai hari ini email marketing masih merupakan strategi pemasaran yang unggul untuk banyak bisnis di seluruh dunia.

Untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari rencana email marketing yang Anda miliki, Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap cara Anda mendekati pelanggan Anda dan hindari mengirim email massal kapanpun Anda inginkan. Email marketing yang sukses merupakan email yang dirancang sesuai dengan audiens dan juga otomatis. Jadi, inilah beberapa tips dari kami agar email automation Anda bekerja dengan lebih efektif.

  1. Segmentasi
    Mengirim email ke penerima yang tidak terbagi dalam beberapa kategori akan mengakibatkan pesan Anda menjadi terlalu luas dan tidak relevan dengan banyak orang. Akan tetapi, Anda dapat mengubah hal ini dengan mengirim pesan Anda ke kategori penerima tertentu seperti umur, minat, lokasi, pekerjaan, dan lain-lain. Metode ini akan memberi Anda respon positif yang lebih besar. Tentu, untuk melakukan segmentasi, Anda memerlukan data. Ini dapat dicapai saat Anda mengumpulkan prospek di awal atau melalui sosial media seperti Facebook dan LinkedIn.

  2. Personalisasi Email
    Tips ini mungkin sudah sering Anda jumpai. Terdapat banyak bukti yang menunjuk bahwa menggunakan nama penerima email akan meningkatkan engagement. Saran kami untuk menggunakan ini dalam email Anda karena menciptakan rasa familiaritas.

  3. Bicara kepada mereka
    Tulis email Anda dalam Bahasa yang mudah dan sederhana, layaknya sebuah pembicaraan dengan teman Anda. Kata pengganti orang seperti ‘kamu’ atau ‘Anda’ harus digunakan dalam konten Anda dan akhirkan dengan nama Anda atau sesuatu yang melambangkan keberadaan Anda. Seluruh hal ini akan memperdalam hubungqan Anda dengan pelanggan Anda dan membuat Anda terlihat lebih bersahabat serta bisnis Anda mudah didekati.

  4. Call to Action!
    Masukan sebuah call to action atau ajakan, karena sangat penting dalam email marketing dan harus Anda optimalkan.

  • Tulis di bagian utama atau posisikan di tempat yang mudah dilhat
  • Gunakan kata-kata pendek — ‘dapat’ dan ‘pesan’, serupa halnya dengan ‘gratis’ dan ‘lebih’
  • Pakailah kata kerja
  • Pastikan tulisan tersebut dalam warna yang kontras sehingga mudah diperhatikan
  1. Landing Page itu penting
    Landing page merupakan halaman terpisah dimana pembaca Anda akan ter-direct ketika melakukan klik pada call to action di dalam email. Pastikan bahwa transisi dari email ke landing page terlihat halus dan serupa. Desain yang mirip antara email dengan landing page akan menciptakan rasa percaya dan alhasil lebih banyak menghasilkan respon. Jadi pastikan desain Anda baik dan saling melengkapi. Apabila Anda belum memiliki website, bisa ditautkan ke social media profile Anda.

  2. Lakukan secara perlahan
    Idealnya, sebuah kampanye harus dilakukan secara perlahan agar hubungan dengan pelanggan Anda dapat bertumbuh. Hubungan pelanggan butuh waktu dan usaha untuk berkembang, dan membuat email automation campaign yang tersegmentasi dan dikirim berdasarkan interval waktu tertentu serta sudah dilakukan uji atau tes A/B akan meningkatkan hasil Anda.

  3. Triggered Email dan Autoresponder
    Email yang terkirim secara otomatis akan meningkatkan penjualan karena setiap email disesuaikan dan dikirim ke pelanggan yang memang tertarik dengan produk Anda. Di MailTarget [https://mailtarget.co/], apabila seseorang didaftarkan menjadi subscriber melalui link yang sudah kami sediakan, maka langkah berikutnya dapat diatur untuk memberikan welcome email series, sebuah email personal otomatis, dan dikirim berdasarkan respons customer Anda. Selain pendaftaran, triggered email juga dapat diatur untuk mengirim email saat seseorang membeli barang, perayaan tahunan, dan bahkan ulang tahun, semuanya secara otomatis.

  4. Uji Coba
    Menguji coba dan meningkatkan kualitas email Anda secara konsisten akan memberi Anda peningkatan dalam email yang dibuka (click-through rates) dan penjualan Anda juga. Uji coba A/B harus dilakukan dalam subjek, isi, dan juga desain email Anda. Split testing memberi Anda pengetahuan atas apa yang bekerja dan apa yang tidak bekerja sehingga pelanggan Anda membeli produk-produk Anda.

  5. Pantau
    Memantau faktor-faktor berbeda dalam kampanye email marketing Anda akan memudahkan Anda untuk melakukan analisis dari kesuksesan kampanye tersebut. Terdapat beberapa key performance indicator untuk Anda ikuti,seperti tingkat pengiriman, jumlah email yang dilihat, email yang dibuka, dan lain-lain. Anda akan melihat kapan waktu terbaik untuk mengirim sebuah email, orang-orang yang mendaftar dan yang keluar dan unsubscribe. Biarkan data Anda yang berbicara.

  6. Lanjutkan terus
    Setelah Anda mempersiapkan sebuah email campaign berkualitas sesuai dengan batasan-batasan di atas, terus lanjutkan pengiriman email tersegmentasi, personal, dan bangun hubungan Anda dengan pelanggan Anda melalui interaksi dan email yang lebih berkualitas kedepannya. Mengikuti tips-tips ini sangatlah mudah. Email Anda akan tampil semakin menarik dan semua prospek baru Anda akan menjadi pelanggan yang setia.

Jika Anda menyukai artikel ini, kami mengirimkan newsletter yang berisikan tips & perkembangan seputar email marketing gratis, silakan bergabung disini. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog MailTarget dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MailTarget untuk informasi lainnya seputar MailTarget dan berita-berita terbaru. Stay tuned!


MTARGET

MTARGET

We build email system with AI